Childfree, Ide Sesat Membawa Mudharat
Oleh: Ninda Mardiyanti YH
Guys, gimana sudah tau yang sedang viral saat ini? Yes, ada seorang YouTuber bernama Gita Savitri dan suaminya memutuskan childfree. Jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia childfree memuat dua kata yaitu child adalah anak dan free adalah bebas, dari ke dua bahasa itu bisa diartikan sebagai bebas anak. Sebenarnya istilah childfree sudah ada sejak dulu di abad 20, namun para pengusung feminisme kembali menyebarkan ide ini supaya semakin banyak orang yang mengikutinya.
Guys, kenapa ide ini bisa masif menyebarnya? Sebab kaum feminisme menjadikan Hak Asasi Manusia sebagai landasan mereka. Mereka beranggapan bahwa anak bisa menjadi penghalang dalam berkakir, mereka ingin melindungi tubuh mereka dari kesakitan saat hamil dan melahirkan, bahkan ada juga yang berasumsi anak adalah beban finansial bagi keluarga. Sehingga dari berbagai alasan tersebut banyak orang yang menikah tetapi tidak ingin memiliki anak.
Ternyata Guys, ide ini hadir berangkat dari adanya paham sekularisme yaitu pemisahan agama dari kehidupan. Agama yang mereka anggap hanya sebatas di ruang ibadah saja sehingga dalam aspek yang lain agama tidak boleh mencampurinya termasuk mencampuri personal. Dengan adanya sekularisme ini lahirlah paham liberalisme yaitu paham kebebasan, didalamnya ada kebebasan bertingkah laku. Paham kebebasan inilah yang menjadi tameng mereka untuk membela diri mereka dari ide tersebut.
Ide ini sangat berbahaya, lebih bahaya dari virus corona, hanya saja orang tidak menyadari bahayanya ide ini. Apa yang menjadi sisi bahayanya?Ada dua bahaya, yaitu : bahaya akidah dan bahaya peradaban manusia.
Bahaya dari sisi akidah, mereka telah memutuskan rezeki dari Allah. Dalam hal ini mereka beranggapan takut miskin ketika memiliki anak. Ketakukan akan ekonomi menjadi jargon yang tidak asing di telinga dengan sebutan dua anak cukup. Padahal Allah mengatakan bahwa Allah yang memiliki rezeki dan Allah yang mengaturnya. Seharusnya manusia tidak boleh takut miskin sebab anak adalah anugrah dan sudah Allah gariskan rezeki dari setiap anak yang lahir ke dunia ini.
Kemudian bahaya dari peradaban manusia. Bayangkan Guys, jika perempuan menginginkan tidak memiliki anak dengan alasan tidak ingin menyakiti tubuh sendiri, ekonomi dan alasan lain, bayangkan nasib negeri beberapa tahun yang akan datang? Jika pengusung ide ini mengalami peningkatan maka peradaban manusia akan punah. Mengapa? Sebab tidak ada lagi orang yang melanjutkan perjuangan, tidak akan ada lagi orang yang akan membela tanah air, siapa yang akan mengusir para penjajah? Untuk itulah bahayanya jika peradaban manusia itu punah.
Guys, sebenarnya ide ini Barat pun mengakui bahwa anak itu adalah aset. Aset mempertahankan penduduk, bahkan aset untuk memulihkan ekonomi. Coba kita dalami bersama pabrik mainan bisa maju karena siapa? Pabrik ice cream bisa laku karena siapa? Pabrik kebutuhan bayi seperti susu, diapers, dan lainnya bisa laku keras karena siapa? Semuanya karena ada anak. Jadi, siapa bilang anak itu menjadi hambatan menurunnya ekonomi? Justru dari anaklah semua sektor perekonomian menjadi pulih.
Selain itu Guys, memiliki keturunan adalah fitrahnya manusia. Dalam diri manusia adanya gharizah nau atau naluri berkasih sayang/naluri melangsungkan keturunan. Memang naluri ini tidak seperti makan yang harus segera dipenuhi, tetapi jika naluri ini ada dan tidak terpenuhi maka akan terjadi kegelisahan. Anak itu adalah makhluk yang dinantikan oleh pasangan ketika sudah menjalin pernikahan. Bahkan hewan saja memiliki naluri itu.
Hadirnya anak juga bukan hanya penambah rezeki tetapi menjadi wasilah orang tua supaya selamat dunia dan akhirat. Rasulullah Saw bersabda :
“Apabila manusia itu meninggal dunia maka terputuslah segala amalnya kecuali tiga: yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak sholeh yang berdo’a baginya”. (HR. Muslim).
So, Guys, gimana? Masih enggan mau punya anak? Nanti siapa yang akan mendoakan? Oleh karena itu berhentilah berpikir tentang childfree ini, sebab selain berbahaya juga akan menyengsarakan kita nanti. Sadarlah bahwa anak adalah anugerah yang Allah berikan kepada manusia. Hadirnya mereka akan membawa limpahan rezeki juga sebagai penolong kelak di akhirat. Wallahu a’lam bi showab. (reper/baim)


Posting Komentar untuk "Childfree, Ide Sesat Membawa Mudharat"