Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

KAWAN, JANGAN ASAL IKUT TREND!


 Oleh: Fani Nur Fadhillah (Santriwati PPTQ Darul Bayan Sumedang)


ANNYEONG...! Kalian semua pasti main medsos kan? Pastilah, masa enggak. Karena kehidupan zaman sekarang pasti diliputi sama yang namanya media sosial. Gak medsos gak update. Nah, banyak juga tuh konten-konten yang beredar di medsos, dari yang berfaedah sampai yang nonfaedah. Seperti fenomena di Bengkulu Utara, para siswi di sekolah SMPN 01 Bengkulu Utara menyayat tangan mereka sendiri, alias cutting. Mereka melakukannya karena terobsesi ngikut trend.  Mereka juga memposting hasil karya mereka itu di medsos dengan bangga, bahkan sampai ada yang mengakui sudah melakukannya sejak masih duduk di bangku SD. Konten-konten kayak gitu menyebar banyak di medsos sampai dikasih tau tutorialnya! Miris!


Miris gak sih temen-temen dengernya? Demi ikut trend mereka rela nyakitin dirinya sendiri. Konten-konten tersebut juga mendukung pada self harm, yakni mengalihkan sakit psikis ke sakit fisik. Sistem sekuler yang tertancap di negara kita merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan remaja saat ini banyak yang gagal dan rusak akibat dari memisahkan agama dari kehidupan. 


Sehingga ketika mereka butuh sandaran saat ada masalah malah jadi kehilangan arah, karena gak tau harus ngadu kemana, ditambah lagi paham kebebasan yang semakin mendukung adanya self harm ini.


Sistem kapitalis juga juga menjadi faktor lain, karena dengan adanya sistem ini penggunaan sosmed yang menginginkan pundi-pundi uang sudah tidak peduli dengan video yang beredar, demi memenuhi hasrat para kapitalis. Pada faktanya masih tersebar video nonfaedah untuk mendukung self harm. Negara juga abai dalam semua konten yang ada di media sosial, dan hal ini harus dibayar mahal dengan bobroknya generasi.


Padahal gaes... negara tuh punya peran penting banget loh buat masalah ini. Negara itu benteng buat generasi dari rusaknya pemikiran, negara juga wajib menerapkan sistem pendidikan berbasis Islam yang harus disediakan negara yang bisa mencetak generasi dengan kepribadian islami yang kuat, taqwa dan yakin sama Allah. Peran orang tua di rumah juga sama, yakni mendidik anak-anaknya dengan pemahaman akidah Islam, dan meyakinkan mereka bahwa setiap qodho baik buruknya dari Allah. Sosmed juga bakalan negara pantau loh... Semua konten-konten nonfaedah bakalan didelete (dihapus) secara tuntas! Jadi kita gak usah khawatir ada video aneh-aneh yang lewat di fyp kita gitu aja. Semua isi konten-konten itu bakalan yang berfaedah serta sarat ilmu dan hikmah, dan pastinya setiap orang yang merasa gagal dan butuh sandaran gak bakal kehilangan arah lagi. Wallahu a'lam bi ash-showab. []

Posting Komentar untuk "KAWAN, JANGAN ASAL IKUT TREND!"