Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

My Real Idol


 Oleh: Difa Surayya (Gen Z Muslim Writer)

Sob tau ngga si SM Entertaintment? Pasti bagi telinga K-popers ngga asing kan? Ya benar SM adalah perusahan di Korsel yang membuat grup-grup boy band dan girl band untuk mendapatkan uang dengan membuat lagu, atau konten-konten mereka semua.

Dengan standar wajah dan tubuh yang ideal mereka bisa melakukan semuanya. Apapun yang tergantung dengan uang pasti mereka ikuti. Bahkan penghasilan SM entertainment 2020 ini mencapai 144,7 milliar won atau setara dengan 1,86 trilliun rupiah! 


Tahu fakta ini, saya teriris. Apa tidak sia-sia uang-uang dari para penggemar dibelanjakan untuk membeli album itu? Membeli merchandise, light stick dan lain-lain. Bisakah barang-barang mahal itu membawa kita menuju ke syurga?

Mending uangnya buat beli makan atau buku-buku cerita tentang nabi atau sahabatnya bisa juga kitab, sebenarnya kitab-kitab dan cerita nabi itu seru-seru lho hanya saja kita yang malas untuk membaca dan sudah berpikiran untuk cepat mengantuk dan bosan, kepikiran nya pun sudah kemana-mana. Sini saya kasih tau kalau cerita nabi dan sahabat itu seru juga bermanfaat.

Kali ini saya akan menceritakan tentang Abu Bakar sahabat nabi dan Khalifah Khulafaur Rasyidin yang pertama. Nama lengkapnya adalah Abdullah Abi Quhafah At-Tamimi. Abu bakar lahir pada tahun 573 M dan wafat di tahun 634 M. Gelar as-shidiq didapatkan abu bakar karena beliau selalu membenarkan ajaran Rasulullah terutama saat peristiwa isra’ mi’raj.


Abu Bakar Ash-Shiddiq menjadi Khalifah atas usulan kaum Anshar dan Muhajirin. Setelah dibaiat, Abu Bakar Ash-Shiddiq menyampaikan pidatonya yang berisi “taatlah kalian kepadaku sepanjang aku taat kepada Allah dan rasulnya di tengah kalian, jika aku bermaksiat maka tidak wajib kalian taat kepadaku”


Kepemimpinan Abu Bakar Ash-Shiddiq pun berlangsung selama dua tahun. Di masa pemerintahan beliau, banyak permasalahan-permasalahan dalam negeri. Di antaranya muncul nabi palsu, kelompok murtad, dan pembangkang zakat. Setelah berdiskusi dengan para sahabat yang lain, Abu Bakar Ash-Shiddiq memutuskan untuk memerangi kelompok tersebut (perang melawan kemurtadan).


Setelah Abu Bakar Ash-Shiddiq menyelesaikan permasalahan dalam negeri, kemudian beliau melakukan ekspansi ke wilayah utara untuk menghadapi pasukan Romawi dan Persia yang mengancam kedudukan umat Islam. Namun, Abu Bakar Ash-Shiddiq meninggal sebelum misi ekspansi ini selesai.

Beberapa peradaban yang berkembang pada masa pemerintahan Abu Bakar Ash-Shiddiq antara lain:


• Membudayakan diskusi dalam pemerintahan dan masyarakat.

• Menumbuhkan loyalitas umat Islam dan tentara kepada pemerintah yang memberi support atas semua kebijakan khalifah.

• Membudayakan musyawarah dalam menyikapi setiap permasalahan.

• Menyusun mushaf Al-Qur’an.

• Membangun pemerintahan yang tertib, baik di pusat maupun daerah.

• Memperkokoh militer yang disiplin dan tangguh di medan tempur.

• Mensejahterakan masyarakat secara adil dengan membangun baitulmal serta

memberdayakan zakat, infaq, ghanimah, serta jizyah.


Masyaallah, satu cerita sahabat saja sudah memotivasi kita, apalagi semuanya. Lebih baik seperti ini daripada menghafalkan yang tidak perlu seperti lagu-lagu oppa. Daripada membeli barang yang tak penting seperti album-album tadi mending uangnya untuk sedekah atau zakat memberi orang-orang yang tidak mampu. 


Kita cukup mengidolakan Rasulullah bisa juga para sahabat, daripada orang-orang kafir ini yang makin menarik kita mendekat ke api neraka. Naudzubillah min dzalik. (reper/baim)

Posting Komentar untuk "My Real Idol"