Yuk Berubah dan Bawa Perubahan!
Oleh: Fatimah Az-Zahra (Santri Ponpes Darul Bayan Sumedang)
Awal tahun 2021, ibu pertiwi ini dilanda berbagai musibah. Longsor di Sumedang, banjir di Kalimantan Barat, gempa bumi di Majene Sulawesi Barat, dan masih banyak lagi. Oh ya, ditambah lagi pandemi covid19 yang terus meningkat. Subhanallah sedih rasanya menghadapi kenyataan ini.
Sobat, musibah adalah salah satu bentuk ujian yang diberikan Allah SWT, untuk menguji ketaqwaan setiap hamba dan kualitas taqwa kita bisa terlihat dalam keputusan yang kita pilih. Apakah kita masih bisa sabar dan berprasangka baik kepada Allah SWT atau malah berputus asa terhadap rahmat-Nya.
Bermula pada saat masyarakat muslim menganggap bahwa agama hanya ada di masjid saja, dan gak ada hubungannya dengan urusan manusia sehari-hari. Disitulah rasa angkuh dalam diri manusia muncul, akhirnya mereka berani membuat aturan sendiri. Untuk mengatasi semua masalah dalam kehidupan.
Mereka lupa, bahwa akal yang mereka punya itu sifatnya terbatas, walhasil satu demi satu kerusakan pun terlihat, kekerasan terjadi dimana-mana, suami bakar istri, istri bunuh anak, anak laporkan ibu dll. Mereka semua berputus asa ketika dihadapkan berbagai ujian hingga jalan yang keji pun menjadi pilihan, naudzubillah min dzalik.
So, hanya Allah SWT lah yang berhak mengatur ciptaan-Nya.
Btw, tentang musibah yang terjadi sekarang itu ibaratkan 2 orang, satu dilantai paling atas satu lagi ada di bawah. Yang di bawah lagi asyik jalan sambil main hp sampai gak nyadar sebentar lagi ada truk yang nabrak. Yang di atas ngeliat dan berusaha nyadarin orang yang di bawah biar gak ketabrak. Dengan segala upaya dia berusaha nyadarin orang tersebut. Awalnya, diteriakin tapi gak ada respon terus dilempari kerikil eh, gak nyadar hingga akhirnya lemparin wajan dan seluruh alat perabotnya biar orang itu sadar.
Kita juga sama, Allah SWT yang super baik gak mau ngeliat hamba-Nya celaka dunia akhirat hingga Allah pun menegur dengan cara-cara agar kita sadar. Berbagai musibah ini adalah teguran, maka sadarilah Allah SWT menegur dengan teguran yang lebih besar lagi.
Yuk, mulai belajar islam lebih dalam, cari tau apa yang Allah suka dan apa yang Allah mau, karena itu kuncinya. Sebagai firmannya dalam Al-Qur'an surat Adz-zariyat ayat 56: yang artinya "tidaklah aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaku".
Nah, setelah kita paham apa yang Allah suka dan Allah mau jangan pelit ilmu. Berbagilah dengan saudara muslim lainnya. Karena air yang mengalir terlihat bersih dan indah, sementara air yang menggenang terlihat bau dan kotor. And... selalu ingat apa yang disabdakan Nabi tercinta yang artinya:
"perumpamaan orang-orang yang mencegah berbuat maksiat dan yang melanggarnya adalah seperti kaum yang menumpang kapal, sebagian dari mereka berada di bagian atas dan yang lain berada di bagian bawah. Jika orang-orang yang berada di bagian bawah membutuhkan air, mereka harus melewati orang-orang yang berada di atas kami. Tetapi jika yang demikian itu dibiarkan oleh orang-orang yang berada diatas (padahal mereka tidak menghendaki) akan binasalah seluruhnya. Dan jika dikehendaki dari tangan mereka keselamatan, maka akan selamatlah semuanya." (HR. Bukhari)
So, kalau kita sholeh sendiri, tapi di sekitar kita bobrok dan kita diem aja, maka kita akan sama-sama celaka. Makanya tunggu apalagi yuk berubah dan beri perubahan! (reper/toriq)


Posting Komentar untuk "Yuk Berubah dan Bawa Perubahan!"