Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Uang Bisa Menjamin Bahagia?


Oleh: Nabila Zidane


Andai a, a, a, aku jadi orang kaya

Andai a, a, a, a, gak usah pake kerja

Pengen punya rumah (gedong)

Lengkap dengan pelayan (perabotan lux, plus kolam renang. Kaya di film. Mau ini itu tinggal perintah. Hidup serasa di istana, trus kalo kepanasan, gw ajak temen-temen gw nyebur deh, basah..)


Itulah sepenggal lagu Oppie Andaresta yang sempat tren di era 90 an yang menggambarkan betapa enaknya hidup saat bergelimang harta. Siapa sih yang gak suka uang? Dengan uang kita bisa beli makanan enak apa saja, beli rumah dan mobil mewah, traveling keliling dunia, beli baju dan tas branded, beli follower, pokoknya apa saja yang ada harganya kita bisa beli. Enak kan? Gak percaya? Lihat deh Instagram para artis tuh, bahagiaaa terus seolah gak pernah punya masalah kayak kita yang hidupnya serba pas-pasan, Hmmm pengeeen.


Namun saking pengennya, banyak manusia justru berlomba-lomba mengejar yang namanya dunia hingga lupa belajar Islam apalagi mendakwahkannya. Padahal  sifat dunia itu semakin dikejar semakin tak ada puasnya. 


Imam Ibnul Qayyim berkata: ”Orang yang mencintai dunia atau harta (secara berlebihan) tidak akan lepas dari tiga (kerusakan dan penderitaan): Kekalutan (pikiran) yang tidak pernah hilang, keletihan yang berkepanjangan dan penyesalan yang tiada berakhir.

( Imam Ibnul Qayyim dalam Ighatsatul Lahfan hal 83-84, Mawaridul Aman).


Dalam hal ini, seorang Ulama Salaf berkata: “Barangsiapa yang mencintai dunia atau harta (secara berlebihan), maka hendaknya dia mempersiapkan dirinya untuk menanggung berbagai macam penderitaan”


Sebut saja Lucy Gordon yang merupakan bintang film Spiderman 3. Dirinya tewas gantung diri di Paris karena depresi. Selain itu ada Robin Williams yang dinilai sebagai pria paling lucu di dunia, ditemukan tewas setelah menggantung dirinya sendiri pada Agustus 2014. Siapa sangka, aktor yang biasa menghibur jutaan penggemar ini menderita sejumlah penyakit seperti depresi, Parkinson, dan gangguan kecemasan. (sumut.idntimes.com, 29/6/2020)


Di tanah air sebut saja Renald Ramadhan pemain sinetron Dari Jendela SMP, Reza Alatas pemeran sinetron Ganteng Ganteng Serigala terjerat kasus narkoba. Mereka mengkonsumsi barang haram itu demi mendapatkan apa yang namanya ketenangan.(kompas.com, 5/12/2020)


Tuh kan, ternyata punya uang banyak tidak menjamin kebahagiaan seseorang. Di luar sana banyak banget orang kaya yang hidupnya kesepian, galau, depresi, merasa cemas bahkan bunuh diri.


Kebahagiaan itu tidak  ditentukan oleh banyaknya harta yang kita miliki tetapi kebahagiaan itu diberikan Allah Swt kepada orang-orang yang Ia kehendaki. 


Allah berfirman didalam alquran surat al Fath ayat 4 yang artinya: 


"Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana."


Salah seorang ulama Salaf pernah berkata, "Sungguh kasihan orang-orang yang cinta dunia, mereka pada akhirnya akan meninggalkan dunia ini. Padahal mereka belum merasakan kenikmatan yang paling besar di dunia ini",


Kemudian ada yang bertanya, " Apakah kenikmatan yang paling besar di dunia ini?"


Ulama ini menjawab, " Cinta kepada Allah, merasa tenang ketika mendekatkan diri kepada-nya, rindu untuk bertemu dengan-Nya serta merasa bahagia ketika berdzikir dan mengamalkan ketaatan kepada-Nya"


Rasulullah Saw juga bersabda, “Kekayaan itu bukanlah dengan banyaknya kemewahan dunia (harta), akan tetapi kekayaan (yang hakiki) adalah kekayaan (kecukupan) dalam jiwa (hati)." (HR. Bhukhari)


Yang paling utama sebagai seorang muslim seharusnya sadar betul bahwa kita diciptakan oleh Allah di dunia ini untuk beribadah kepada-Nya dan setelah mati kita akan dimintai pertanggungjawaban atas hidup yang telah kita jalani serta balasannya ya cuma ada dua yaitu surga atau neraka.


Islam juga mengajarkan kita untuk menjalani hidup tanpa mengkawatirkan masalah rezeki kita karena Allah sendiri yang menjaminnya. Didalam alquran surat Hud ayat 6 Allah Swt berfirman, "Dan tidak ada suatu binatang yang melata di bumi ini melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya."


Rasulullah Saw pernah bersabda, "Sesungguhnya rezeki akan mengejar seorang hamba seperti ajal mengejarnya." (HR. Ibnu Hibban)


So, rugi besar nih jika kita mengorbankan ketaatan hanya karena mencari keuntungan dunia. Dunia ini sudah Allah jamin yang belum ada jaminannya adalah akhirat kita. Surga dan neraka kita, kita sendiri yang menentukan. Jadi jangan ada alasan buat tidak taat kepada Allah Swt hanya karena memburu dunia. (reper/ar)

Posting Komentar untuk "Uang Bisa Menjamin Bahagia?"