Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tikus Berdasi

Oleh: Ghina Sonia


Indonesia dirundung duka

Dengan adanya bencana dimana-mana.

Memang ini takdir ilahi yang maha esa.

Tapi ingat!Takkan terjadi sesuatu kecuali ada sebabnya.


Entah itu pendoseran, penggundulan, pembakaran, yang jelas sudah terjadi dimana-mana.


Bukan 1 meter 2 meter, 1 hektar 2 hektar, tapi ribuan hektar sudah kosong akibat sifat serakah para tikus berdasi.


Masih bisakah disebut penggundulan tak sengaja? pembakaran tak sengaja? atau bahkan pendoseran kecil, yang hanya tuk mengambil sedikit pasir.


Anak TK juga mengerti, hangusnya ribuan hektar hutan,bukan sebab tindak ketidaksengajaan, mungkin bagi orang orang yang membakar 1 meter tapi langsung pergi keluar negeri,itupun tak mungkin masyarakat pastikan menyadari ada kebakaran hutan, dan langsung pergi tuk mematikan api.


Sifat serakah ini yang bakal menghancurkan negeri, negeri subur makmur kini hanya menjadi ilusi, polusi sudah berserakan disetiap sisi,dan ketika presiden ditanya solusi, mereka tak peduli, hanyamemikirkan "bagaimana cara menjabat 3 kali", dilain sisi tingkat penyangkit covid19 meningkat sangat drastis, tapi berita penuh dengan masalah selebritis. Ini bukti pemerintah saat ini tak bisa mengurusi hanya bisa memanipulasi, itu ciri paratikus berdasi, yang tak bisa melayani hanya bisa mengorupsi, sekarang kami sadar, kami tak butuh bantuan, kami tak butuh pergantian penguasa dalam kursi jabatan, yang kami butuhkan sistem yang bergantian, bukan kapitalis pindah ke komunis, tapi kapitalis pindah ke sistem yang sesuai fitrah, yakni khilafah rosyidah' alaminhaji nubuwah. Allahuakbar..(reper/toriq)

 

Posting Komentar untuk "Tikus Berdasi"