Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berbahagialah Al Ghuraba


Oleh: Meita Ciptawati (Pemerhati Masalah Remaja)

Pernah ga kita dijauhi sama temen-temen kita? Bukan karena keburukan kita, atau kita nyebelin. Tapi karena apa yang kita perjuangkan. Apalagi kalau dulunya itu akrab bangets ya kan? Sampai hampir dibilang saudara kembar, Hehe. Tapi sekarang mereka mulai menjauh saat kita mendakwahin islam ke mereka. Apalagi kalau kita dakwahin Islam Kaffah. Dibilangnya kita mulai ekstrimis.

Kita merasa minder karena ga segaul dulu. Ga bisa nonton yang unfaedah kaya dulu. Karena sudah paham kalau sebagai seorang muslim yang baik itu, meninggalkan apa-apa yang ga bermanfaat baginya. Engga bisa nongkrong bareng sama teman-teman juga. Soalnya mereka biasanya gabung cewe sama cowok. Semakin sedih nih.

Ngejuangin Islam Kaffah bagi para remaja emang mudah-mudah gampang sob. Kita kudu bangga dengan predikat sebagai muslim nih apalagi sebagai pejuang Islam Kaffah. Rasulullah kasih kabar gembira buat kita yang sudah memilih jalan juang. Sampai-sampai shahabat ngira kita itu mereka, saking mulianya. Padahal kita tahukan ya bahwa shahabat itu generasi terbaik.

Rasul pernah bilang, "akan datang suatu kaum pada hari kiamat kelak. Cahaya mereka bagaikan cahaya matahari. Abu Bakar berkata, "Apakah mereka itu kami wahai Rasulullah?" Rasulullah bersabda, "Bukan, dan khusus untuk kalian ada kebaikan yang banyak. Mereka adalah orang-orang fakir dan orang-orang berhijrah yang berkumpul dari seluruh pelosok bumi." Kemudian beliau bersabda, "kebahagiaan bagi orang-orang yang terasing, kebahagiaan bagi orang-orang yang terasing." Ditanyakan kepada beliau, "siapakah orang-orang terasing itu?" Beliau saw bersabda, "Mereka orang-orang yang shalih diantara kebanyakan manusia yang buruk. Dimana orang yang menentang mereka lebih banyak dari pada yang mentaatinya. (HR. Ahmad dan ath-Thabrani)

Nah kita harus seneng nih karena Rasul memuji kita. Malah bisa jadi kita ga punya banyak fans didunia, tapi di langit nama kita sangat dikenal.

Di jaman saat ini terasa sempit. Dimana ga diterapin islam secara keseluruhan dalam bingkai negara (Khilafah). Iya tepatnya pas tahun 1924 pemerintahan islam mulai digulingkan sama Mustafa Kemal Attaturk. Ngomong sedikit tentang islam, apalagi kalau ngomongin tentang Khilafah dibilang teroris, radikalis, uthopis, dan lain-lainlah. Tapi sob jangan bersedih ya itu memang sudah wajar, saat kita menggenggam islam itu bagai menggenggap bara api. Kalau mau dilepas sayang kalau engga dilepas panas banget.

Teruslah berjuang sampai Allah menangkan Islam atau kita binasa karenanya. Kita ga lama ko hidup didunia ini cuma dua menit dua detik atau hanya sekejab saja, kalau dibandingin dengan lamanya kita nanti di akhirat. Inginnya sih masuk syurga ya kan? Tapi syurga itu mahal loh sob, harus bisa kita melewati dulu masa ini.

Siapa sih yang ga ingin bersama Rasulullah nanti di syurga? syurga yang sama pula. Berarti kita harus ngikutin jejak Rasulullah ya kan. Rasulullah ga pernah hentinya dakwahin islam sampai akhir hayat beliau. Mendakwahin islam bersama shahabat. Membentuk kelompok dakwah bersama shahabat. Mendirikan negara islam pertama di Madinah. Dari situlah islam bisa diterapin secara sempurna.

Tersebar luas islam ke seluruh dunia. Mengarungi 2/3 dunia selama hampir 14 abad lamanya. Dan keberkahan luar biasa saat hidup mulia dalam islam. Nah sob ga kah kita rindu kembali hidup dalam naungan islam yaitu Khilafah Islamiyah? Pasti rindu donk ya. Yuk bareng-bareng kita perjuangkan islam Kaffah. Supaya Khilafah segera tegak nantinya. (reper/rmn)

Posting Komentar untuk "Berbahagialah Al Ghuraba"