Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

The Real Santri


 Oleh: Tri Fatma (Santri Ponpes Darul Bayan Sumedang)

     

Apa nih yang ada di benak kalian ketika menemukan kata 'santri'? Pasti ada yang menggambarkan sosok santri itu bajunya lusuh, kemana-mana pake sarung, pake kerudung gede, kudisan dll. Begitu pun gambaran aktifitas santri seperti membawa mushaf Al-Qur'an, menenteng kitab dan lainnya.

    

Sebelum kita mulai membahas lebih dalam apa itu 'santri', maka alangkah baiknya kalo kita coba kupas dulu apa definisi santi itu apa? Menurut Wikipedia, yang dimaksud santri adalah sebutan bagi seseorang yang mengikuti pendidikan ilmu agama islam di suatu tempat yang dinamakan pesantren.

     

Makin menjamurnya sekolah islam terpadu, sekolah boarding, dan atau sekolah yang memadukannya dengan pondokan, maka mau tidak mau sebagian siswanya sekaligus menjadi santri. Mungkin bisa disebut sebagai sekolah dan santri modern. Tapi se-modern-modernnya santri, sepertinya 'menjadi santri' masih menjadi suatu hal yang sepertinya kurang elite bagi anak muda. Apalagi kalau masuknya seorang anak di pondok tersebut karena paksaan orang tua, sudah pasti kehidupan santri seperti penjara bagi si anak. 

     

Padahal, dalam sejarahnya santri adalah sosok yang berjasa bagi negara khususnya Indonesia. Mengapa demikian? Karena dahulu kala, kyai dan para santrinya berjuang melawan penjajahan yang tentunya disertai dengan pekikan takbir 'Allahu Akbar!'

     

Diperingati setiap tanggal 22 Oktober, penetapan hari santri berangkat dari sejarah perjuangan santri dan ulama dalam kemerdekaan Indonesia. Para santri dididik dan dilatih untuk menjadi pemuda yang mampu berjihad melawan penjajah. (Dilansir dari CNN Indonesia.) 

     

Oleh karena itu, seorang santri adalah sosok yang berpengaruh terhadap umat. Karena perannya sebagai bagian yang mempunyai pengaruh besar, haruslah seorang santri bersemangat untuk mendalami ilmu dan menyebarkannya kepada umat agar mereka bisa mengetahui apa saja yang Allah perintahkan kepada umat manusia, juga supaya menjauhi segala apa yang dilarang-Nya. 

     

Dengan begitu, para santri juga harus menyadari bahwa dirinya lah yang akan menjadi bagian dari generasi cemerlang pembangkit peradaban islam masa depan. Allahu akbar!!! (reper/yuni)   

Posting Komentar untuk "The Real Santri"