Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Malam Lailatul Qodar, Kesempatan Emas untuk Meraih Karunia Allah dan RahmatNya


Oleh: Mochamad Efendi


Malam Lailatul Qodar adalah satu malam di bulan Ramadhan yang memiliki keutamaan dan kemuliaan  yang luar biasa. Ini adalah janji Allah dan pasti benar bagi mereka yang beriman meskipun ini adalah perkara ghoib yang tidak bisa dibuktikan dan dijankau oleh panca indra, tapi dengan keyakinan yang kuat kita akan bisa membuktikan janjil Allah adalah benar. Seperti halnya bisyarah Rasullulah yang pernah dibuktikan oleh Al-Fatih dan pasukannya dalam penaklukan Konstantinopel, meskipun sebelumnya banyak orang tidak percaya. Namun dengan kesungguhan hati dan iman yang kuat, dan diikuti dengan usaha yang sungguh-sungguh, bisyarah Rasullulah dan juga merupakan janji Allah dapat dibuktikan.


Ibadah atau kebaikan yang dilakukan di malam ini memiliki nilai lebih baik dari seribu bulan. Padahal umur kita belum tentu sampai seribu bulan atau 83 tahun. Ini adalah kesempatan emas untuk meraih karunia dan rahmataNya. Penjelasan tentang malam Lailatul Qodar ada di dalam Al-Qur'an Surat al-Qadar, artinya tidak ada keraguan sedikitpun tentang datangnya malam Lailatul Qodar. Marilah kita Bergembira dan bersyukur masih diberi kesempatan memasuki dan menikmati indahnya bulan suci Ramadhan tahun ini. Artinya kita masih diberi kesempatan untuk membuktikan kebenaran datangnya malam Lailatul Qodar.


Satu malam yang luar biasa yang digambarkan dalam al-Qur'an Surat al-Qodar bahwa pada malam itu turun para malaikat dan Rµh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar. Lailatul qadar adalah satu malam istimewa yang terjadi pada bulan Ramadan. Malam ini digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan yang mana siapa saja yang meminta akan dikabulkan permintaannya. Siapa yang berdoa dengan sungguh-sungguh, akan diijabah doa-doanya.


Umat Islam harusnya berlomba-lomba untuk menghiasi dengan kebaikan dan ibadah terbaik untuk mendekatkan diri pada Allah SWT. Berdo'a sungguh-sungguh di malam yang penuh berkah, berharap agar seluruh masalah yang membelit negeri segera dicabut, dan kehidupan normal segera kita rasakan. Hubungan silaturahmi yang harus dipisahkan oleh jarak dan bahkan kehidupan beragamapun terganggu karena pandemi akan kembali pada kehidupan normal. Belajar tidak maksimal karena harus menggunakan pembelajaran jarak jauh akan kembali pada pembelajaran yang lebih maksimal.


Kedzaliman dan ketidakadikan semoga cepat musnah dan berganti dengan kebaikan untuk semua orang. Permusuhan dan kebencian berganti dengan persahabatan dan cinta untuk bersama-sema membangun negeri. Keberkahan dari langit dan bumi dan bencana yang bertubi-tubi semoga segera berhenti. Kehidupan Islami bisa kita rasakan dan cahaya Islam menyinari keseluruh penjuru negeri menghancurkan segala bentuk konspirasi dan niat busuk orang-orang yang pandai bersilat lidah dan memutarbalikkan fakta, padahal rakyat sudah muak dan semakin jelas keburukan mereka. Allah pasti akan membalas setiap keburukan, begitu pula setiap kebaikan akan berbalas dengan kebaikan pula.


Lailatul Qodar sungguh momentum untuk bisa berubah dengan ajaran Islam yang lurus dan mulia. Dan sungguh Allah telah menurunkan al-Qur 'an di malam ini agar bisa dijadikan peringatan dan petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa. Berlomba-lomba membaca al-Qur'an di malam nuzulul Qur'an adalah perbuatan mulia. Terlebih, diikuti dengan usaha untuk memahami apa yang terkandung didalamnya, kemudian memperjuangkannya agar bisa diterapkan untuk mengatur kehidupan secara nyata dan kaffah. Sungguh, malam Lailatul Qodar adalah momentum  yang tepat untuk mencintai al-Qur'an dan mengajak umat agar mau diatur dengan ajaran Islam secara kaffah. 


Jika kita tahu keutamaan dan kemuliaan malam Lailatul Qodar, kita tidak akan melewatkannya begitu saja tanpa melakukan usaha terbaik untuk meraihnya. Rasa capek, ngantuk dan malas akan hilang berganti dengan semangat untuk meraih keutamaan dan kemuliaan malam Lailatul Qodar. Sungguh rugi jika kita menyia-nyiakan kesempatan ini, karena belum tentu tahun depan kita masih bisa bertemu bulan suci Ramadhan.  


Masihkah kita berpangku tangan dengan membiarkan kesempatan emas ini lewat begitu saja. Kebiasaan sia-sia tinggalkan saja apalagi yang jelas haram. Kesempatan terbaik untuk mengetuk pintu langit, dan berharap agar pandemi berakhir begitu pula semua masalah yang membelit hidup kita. Semoga Allah memberikan kemudahan segala urusan. Bertaqorub pada Allah SWT, dan menghiasi setiap detik di malam Lailatul Qodar dengan ibadah terbaik merupakan langkah tepat agar mendapatkan karunia Allah dan rahmatNya.


Lailatul Qodar adalah kesempatan emas bagi umat Islam untuk meraih karunia Allah dan rahmatNya. Tidak ada hal yang mustahil bagi Allah, jika kita memohon dengan sungguh-sungguh karena dorongan iman untuk mencari ridhoNya. Bukan hal sulit bagi Allah untuk menghentikan pandemi yang berlarut-larut dan tidak ada kepastian kapan berhenti. Tidak pula masalah hidup kita, yang mungkin menurut akal kita tidak mungkin terselesaikan. Namun jika kita memohon dengan sungguh-sungguh apalagi didalam bukan yang penuh berkah dan terlebih di satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, insyaallah semua permasalah yang membelit negeri dan juga hidup kita akan mudah terselesaikan karena karunia Allah dan RahmatNya. (reper/rmn)

Posting Komentar untuk "Malam Lailatul Qodar, Kesempatan Emas untuk Meraih Karunia Allah dan RahmatNya"