Idolaku, Panutan Hidupku
Oleh: Haura Aini F (Santri Pondok Pesantren Darul Bayan Sumedang)
Halo...guys! Disini aku ingin sedikit sharing ilmu tentang idola. Mendengar kata idola, siapa sih sosok yang ada dalam benak kalian? Apakah sosok selebritis, selebgram, bintang flim, aktor drama, shohabiah atau jangan-jangan si dia? hihihi..
Sebenarnya boleh gak sih kita mengidolakan seseorang? hmm.. Boleh aja sih, selama orang itu bisa membuat kita menjadi lebih baik. Namun, fakta zaman sekarang kebanyakan para remaja lebih mengidolakan sosok artis, apalagi artis Korea.
Banyak artis-artis yang berasal dari Korea Selatan berhasil menarik perhatian para remaja. Remaja lebih memilih tontonan buka aurat dari pada kajian para ustadz, drama-drama Korea pun tidak jarang membuat penonton nya berteriak histeris karna BAPER. Sampai-sampai kewajiban pun kita lalaikan. Padahal dalam sebuah hadits, Rasululloh bersabda:
"Sesungguhnya kalian akan bersama dengan orang yang kalian cintai." (HR.Muslim)
Tuh.. Apa kita mau bersama mereka di neraka nanti? Terus, siapa sih sosok yang seharusnya kita idolakan? Tiada lain yaitu Rasulullah Muhammad Shalallahu 'Alayhi wasallam. Mengapa? Karena Rasulullah itu sosok yang istimewa, dari akhlak beliau saja sudah memancarkan akhlak yang terpuji. Kalau kita mau kepoin aja dikit tentang beliau, yakin deh kita bakal langsung cinta sama sosok yang WOW ini. Bahkan diceritakan, bahwa saat di Padang Mahsyar nanti, ketika semua manusia sibuk memikirkan amalnya masing-masing. Tapi Rasulullah justru sibuk mengurusi kita, umatnya.
Rasulullah bersujud meminta pada Allah, "Ya Rabb, izinkan hamba memberi minum umat hamba", maka Allah pun mengabulkan, Rasulullah berlari memanggil umatnya dan memberi minum dari telaga kautsar, padahal Rasulullah sudah dijamin masuk surga firdaus sama Allah, tapi beliau masih mementingkan umatnya. Lalu, Rasulullah sujud lagi meminta pada Allah, "Ya Allah, selamatkan umatku dari neraka yang ada dalam hatinya ada iman walau sebesar biji zarrah", dan akhirnya Allah kabulkan. Beliau pun langsung lari ke neraka dan menarik umatnya dari api neraka. Sampai akhirnya Rasulullah meminta pada Allah agar diselamatkan hambanya yang walau tak ada keimanan dalam hatinya, namun dia pernah mengucapkan kata "Laa ilaaha illallah".
Masyaallah... Apa hati kalian tidak tersentuh membaca cerita diatas? Saking cintanya Rasulullah pada umatnya sampai di akhir hidupnya pun yang beliau pikirkan hany ummatiy-ummatiy...
Kita juga wajib loh mencontoh akhlak dan amalan beliau, because jika kita mencintai dan mengidolakan kekasih Allah, maka kita akan mendapatkan cinta dan Ridho Allah. So, siapa idola kalian sekarang? Tentunya haruslah Rasulullah saw. (reper/toriq)


Posting Komentar untuk "Idolaku, Panutan Hidupku "