Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Golden Era, Golden Millennial


 Oleh: Tsaqilla Azaria (Gen Z Writer)

Breaking news gaessss. Remaja berulah lagi. Kali ini remaja usia 16 tahun pelakunya. Polisi menangkap satu remaja yang diduga hendak tawuran di Jalan Komarudin, Cakung, Jakarta Timur, Kamis dini hari. Remaja yang ditangkap itu berusia 16 tahun. Dua bilah celurit dan satu pedang turut diamankan. "Diduga mereka akan tawuran. Kami masih cek kebenarannya dan kami kembangkan apakah ada keterkaitan dengan kelompok-kelompok tawuran yang kerap melakukan aksinya di Cakung," ujar Satria (Kompas,16/12/21).

Waduh, mainnya bawa celurit ya, serem bener dah. Itu masih berita remaja ditangkap karena “akan” melakukan tawuran, belum lagi yang “sudah” tawuran. O em jiiii, iya kalau setelah tawuran gak kenapa-napa. Kalo meninggal di tempat? Tamat sudah riwayatnya.

Sayang sekali ya lihat kelakuan remaja zaman sekarang. Kenapa sih tawuran remaja ini adalah sebuah masalah yang serius dampaknya bagi masa depan kita semua? Meski sebenarnya seusia remaja kaya kita-kita nih emang lagi masa-masanya mencari identitas diri. Identitas diri yang dicari remaja adalah bentuk pengalaman terhadap nilai-nilai yang akan mewarnai kepribadiannya. 

Kalau kita sebagai remaja nggak mampu menemukan atau menginternalisasi nilai-nilai positif ke dalam diri kita, serta nggak bisa mengidentifikasi dengan figur yang ideal, maka akan berakibat buruk. Salah satunya adalah muncul perilaku yang salah seperti di atas tadi, sobat.


Jika kita para remaja tidak mendapatkan panutan yang baik atau keyakinan sendiri atas identitasnya, maka kita cenderung mencari identitas yang sedang trend di lingkungan sekitarnya. Apabila kita kebetulan di lingkungan yang buruk atau antar remaja dengan kekerasan, maka kemungkinan besar para remaja ini akan melakukan hal yang serupa. Kan serem ya.

Menjadi remaja di era millenial ini mesti punya trik. Agar ketika kita tertawa pun kita tahu batas, juga ketika bercucuran air mata juga tak lupa cara bahagia. Nah tips and trik menjadi golden millenilal ini harus didasari dari keimanan dan kesadaran pribadi terkait penciptaan: siapa Tuhannya, hidupnya untuk apa, pertanggungjawaban apa yang disiapkan ketika kembali pada Tuhan. Kalo kita sadar akan hal ini, maka kehidupan kita di dunia ini akan bermakna walaupun sementara.


Ini nih tips-tips supaya kita bisa menemukan identitas diri kita sebagai seorang remaja muslim.


1. Rajin ikut kajian Islam. Tak Cuma kajian di Youtube saja. Hadiri kajian dua arah, agar ketika ada masalah, kamu bisa berdiskusi dengan beliau untuk mencari solusi bersama. 

2. Cari teman yang saleh. Sebab jika kita berteman dengan orang orang yang saleh, mereka akan mengajak kita kepada kebaikan dan selalu menegur kita apabila kita berbuat salah.

3. Berdakwah. Sampaikan kebenaran yang telah kita pelajari, agar pahala ngalir terus ke kita, sob.

Mudah-mudahan kita bisa menjadi the real golden millennial, dan next generation yang berpendidikan, saleh, dan selalu taat sama aturan Allah, aamiin. Wallahu a'lam bishowab.

(reper/baim)

Posting Komentar untuk "Golden Era, Golden Millennial"