Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Remaja, Yuk Pahami Kemerdekaan Yang Hakiki


 Oleh: Santi N.


Masuk bulan Agustus, di Indonesia riuh ramai dengan euforia 17-an. Lihat saja jalan-jalan, gapura di berbagai wilayah, atau tempat belanja dipenuhi dengan atribut merah putih. Sebagai bentuk memeriahkan hari ulang tahun atau kemerdekaan Indonesia, katanya. 


Tahukah sobat, apa arti merdeka?

Merdeka menurut kbbi yaitu bebas dari penghambaan, penjajahan, dan sebagainya. Bisa juga diartikan berdiri sendiri. Nah, dari pengertian merdeka ini, apakah sobat sudah merasa merdeka? 


Banyak remaja hari ini yang mengisi kemerdekaan dengan bergaya hidup bebas; bebas berpendapat, bebas berkarya, dan bebas menentukan pilihan hidupnya. Tidak salah memang, namun dengan dalih kebebasan ini, banyak remaja yang jadi salah kaprah sehingga menabrak segala norma dan juga perintah Allah swt. Lah kok bisa? Coba yuk kita tengok faktanya, banyak remaja masa kini yang gak lagi malu umbar kemaksiatan di media sosial. Katanya media sosial itu tempat berekspresi, gak perlu lah malu dan peduli apa kata orang. Belum lagi, berbagai macam influencer yang dengan percaya diri menyampaikan pendapat pribadinya agar diikuti banyak orang, padahal jelas yang disampaikan bertentangan dengan Islam. 


Sadarkah sobat, fakta di atas bukankah menggambarkan lingkup pergaulan remaja hari ini yang telah diselimuti oleh ide sistem kapitalis? Ide kebebasan yang ada bukan hanya menjauhkan remaja dari norma baik di masyarakat tapi juga menjauhkan remaja dari ketetapan Allah swt. Kebebasan yang dirasakan bukanlah kebebasan hakiki, karena hanya buah dari penyaluran hawa nafsu saja, sedangkan dirinya terikat dalam ikatan (rayuan) setan yang menjerumuskannya pada murka Allah swt. Naudzubillah..


“Andaikata kebenaran itu menuruti hawa nafsu manusia, maka pasti binasalah langit dan bumi serta semua yang ada di dalamnya. Sebenarnya Kami telah mendatangkan kepada mereka peringatan (untuk) mereka (al-Qur’an) akan tetapi mereka berpaling dari peringatan tersebut” (QS al-Mu’minuun:71).


Lalu, bagaimana cara remaja meraih kemerdekaan hakiki?


Kemerdekaan hakiki tentunya bukanlah kemerdekaan yang semu. Sebagai remaja muslim tentu harus meyakini bahwa kehidupan dunia ini sementara, setelah kehidupan dunia ada kehidupan akhirat. Maka, remaja muslim haruslah visioner dengan memperjuangkan kemerdekaan hakiki yang hadirnya di kehidupan akhirat kelak. Merdeka atau kebebasan ini didapat jika kita masuk ke dalam syurga Allah. Layaknya para pahlawan, meraih kemerdekaan apalagi kemerdekaan hakiki ini tidaklah didapat dengan cara rebahan tapi lewat perjuangan. Semangat yaa sob, kita sama-sama raih kemerdekaan hakiki. Jangan ragu untuk senantiasa berbuat kebaikan, mengkaji islam, dan berdakwah di jalan Allah. 


"Barangsiapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan." (QS An Nahl: 97).Wallahua’lam.. []

Posting Komentar untuk "Remaja, Yuk Pahami Kemerdekaan Yang Hakiki"