Biadabnya Zionis Israel Terhadap Palestina
Oleh: Zahra N (Penulis Remaja)
Tentara kependudukan zionis Israel semakin lama semakin membabi buta dalam menzalimi rakyat Palestina dan menyerang perlawanan rakyat Gaza.
Serangan bom Israel ke Gaza dalam kurun waktu tiga hari menyebabkan 44 warga Palestina, termasuk 15 anak-anak meninggal dunia dan sedikitnya 350 warga sipil terluka.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Palestina. Pertempuran tersebut adalah yang terburuk di Gaza sejak pertempuran 11 hari pada 2021 yang menewaskan sedikitnya 250 orang.
Alasan Israel menyerang Palestina secara bombardir adalah untuk mencegah kelompok teroris “Jihad Islam Palestina” walaupun sejatinya merekalah yang the real teroris. Bahkan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), dan ekspatriat Palestina menyebut Israel membuat wilayah Palestina menjadi lapangan latihan dan warga sebagai target tembak.
Sudah bertahun tahun lamanya Israel terus menerus melakukan penyerangan terhadap Palestina, sementara yang dunia lakukan hanyalah menghujat, mengutuk dan mengelus dada, tanpa ada tindakan nyata dengan mengirim bala bantuan tentara negara Islam untuk membantu Palestina.
Negara-negara di dunia malah menawarkan two-state solution untuk Palestina. Padahal sungguh tidak layak bagi kaum zionis Israel untuk mendapatkan tanah Palestina. Di sisi lain umat muslim telah menumpahkan darahnya untuk mempertahankan Palestina yang hendak berulang kali ingin diambil alih oleh Israel.
Israel awalnya merupakan hanya pendatang dan bukan pemilik negeri Palestina, akan tetapi berkat kelicikan zionis Israel, mereka telah merampas tanah milik kaum muslim dan berlindung di balik ketiak PBB dan negara-negara barat.
Aqsa Working Group (AWG) sangat mengkritik tindakan zionis Israel yang menyerang Gaza dan menuntut pemimpin dunia untuk merespon aksi kezaliman Israel ini yang harus dimusnahkan di muka bumi, dalam satu sisi mencela, tapi di sisi lain mengembalikan keadaan hubungan antar negara dengan Israel. Di saat gencar-gencarnya untuk memboikot Rusia sebab invasinya ke Ukraina, akan tetapi secara tidak sadar membiarkan kaum Yahudi sedang menindas saudara kita di Palestina.
Betapa biadab nya Israel terhadap kaum Muslim, hingga tak tahu diri dan tak memiliki belas kasihan kepada anak-anak kecil, orang-orang lansia dan para wanita yang mereka siksa, serta rumah mereka yang hancur lebur karena adanya bom yang selalu meledak.
Umat Islam harus menyadari bahwa jika ingin menundukkan Israel itu bukan sekedar dicaci dituding dan dihina, tapi ditundukkan dengan bahasa perang, tak perlu basa basi soal politik dan formalitas diplomatik.
Kenyataan sudah di depan mata, nasionalisme bangsa saat ini telah memutus kaum muslim untuk membantu saudaranya sendiri, apa yang telah di lakukan Arab Saudi, Mesir, Turki, Yordania, UEA, dan bahrain itu semua adalah bentuk pernyataan khianat secara terbuka terhadap Islam.
Sudah jelas bahwa dunia ini butuh Imamah, wajib diketahui bagi kaum muslim bahwa Palestina menderita sejak dimulainya pernyataan Balfour pada 2 November 1917, yang mengumumkan persetujuan pembentukan rumah nasional bagi kaum Yahudi di Palestina, dan mulailah berkembangnya negara zionis semakin panjang penderitaan rakyat Palestina. Lantas bagaimana cara untuk membebaskan Palestina dari penjajahan Israel?. Bantuan sosial untuk Palestina juga tak akan bisa menghentikan penjajahan Israel terhadap Palestina, hanya saja meringankan beban dan derita kaum muslim.
Satu-satunya jalan untuk membebaskan Palestina ialah penyerangan militer negeri-negeri muslim yang bersatu dan dipimpin seorang Imamah Islam.
Hilangnya Imamah membuat negeri-negeri muslim terjajah dan terisolasi, maka dari itu solusi satu-satu nya untuk membebaskan Palestina dan negeri muslim lainnya ialah menegakkan Imamah.
Tegaknya Imamah harus terus diperjuangkan dan didakwahkan kepada kaum Muslim hingga memiliki kesadaran yang mendalam dan menjadikan Islam sebagai hukum bernegara. Wallahu a'lam. []


Posting Komentar untuk "Biadabnya Zionis Israel Terhadap Palestina"