BERATKAH SHOLAT SUBUH BERJAMAAH ?
Oleh: Edy Purwanto (Komunitas Garis Bawah)
Bagi sebagian orang, sholat subuh berjamaah adalah sesuatu yang berat untuk dilaksanakan. Bahkan ada tulisan-tulisan yang cukup menarik berseliweran di dunia maya. " Orang kuat itu bukannya orang yang mampu mendaki gunung, namun orang yang kuat adalah orang yang melakukan sholat subuh berjamaah", " orang yang kaya bukanlah orang yang hartanya banyak, namun orang yang kaya adalah orang yang mampu berjamaah sholat subuh di masjid".
Kenapa sebagian orang apalagi yang laki-laki menganggap sholat subuh berjamaah di masjid itu berat, ya karena dari paradigma berfikir. Jika paradigma berfikirnya adalah sholat subuh sebagai beban, sudah dapat dipastikan dia akan enggan sholat subuh apalagi berjamaah di masjid. Kalau kita coba berfikir lebih mendalam, di dunia ini sebenarnya apa sih yang kita cari? Senang...?, duwit...?, Jabatan...? Bukannya senang, duwit, jabatan ada batasnya?
Apakah senang, duwit, jabatan bisa di kubur bareng bersama jasad kita? Apakah nanti di alam kubur, kita bisa berjual beli seperti ketika kita hidup di dunia? Apakah nanti ketika kita berdiam di alam kubur, kita akan merasakan senang layaknya di dunia ?, istri cantik, anak-anak yang lucu, jabatan yang keren, dan lain sebagainya. Apakah nanti di alam kubur, kita akan melakukan hobi- hobi kita saat kita di dunia, mancing misalnya, atau mungkin koleksi burung misalnya? Atau nge-game..
Jadi tahu kan sekarang...??, ternyata senang, duwit, jabatan tidak bisa kita bawa mati. Padahal mati adalah sebuah kepastian dan mati tidak mengenal umur. Kembali ke lap top. Terus apa yang kita cari di dunia ini?.
Ternyata Allah menciptakan kita di dunia ini untuk beribadah kepadanya. Coba deh cek ayat ini, adh- dhariyat ayat 56.
,وَمَا خَلَقْتُ ٱلْجِنَّ وَٱلْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi (beribadah) kepada Ku."
Inilah jawaban yang benar karena bersumber dari sumber yang benar yakni Al-Qur'an. Al-Qur'an sebagai Kalam illahi, dan bagian dari salah satu rukun iman umat Islam. Jika tidak percaya maka kafirlah ia.
Kita harus sadar bahwa hidup di dunia ini hanya untuk beribadah kepada Allah. Dan salah satu penampakan ibadah kepada Allah adalah Allah menyuruh kita untuk menyembahnya 5 kali dalam sehari. Dan perintah itu adalah sholat. Jika Allah yang menciptakan kita kemudian memerintahkan kepada kita untuk sholat, beranikah kita menolaknya? tentu tidak kan. Hanya orang-orang yang tidak menggunakan akalnya dengan benar yang berani menolaknya.
Inilah paradigma berfikir yang benar, jika paradigma ini dipakai, maka sholat tidak akan di jadikan beban, jangankan sholat subuh, empat waktu sholat yang lain akan dikerjakan dengan riang tanpa beban. Karena dia paham betul bahwa sholat itu perintah dari Tuhannya. Tuhan yang menghidupkan dan yang mematikannya. Jika ini dipahami dan kemudian paradigma berfikir meningkat satu level lagi bahwa sholat berjamaah lebih utama dari sholat sendirian maka secara otomatis sholat berjamaah pun akan rutin dilakukan.
Jika masih saja ada yang membandel untuk abai terhadap perintah sholat, sholatnya bolong-bolong, atau bahkan sama sekali tidak ingin sholat. Maka ini wilayah negara bukan lagi wilayah individu. Tugas individu hanya menyampaikan seruan sholat, kalau seruan itu diterima ya Alhamdulillah kalau tidak ya tidak perlu dipaksa kalau tetep maksa ya resikonya di tabok, mau...?. Sedangkan tugas negara adalah memberikan sanksi kepada mereka yang abai dengan sholat. Karena pada dasarnya fungsi negara adalah melindungi rakyatnya dari urusan dunia hingga akhirat.
Jika sholat terjaga dan seluruh kaum muslimin menunaikan tepat waktu dan berjamaah maka negara akan aman dan sentosa. Bukankah sholat bisa mencegah perbuatan keji dan mungkar. Apakah negara saat ini bisa seperti ini ?. Inilah point penting kita untuk berdakwah kepada masyarakat, agar terwujud negara yang melindungi rakyatnya dari urusan dunia hingga akhirat. Wallahu 'alam bis showab. (reper/baim)

Posting Komentar untuk "BERATKAH SHOLAT SUBUH BERJAMAAH ?"