Selangkah menuju surga
Oleh: Nahida Ilma Nafi'ah
Hidup ini abadi, kita akan hidup selamanya. Tapi tentu bukan di dunia ini. Tapi di kehidupan dunia inilah yang menjadi masa awal penentu jadi apa kita abadi . Apakah kamu akan bahagia dalam keabadian atau malah kekal dalam siksaan.
Surga selalu digambarkan indah, menyenangkan, dan dikaitkan dengan hal yang paling nikmat didunia. Banyak ungkapan yang berkonotasi bahwa surga itu kenikmatannya tak tertandingi, dikala semua nafsu ada dihalalkan, yang di impikan ada di depan mata, kondisi idaman semua orang bukan? Siapa sih yang nggak pengen masuk surga? Bahagia dalam keabadian, Kekal dalam kebahagiaan. Tentu, masuk surga menjadi cita-cita terbesar setiap muslim bahkan bagi semua umat manusia. Nah, sampai sini apakah kita udah tau cara menuju jalan surgaNya? Apa kita tau apa aja yang menjadi syarat untuk menjadi penghuni surga? Apa kita tau apa yang harus kita lakukan di dunia? Dari segi ilmu,dan kira-kira apa aja sih kiat-kiat menuju keabadian surga?
Jangan-jangan kita selama ini hanya berangan-angan, cita-cita belaka bisa msuk surga tanpa diiringi dengan action dan Langkah-langkah yang bisa menghantarkan kesana. Nggak singkron dong ! antara pikiran sama yang dilakukan. Sudah rahasia umum dong, masuk surga itu gak segampang membalikan telapak tangan. Tentunya ada syarat dan ketentuannya,ujian, rintangan dan tentu pengorbanan. Tuh catet!
"Siapa saja yang menghidupkan sunnahku, sungguh ia telah mencintai aku. Siapa saja yang mencintai aku, ia bersamaku menjadi penghuni surga." (HR.Tirmidzi dan ath-Thabrani)
Nih, yang kudu kamu tau syarat mendasar buat bisa masuk surga adalah cinta kepada Allah dan rasulnya. Tentunya Bukan cinta yang asal-asalan, bukan cinta yang cuma omong kosong doang. Tapi cinta yang yang dengan pembuktian, dengan menghidupkan sunnah Rasulullah, menjalan kan syari’at sang pencipta ringan ada nya layak kamu jatuh cinta semudah membeli coklat dan bersolek, tidak jadi bebas, ikhlas, tulus. Dari point ini aja ya ternyata balasannya Tentu nggak akan main-main, yakni bakal dijanjikan masuk surga layaknya Rasulullah masuk surga.
Layaknya orang yang sedang jatuh cinta, dia akan membenarkan apapun yang dilakukan oleh orang yang dicintainya. Dia akan mengikuti atau meniru apa yang dilakukan oleh orang yang dicintainya titik begitu pula cinta kepada rasul, ya layaknyankamu punya artis yang menjadi panutan gaya kamu memandang pakaian, pergaulan. Nah kalau kita udah sampai ditahap nge-fans ini Ketika rasul melakukan apapun otomatis kita akan meniru Rasulullah dengan melaksanakan seluruh sunah-sunah nya. Membenarkan sunah-sunah nya, menyegerakan syariatNya, Menolong bahkan ikut menyeru manusia lain untuk ikuttan nge-fans bareng-bareng dan melaksanakan sunnah nya.
Imam Ash-Shan'ani menegaskan, "Siapa saja yang mengaku cinta kepada Rasul, namun tidak menegakkan sunnahnya makan pengakuan tersebut adalah pengakuan dusta dan angan-angan batil semata." Menurut beliau, menghidupkan sunnah adalah dengan mengamalkan dan menyiarkan sunah Rasulullah serta menolak semua aktivitas yang menyimpang dari sunnahnya. Tuh dengan itu baru kamu di labeli the real fans of rasulullah! Asik gini ga sih? Kamu tumbuhkan rasa cinta ke allah dan rasul lewat mencari ilmu dan cerita-cerita hidup rasul (siroh) Ketika kamu tau bagaimana manis nya islam lewat cerita rasul rasa kagum dan cinta akan tumbuh pelan-pelan,nanti akan mulai ringan menjalankan dan menyerukan seluruh syara’ dan sunnah akan di dapatkan.
Mencintai rasul itu artinya menjadikan rasul sebagai teladan. Kehidupan Rasulullah telah menggambarkan Bagaimana tata cara berislam secara Kaffah yakni melaksanakan seluruh syariat Islam. Mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi. Mulai dari urusan individu hingga urusan pemerintahan. Nah begitu kita tau kudu buru-buru di amalkan! Layaknya remaja-remaja zaman now yang gercep kalau denger bias (idola)-nya comeback buru-buru buka di Youtube.
Melaksanakan sunnah-sunnahnya adalah melaksanakan syariat syariat Islam. Yakni dengan berislam Kaffah. karena begitulah Rasulullah mencontohkan nya. Bukan dengan sistem prasmanan dalam melaksanakan syariat Islam. Mengambil yang mudah dan meninggalkan yang sekiranya sulit. jika memang kita masih seperti itu maka pertanyaannya, Apakah kita benar-benar mencintai Rasul? Dan Apakah kita benar-benar memiliki cita-cita untuk masuk surga? Apakah kita sudah mulai melangkah setelah membaca ini? Yuk buruan cari tau tentang rasul, cintai, tirukan, dan seruin ke orang-orang lainnya, biar ga sepi masuk syurga sendirian! (reper/az)


Posting Komentar untuk "Selangkah menuju surga"