Born to be Leader
Oleh: Tazkiya Nur Kamila (Santri Ponpes Darul Bayan Sumedang)
Kalo ngomongin tentang remaja pasti gak akan jauh-jauh sama yang lagi nge-trend, mau dari aspek makanan, pakaian, wisata dan gaya hidup. Pokoknya apa-apa harus ngikutin yang lagi trending, seolah aib kalo ketinggalan. Mau non muslim atau muslim pun sama aja kebanyakan mereka jadi followers alias pengikut trend yang berkiblat pada masyarakat barat. Padahal sejatinya remaja khususnya remaja muslim itu leader bukan follower! sebagai seorang muslim kita lahir bukan karena tujuan, ada misi yang harus kita emban dari sang pencipta, Allah berfirman dalam QS.Adz-zariyat: 56 yang artinya, “Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada ku”.
Jelas misi hidup kita untuk beribadah kepada Allah SWT. Berlomba-lomba meraih ridho Allah dalam setiap perbuatan kita dengan melaksanakan segala perintah-Nya, karena di akhir hayat nanti kita bakal dimintai pertanggung jawaban atas kehidupan kita di dunia. Itu artinya selama hidup, kita udah dibiasakan memikul tanggung jawab. Inilah modal dasar karakter seorang pemimpin dalam islam yang menyadari hidupnya gak cuma di dunia tapi juga di akhirat saat dikumpulkan pada hari perhitungan yang gak egois mikirin diri sendiri doang, tapi juga orang lain.
Tanggung jawab yang kita pikul sebagai seorang muslim mencakup beberapa hal, diantaranya:
Pertama, bertanggung jawab atas diri sendiri, kita bertanggung jawab atas setiap perbuatan kita di dunia.
Kedua, bertanggung jawab terhadap keluarga sebagai kepala keluarga. Kamu yang cowok bertanggung jawab atas nafkah lahir batin, anak istri, dan yang terpenting bertanggung jawab menjauhkan anak istri dari siksa api neraka.
Ketiga, bertanggung jawab terhadap masyarakat. Sebagai bagian dari masyarakat, islam mengajarkan kita untuk menjauhi sifat individualis. Sebaliknya kita diwajibkan peduli terhadap lingkungan dan bertanggung jawab untuk ikut ambil bagian menjaga masyarakat dari kemaksiatan yang merajalela.
Jadi, udah bawaan dari lahir dan keimanan yang menjadikan kita sebagai pemimpin. Rasulullah SAW bersabda, “kalian semua adalah pemimpin dan seluruh kalian akan di mintai pertanggung jawaban atas yang dipimpin. Penguasa adalah pemimpin dan laki-laki adaah pemimpin, wanita juga pemimpin atas rumah dan anak suaminya sehingga seluruh kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggung jawaban atas apa yang dipimpin". (mutafaq alaih).
Karakter pemimpin dalam islam dibangun dari kekuatan aqidah sehingga gak mudah menyerah dan mentalnya anti melehoi. Sebagai remaja muslim harus bisa mulai membangun pondasi kepemimpinan dalam diri dengan banyak membangun tsaqofah islam jangan gengsi ikut kajian, kita juga harus pantang menyerah dan gigih berjuang. Seorang pemimpin pantang balik kanan jika sudah terjun ke medan perang, mental berkontribusi juga harus ada dalam diri kita semaksimal mungkin kita harus kerahkan potensi yang ada dalam diri, dan yang pasti tunduk pada syariat. Pemimpin dalam islam tak hanya mengayomi rakyatnya, tapi juga menjaga semuanya agar selamat dan bahagia dunia akhirat.
Untuk itu, ketundukan pada syariat bagi seorang pemimpin itu menjadi keharusan, bukan pilihan, karena syariat islam bukan seputar ibadah saja tapi solusi bagi semua masalah yang dihadapi semua manusia. Kini saatnya kita segera bergerak dan memantaskan diri menjadi bagian generasi cemerlang yang menjadi ujung tombak perubahan ke arah yang lebih baik atau dengan kata lain sebagai agen of change, sebagaimana yang dikatakan seorang mujahid dan ulama fiqih ternama, Hasan al-banna “Disetiap kebangkitan, pemudalah pilarnya, di setiap pemudalah pengibar panji-panjinya”. Bon to be leader? DNA remaja muslim! []


Posting Komentar untuk "Born to be Leader"