Orang Tua Marah Bukan Kerena Benci, tapi Cinta yang Luar Biasa
Oleh: Mochamad Efendi
Anak muda sukanya rebahan dengan HP di tangan. Saat orang tua memanggil tidak dengar atau pura-pura tidak dengar karena tidak mau diganggu. Mereka sedang fokus bermain dengan teman secara online, bukan belajar atau mengerjakan sesuatu yang bermanfaat. Terlihat bicara sendiri, tertawa, cekikikan dengan teman di dunia maya, sehingga melupakan kewajiban dan apa yang ada di dunia nyata. Sepanjang hari hanya melakukan hal sia-sia, tidak ada upgrading kemampuan atau peningkatan pengetahuan. Sungguh menjengkelkan dan sering membuat orang tua harus menahan diri untuk tidak marah. Tapi terkadang mereka harus dimarahi, bukan karena benci tapi rasa cinta yang luar biasa.
Gaes, jika kau merasa sering membuat kesal orang tuamu, segeralah minta maaf dan mulailah berbicara dari hati ke hati, mumpung kamu masih bisa bersama dengan mereka. Kesempatan untuk berbagi dan membuat mereka bahagia sehingga Allah ridho atas kalian. Hidupmu akan mudah, tidak banyak masalah karena engkau mampu menghargai dan memuliakan orang tuamu. Kamu perhatikan mereka yang selama hidup mereka suka membuat orang tua kesal, hidup mereka susah dan dibelit masalah. Ketahuilah, Ridho Allah tergantung ridho kedua orang tuanya dan murka Allah tergantung murka keduanya. (HR. Thabrani). Jadi mulai sekarang buatlah kedua orang tuamu tersenyum bahagia, jika kamu ingin hidup bahagia tidak hanya di akhirat tapi juga di dunia.
Perlu kalian ketahui, orang tua marah bukan karena benci, tapi sangat cinta dan sayang padamu. Cinta luar biasa, bahkan dia rela marah meskipun itu membuat hatinya sakit dan tidak senang melakukannya. Mereka tidak ingin anaknya merugi dalam kesia-siaan. Mereka juga tidak ingin anaknya tergelincir dalam perbuatan dosa. Meskipun marah membuatnya tidak bahagia, tapi semua harus dilakukan agar anaknya menjadi baik dan mempunyai masa depan cemerlang. Semua usaha dilakukan demi kebaikan anak-anaknya yang sangat dicintai.
Dalam do'anya selalu memohon dan berharap anaknya sukses di dunia maupun di akhirat. Doa orangtua untuk anaknya sama seperti doa nabi terhadap umatnya." (HR. Ad Dailami). Bahkan menurut hadits tentang ridho orangtua oleh HR. Bukhari Muslim, "Ada tiga macam golongan yang doanya mustajab yang tidak diragukan lagi kedahsyatannya, yaitu 1) Doa orangtua kepada anaknya, 2) Doa orang musafir (orang yang sedang bepergian) dan 3) Doa orang yang dizhalimi." (HR. Bukhari Muslim). Dan do'a orang tua mengiringi perjalanan hidup anaknya, oleh karena itu kamu harus juga selalu mendo'akan mereka disetiap sholat kita sepanjang pagi dan petang.
Kebahagiaan orang tua saat melihat senyuman anaknya yang saat ini mulai menghilang. Waktu kebersamaan diganti dengan Hp yang telah menyita waktu mereka. Kesibukan mereka tidak lagi dengan keluarga tapi dengan teman di dunia Maya yang tidak jelas tapi nyata ada dan telah mengalihkan perhatian mereka dari kehangatan keluarga. Tidak ada lagi obrolan hangat bersama keluarga, berganti dengan chattingan dengan teman di dunia Maya. Tidak ada lagi seda girau bersama orang yang kita cintai dalam dunia nyata, tapi semua berganti dengan permainan game online yang sudah menyita banyak waktu kita.
Perhatikan kedua orang tuamu saat mereka berbicara atau menasehatimu. Apapun yang dikatakan mereka adalah untuk kebaikan bagimu. Selama perintahnya tidak untuk melanggar aturan Allah, kamu wajib untuk patuh dan mengikutinya. Lalukan semua Itu untuk mencari ridho Allah. Jangan suka membantah dengan berkata ah, atau kata kasar lainnya. Apapun yang dilakukan orang tua adalah sesuatu yang terbaik untukmu. Bahkan dalam kemarahannya, bukan kebencian atau dendam sebagai landasan tapi cinta dan kasih sayang yang luar biasa.
Do'akan kedua orang tuamu, setelah sholat. Apalagi jika mereka sudah tidak ada disisi kita, tentunya hanya dengan cara itu yang bisa kita lakukan untuk membalas semua kebaikan yang mereka lakukan pada kita. Saat kita masih tidak bisa melakukan apa-apa, kedua orang tua kita dengan sabar mendidik dan mengajari kita sampai kita punya kemampuan untuk mandiri. Saat kita sakit, orang tua kita yang terlihat paling cemas dan rela melayani kita meskipun mereka terlihat cukup lelah. Semua itu mereka lakukan karena mereka sangat cinta pada kita, bukan untuk mendapatkan balasan apa-apa darimu. Mengantarkanmu menjadi orang hebat dan baik adalah balasan terindah yang mereka selalu harapkan dalam setiap do'a mereka. Perlu diketahui orang tua marah bukan karena benci, tapi lihatlah sebagai kasih sayang dan cinta luar biasa. Jadi saat orang tuamu sudah tua dan tidak lagi mampu mengurusi diri mereka sendiri, kesempatan bagimu untuk meraih pahala luar biasa dan kesempatan bagimu untuk berbakti pada kedua orang tua, sebelum mereka harus pergi untuk selama-lamanya. (reper/az)


Posting Komentar untuk "Orang Tua Marah Bukan Kerena Benci, tapi Cinta yang Luar Biasa"