Menghadirkan Kuliah Subuh di Rumah
Oleh: Mochamad Efendi
Banyak remaja yang merasa tidak nyaman tinggal di rumah. Mereka merasa bosan dan lebih dekat dengan teman sebayanya. Orang tua semakin sulit mengendalikan mereka karena hubungan yang kurang dekat antara anak dan orang tua. Suasana kering dan kurang hangat karena jarang berkomunikasi membuat anak bersikap tertutup dan enggan menyampaikan permasalahannya. Tidak ada waktu bagi anak untuk berbagi dan menyampaikan isi hati dan juga ide-Ide cemerlang mereka di rumah.
Sementara orang tua juga tidak punya kesempatan untuk menasehati mereka agar bisa seperti yang diharapkan. Marah-marah dan jengkel melihat anak melakukan kesalahan hanya memunculkan kebencian dan anti pati dari anak pada orang tuanya. Inilah problematika yang sering dihadapi keluarga dalam dunia kapitalis yang berfikir bahwa tercukupinya materi dianggap segala-galanya.
Pendidikan diserahkan ke sekolah dan anak kurang perhatian karena orang tua sibuk mencari uang untuk memenuhi kebutuhan materi mereka. Lalu apa solusinya menghadapi permasalahan yang sering dihadapi oleh keluarga dalam sistem kapitalis. Disini penulis ingin berbagi tips yang jika dilakukan terus menerus, insyaallah bisa menyelesaikan permasalah diatas, yakni dengan manghadirkan kuliah subuh ditengah keluarga.
Shubuh adalah waktu yang tepat untuk mengawali aktifitas keseharian. Udara yang masih segar paling pas untuk belajar dan berbicara dari hati ke hati. Apalagi setelah sholat shubuh, insyaallah pikiran masih fresh dan siap untuk menyampaikan suatu kebaikan dan sekaligus menerima nasehat yang baik.
Biasakan sholat subuh berjamaah bersama keluarga bisa di masjid atau mushola terdekat. Berjalan kaki membuat badan sehat dan pikiran jernih dengan udara pagi yang masih segar. Suasana subuh yang menyegarkan sangat mendukung untuk menyampaikan sesuatu dalam kuliah subuh di rumah. Tidak perlu lama, cukup 7 menit saja atau sering kita sebut kultum kita hadirkan di rumah setiap hari secara terus menerus, insyaallah ada hasilnya yang akan membawa kebaikan pada seluruh anggota keluarga. Kenapa demikian?
Kuliah subuh di rumah bisa kita jadikan waktu yang tempat untuk menyampaikan nasehat dua arah baik orang tua pada anaknya maupun anak pada orang tua. Bukankah dalam hidup ini seperti yang dijelaskan dalam surat al-Asr agar tidak merugi, kita harus saling mengingatkan dan menasehati. Kuliah shubuh di rumah, momen yang tepat untuk melakukan hal itu. Bisa dibuat jadwal untuk masing-masing anggota keluarga untuk menyampaikan kuliah shubuh, bisa kisah sahabat nabi, hikmah dari kejadian atau permasalahan hidup yang dikaitkan dengan ajaran Islam sebagai solusi fundamental.
Kuliah shubuh di rumah juga bisa digunakan untuk mencurahkan segala perasaan dan ganjalan dalam hati. Jadi tidak ada lagi rahasia yang disembunyikan diantara anggota keluarga. Orang tua jadi lebih mengenal anak-anak mereka sementara anak bisa memahami kesulitan yang dihadapi orang tua. Dengan bersikap terbuka dan mau berbagi, segala permasalahan akan mudah dicarikan solusinya. Tentunya dengan Islam, semua permasalahan pasti bisa diselesaikan.
Ini juga ajang bagi anak untuk menyampaikan ide-ide cemerlang mereka dari apa yang mereka baca. Kebiasaan ini juga bisa membiasakan dan memaksa anak untuk membaca dan menyampaikan buah pikiran mereka. Kebiasaan ini bisa membangun budaya literasi di rumah, disamping juga akan membantu anak untuk menghilangkan kegagapan yang sering dialami remaja ketika harus menyampaikan buah fikiran mereka di kelas atau forum diskusi yang membutuhkan kemampuan berkomunikasi. Menghadirkan kuliah Shubuh di rumah akan memberi kesempatan anak untuk mengasah kemampuannya dalam mengkomunikasikan ide atau gagasan cemerlang yang tersimpan dalam kepala mereka.
Kuliah Shubuh di rumah juga bisa dijadikan cara untuk membangun komitmen bersama antara orang tua dan anak mereka. Inilah kesempatan untuk membicarakan tentang rencana mereka ke depan dan juga langkah-langkah serta usaha yang harus disiapkan untuk mencapainya. Kita juga bisa bicarakan kebiasaan-kebiasaan baik yang harus dipertahankan serta meninggalkan hal buruk sebagai hasil komitmen bersama. Kita juga bisa mengevaluasi apa yang sudah dikerjaan apakah sesuai dengan kesepakatan sebelumnya. Bersama kita bangun keluarga yang kuat dengan menanamkan nilai-nilai Islam dalam keluarga. Keistiqomahan kita dalam menghadirkan kuliah subuh bersama akan menjadi solusi untuk menjaga keluarga kita dari pengaruh buruk sistem sekular yang bisa merusak generasi. (reper/zia)


Posting Komentar untuk "Menghadirkan Kuliah Subuh di Rumah"