Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Timbangan Bikin Risau? 

Oleh: Farahdina (Aktivis Muslimah)


Teman-teman, benarkah timbangan berat badan sering kali bikin risau?


Terdapat sebuah penelitian yg menjelaskan tentang laki-laki dan perempuan yang risau akan timbangan berat badannya. Sebuah kekhawatiran bila berat badannya berlebih. Terlihat gendut atau kalau cewek terlihat tembem pipinya. Atau jangan-jangan teman-teman pembaca ada yang insecure kalau berat badannya berlebih atau kelihatan gendut? 


Ngaku hayo! Setiap orang pasti pernah mengalami rasa risau soal timbangan berat badan ini ya teman-teman. Lalu kenapa sih perlu membahas soal ini? 


Jadi begini teman-teman. Ternyata ada hal yang lebih penting dan lebih diperhatikan secara serius untuk dibahas. Anggapan orang saat ini lebih fokus tentang apapun yang kasatmata. Yakni materi yang menjadi tolok ukur kehidupan saat ini. Contoh fisik terlihat gendut, terlihat kurus, terlihat kurang cantik, kurang ganteng dan lain lain. Jadi tolok ukurnya dari materi. Apa yang mampu dilihat, apa yang mampu diindera. 


Ini berbahaya teman-teman. Kenapa bisa berbahaya? Iya berbahaya, karena akhirnya kita akan berlomba-lomba dalam hal fisik. Disibukkan dengan hal-hal yang sebenarnya tidak ada faedah manfaatnya. Sehingga kita akan mengahalalkan segala cara agar terlihat tidak gendut atau agar terlihat cantik. Dengan apa? Diet yang seringkali tanpa disertai ilmu kesehatan, ataupun perawatan kecantikan yang tidak jelas keamanannya. Semua itu dilakukan semata untuk mendapatkan kepuasan fisik.


Padahal dalam Islam, jika diet semata untuk kesehatan, misal jika tubuh kita sudah mengarah ke obesitas, maka kita diperbolehkan untuk risau. Risau dalam artian sekadar cemas. Bukan yang sampai kudu diet menyiksa diri sendiri. Diet itu boleh akan tetapi sesuai porsinya. Contoh kecil yang biasa makan dua piring dikurangi menjadi satu piring aja. Atau sarapannya bisa diganti dengan makan ubi-ubian ditambah buah pada jam 07.00 atau 08.00. Selanjutnya makan nasi baru antara jam 09.00-10.00


Remaja muslimah seharusnya tidak perlu merasa insecure dengan keadaan dahi yang lebar ataukah tidak, bawaan pipi chubby ataukah tidak, warna kulit sawo matang ataukah putih. Karena dia merasa bahwa itu adalah pemberian Allah yang harus disyukuri dan malah berdosa jika mengubah bentuknya. 


Oleh karena itu, saatnya kita para pemuda Islam semangat dalam menggali ilmu Islam dan memfokuskan diri mendalami the way of my life kita, yaitu Islam dan mendakwahkannya kepada orang-orang di sekitar kita. Karena ini nanti yang akan menjadi timbangan amal kita. Kita seharusnya risau bila timbangan amal saleh dan ketakwaan kita tidak bertambah. Nah, inilah pentingnya kita mengkaji islam. Agar makin semangat menabung amal saleh.


So, jangan sia-siakan masa muda kita ya! Saatnya menjadi pemuda yang menyibukkan waktunya dengan belajar Islam dan beramal saleh. Agar menjadi pemuda yang benar-benar takwa.


 ”Pemuda yang bertakwa adalah satu dari tujuh golongan manusia yang kelak akan mendapatkan pertolongan dari Allah SWT di hari akhir!”, (Hadist riwayat Abu Hurairah ra.). (reper/az)

 

Posting Komentar untuk "Timbangan Bikin Risau? "