Jujurlah Jika Kamu Tidak Ingin Merugi
Oleh: Mochamad Efendi
Jujur terkadang terasa pahit apalagi jika sesuatu Itu tidak ingin diketahui oleh orang lain. Menutupi kesalahan hanya membuat hati resah dan gelisah sehingga hidup tidak tenang. Jika kamu salah segeralah bertaubat dan hijrah bukan malah ditutupi seolah terlihat baik tapi padahal menyimpan keburukan. Apalagi jika kesalahan menjadi terbiasa tapi takut jika diketahui orang lain sehingga kau tutupi dan pasti kamu merasa resah dan gelisah takut jika orang lain mengetahui kamu yang sebenarnya. Gaes, sekecil apapun keburukan yang kau lakukan tidak akan ada yang luput dari pandangan Allah SWT. Dan ketahuilah gaes, Allah Maha Tahu atas segala sesuatu, setiap perbuatan yang kau lakukan. Mending jujur, minta maaf jika salah, kemudian perbaiki keselahanmu dengan berjanji dalam hati untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Gaes, jujur Itu menyenangkan karena hidupmu akan tenang tanpa dihantui rasa bersalah dengan menyimpan kebohongan. Jangan kau jadikan kebohongan kebiasaan sehingga sulit bagimu membedakan kebohongan dan kejujuran. Kecurangan dianggap biasa dan keharusan untuk meraih prestasi dan kesuksesan. Apapun hasilnya pasti tidak baik jika sesuatu diraih dengan melakukan kobohongan. Mungkin saja kamu bisa mengelabui manusia, namun kamu tidak membohongi diri sendiri dan Allah pasti sekecil apapun kesalahan yang kau coba tutupi dan sembunyikan dari pandangan manusia. Yang pasti kamu tidak akan merasa tenang hidup dalam kebohongan.
Apalagi dalam pembelajaran daring atau online dalam masa pandemi, jika kamu tidak jujur dan sungguh-sungguh belajar kamu tidak mendapatkan apa-apa. Bisa jadi kamu naik kelas dengan nilai yang bagus, tapi semua Itu tidak membuatmu bangga dan puas jika kau tahu bahwa semua Itu diraih dengan kebohongan. Ternyata bukan kamu yang mengerjakan semua tugas, begitu pula saat ulangan. Kamu tidak memgerjakan sendiri tapi minta orang tuamu atau kakakmu untuk mengerjakanya. Sementara kamu enak-enakan main game online atau chatting bersama teman membicarakan hal gk penting yang tidak mebuatmu pintar dan paham dengan materi yang sedang dipelajari.
Gaes, jangan kau lakukan Itu karena prestasimu hanya semu dan penuh kebohongan. Nilai bagus kau dapat tapi kemampuanmu nol. Padahal ilmu Itu saling berkaitan. Apa yang kau pelajari saat ini sangat diperlukan sebagai landasan atau informasi yang diperlukan untuk mempelajari materi berikutnya. Semakin lama materi bertambah sulit maka jika materi sebelumnya tidak kau kuasai semakin sulit bagimu untuk mempelajari materi berikutnya. Akhirnya, kau merasa putus asa karena tidak mampu memahi materi yang sedang dipelajari. Kamu harus menguasai materi secara tuntas jika tidak paham bisa ditanyakan bukan dengan cara curang untuk mendapatkan nilai yang diinginkan.
Gaes, jika kamu sering bohong, orang lain tidak akan percaya dengan apa yang kau ucapkan meskipun saat Itu kau berkata jujur. Lebih menyakitkan tidak ada yang percaya padahal kau mengatakan kebenaran. Capaianmupun diragukan karena kamu ketahuan tidak jujur. Oleh karena Itu, jangan mudah berbohong apalagi jika diikuti sumpah dan janji, tapi tidak terbukti benar apa yang kau katakan. Seorang Muslim sejati tidak mudah bersumpah apalagi yang dikatakan kebohongan. Bahkan, sesuatu yang kau yakini akan terjadi saja, kamu harus mengatakan 'insyaallah' karena kamu menyadari bahwa kamu lemah tidak bisa memastikan apa yang akan kau lakukan besok. Makanya kamu harus berkata jika Allah menghendakinya, bukan pasti akan terjadi. Tapi perlu diketahui kamu harus sungguh-sungguh untuk menepati janjimu. Jangan kau sengaja untuk mengingkarinya dengan mengatakan insyaallah. Jangan main-main dengan kata insyaallah karena kamu menggunakan nama Allah untuk mengucapkan janji.
Pentingnya berkata jujur juga disampaikan oleh Rasullullah,"Hendaklah kalian menjamin padaku enam perkara, niscaya aku menjamin surga bagi kalian. Jujurlah apabila kamu berbicara, tunaikan janji apabila kalian berjanji, laksanakan apabila kalian diberi amanah, jagalah kemaluan kalian, tundukkanlah pandangan kalian dan jagalah tangan kalian."(HR.Ahmad, Ibnu Hibban dan Baihaqi).
Gaes, sungguh penting untuk berkata jujur agar hidup kita beruntung tidak hanya di dunia tapi juga di akhirat nanti. Jangan sampai merugi karena terbiasa barkata dusta dan yang pasti tidak ada untungnya. Gaes, jadilah remaja yang amanah sehingga kamu bisa dipercaya dan hidup mulia karena berani berkata jujur. (reper/toriq)


Posting Komentar untuk "Jujurlah Jika Kamu Tidak Ingin Merugi"