Bersyukur Tanda Jiwa Bahagia
Oleh: Annida Alhusna Walhaq (Pelajar di Bandung)
Bersyukur merupakan bagian dari iman. Jika seorang Muslim mensyukuri setiap apa yang telah Allah beri dan takdirkan kepadanya, maka Allah akan menambah nikmat kepadanya. Pandai bersyukur juga dapat menjadikan seseorang bersikap tenang dan jiwanya lebih bahagia, karena tidak ada beban dalam pikirannya untuk bisa menjadi seperti orang lain. Cukup bahagia baginya menerima dan mensyukuri apa yang ia punya saat ini.
Dari Shuhaib bin Sinan dia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “alangkah mengagumkan keadaan orang yang beriman, karena semua keadaannya (membawa) kebaikan (untuk dirinya), dan ini hanya ada pada seorang mukmin, jika dia mendapatkan kesenangan dia akan bersyukur, maka itu adalah kebaikan baginya, dan jika dia ditimpa kesusahan dia akan bersabar, maka itu adalah kebaikan baginya.”
Hadist tersebut menunjukan bahwa betapa besarnya keutamaan bersyukur di saat senang/bahagia dan bersabar disaat kesusahan, bahkan kedua sifat ini yang merupakan penyempurna keimanan seorang Muslim.
Namun, terkadang manusia sering kali merasa kurang dan tidak puas dengan hidupnya. Padahal Allah telah memberikan banyak nikmat kepada setiap hamba-Nya. Mulai dari nikmat hidup, nikmat sehat, nikmat iman, nikmat islam, dan masih banyak lagi kenikmatan yang Allah berikan.
Mampukah kita menghitung satu persatu nikmat-Nya untuk kita?
Lebih dari 50.000 tahun sebelum menciptakan langit dan bumi, Allah telah menuliskan ketentuan semua makhluk-Nya. (HR. Muslim).
Maka jangan khawatir jika saat ini kita berada dibawah atau sedang ditimpa kesulitan, karena Allah telah menetapkan kapan kita bahagia dan kapan kita bersedih, dibalik itu pun pasti selalu ada hikmahnya.
Tetaplah bersyukur karena posisi kita saat ini lebih baik dari orang lain diluar sana yang mungkin sedang diberi ujian oleh Allah lebih sulit dari ujian yang kita terima. Jika saatnya tiba Allah pun akan menambah dan mengganti dengan nikmat yang lebih banyak lagi serta kebahagiaan untuk hamba-Nya yang selalu merasa cukup dan senantiasa bersyukur.
Bila memang butuh pembanding, maka jangan kamu bandingkan dirimu dengan orang yang berada di atas, tapi bandingkanlah dirimu dengan orang yang betapa inginnya berada di posisimu saat ini. Menerima dengan ikhlas dan mensyukuri jalan cerita yang telah disusun oleh Allah, akan melahirkan kelegaan, kelapangan dan senyum di hati.
Maka bersyukurlah agar Allah memberikan bahagia di dunia dan di akhirat serta agar selalu di ridhai oleh Allah. Bersyukurlah mulai dari hal terkecil seperti selalu mengucap “alhamdulillah” atas setiap nikmat yang Allah berikan pun itu termasuk bentuk syukur. Wallahu’alam.
Semoga kita termasuk orang yang pandai bersyukur dan Allah memberikan kita kebahagiaan yang tidak hanya di dunia namun juga diakhirat. (reper/az)


Posting Komentar untuk "Bersyukur Tanda Jiwa Bahagia"