Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dasyatnya Istighfar Bagi Seorang Muslim

Oleh: Mochamad Efendi


Gaes, sebagai manusia biasa, kamu pasti tidak luput dari perbuatan dosa. Bersyukurlah kepada Allah yang telah memberikan kita petunjuk cara untuk menghapus semua dosa baik yang kecil maupun yang besar yakni dengan istighfar. Sungguh dasyat jika kita bisa mengistiqomahkan membaca istighfar setiap hari. Dari Abu Hurairah RA beliau berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Demi Allah, sesunguhnya aku beristighfar (memohon ampun) kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya lebih dari tujuh puluh kali dalam sehari." (Hadits Riwayat al-Bukhari). 


Bagaimana dengan kamu Gaes, berapa kali kamu beristighfar setiap hari? Padahal sebagai manusia biasa pasti kamu banyak melakukan salah dan tidak lepas dari dosa baik kecil maupun besar. Sudah seharusnya lebih dari 70 kali, kamu beristighfar mengingat Rasullulah saja yang merupakan kekasih Allah  dan sudah diampuni semua salah dan dosanya beristighfar lebih dari 70 kali sehari. Apalagi istighfar mempunyai beberapa keutamaan jika diucapkan secara Istiqomah tidak hanya di mulut tapi juga dari dalam hati yang merupakan ungkapan penyesalan terdalam karena menyadari sudah melakukan kesalahan dan perbuatan dosa.


Pertama, istighfar bisa menghapus dosa-dosa kita baik kecil maupun besar kecuali dosa pada sesama, jika Itu dibaca tiga kali setelah sholat yang mengawali dzikir dan do'a kita. Astaghfirullaahal-Adziim, Alladzii Laa Ilaaha Illaa Huwalhayyul-Qayyuum, Wa Atuubu Ilaiih.  Begitu juga saat istighosah, berdzikir untuk mengingat Allah juga diawali dengan istighfar. Namun, jangan dibuat main-main dengan mengampangkan berbuat dosa, karena Allah Maha Tahu atas pertaubatanmu, sebenar-benar taubat atau hanya dimulut saja. Allah telah memberikan cara mudah untuk bertaubat dan membersihkan dosa. Bukan berarti kamu mengampangkan berbuat dosa. Gaes, belum tentu setelah kau berbuat dosa kamu masih punya kesempatan untuk bertaubat. Bisa Jadi ajal datang disaat kau melakukan maksiat. Pertaubatan yang kau lakukan dalam istighfarmu haruslah pertaubatan nasukhah. Artinya setelah membaca istighfar kamu harus berjanji di dalam hati untuk taat kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa dengan usaha maksimal menjalankan semua perintahNya, begitu pula dengan sekuat tenaga menjauhi semua laranfanNya.


Kedua, Istighfar juga bisa membuat hatimu tenang dan tentram, jauh dari masalah dunia yang membelit hidup. Dengan bersabar, mengambil air wudhu, dan diikuti sholat, adalah cara Islami jika kita merasa dalam masalah. Kemudian, memperbanyak istighfar dan mengingat Allah, insyaallah hati kita menjadi tenang dan Allah akan mempermudah segala urusan kita dan kebahagiaan hakiki benar-benar kita rasakan karena kedekatan kita kepada Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Dan dalam al-Qur'an kita diperintahkan untuk banyak mengingat Allah dengan mengawalinya dengan istighfar. "Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya."(QS. Surat Al-Ahzab: 41).


Lebih dasyat lagi ternyata memperbanyak istighfar bisa mendatangkan Rezeki dengan cara yang tidak disangka-sangka. "Barang siapa memperbanyak istighfar; niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka”  (HR. Ahmad dari Ibnu Abbas dan sanadnya dinilai sahih oleh Al-Hakim serta Ahmad Syakir).


Memperbanyak Istighfar cara mudah untuk mendapatkan rahmatnlNya dan keberkahan dariNya. Insyaallah kita bisa melakukannya jika kita yakin, dan sungguh-sungguh membiasakan disetiap waktu. Janji Allah pasti akan terjadi. Kebaikan akan terus menyertai hidup kita karena kedekatan dengan Allah akan terus terjaga. Dan itulah nikmat tertinggi saat hidup ini terasa dekat dengan Allah, bukan gelimang harta atau jabatan. Bahkan sering perhiasan dunia yang kita miliki dan banggakan sering membuat hati kita merasa resah dan gelisah. Dan bahkan tidak jarang kesibukan untuk meraih semua yang kita anggap bisa menjamin kebahagiaan kita dunia telah menjauhkan kita dari mengingat Allah dan usaha untuk memperbanyak beristighfar karena merasa hidup tidak adalah masalah. Padahal kalau kita boleh jujur, masalah terbesar dalam hidup adalah jika kita jauh dari Allah SWT. 


Mengawali satu kebaikan memang tidak mudah, karena syaitan musuh sejati manusia pasti tidak akan tinggal diam dan terus akan menggoda agar kita mau mengikuti langkah-kangkahnya. Tapi kita harus memaksa diri kita untuk mencoba, dan terus menjaga kebiasaan beristighfar agar menjadi kebiasaan baik yang membawa pengaruh luar biasa dalam hidup kita. Ditengah kesibukan kita, tetaplah mengingat Allah dan jangan lupa untuk beristighfar, insyaallah kebaikan demi kebaikan akan kita rasakan, yang akhirnya beristighfar menjadi gaya hidup kita. Kita ucapkan istighfar disaat kita menyadari telah melakukan banyak kesalahan dan dosa. Dan beristighfarlah disaat kita sendiri mengingat Allah. Tidak perlu banyak berfikir tapi segera dawamkan untuk memperbanyak istighfar. Perlahan hidup kita akan berubah menjadi berkah dan indah. Hidup terasa mudah karena kita selalu dekat dengan Allah yang mana kedekatan kita kepada Allah adalah nikmat tertinggi dalam hidup. (reper/baim)

 

Posting Komentar untuk "Dasyatnya Istighfar Bagi Seorang Muslim"