Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Lagi Capek-capeknya, Ehh Dunia Pendidikan Sedang Bercandyaa

Oleh: Septa Yunis


Pendidikan di Indonesia masih menjadi topik yang menarik nih untuk dibahas. Eehh atau jangan-jangan udah bosen ngebahas itu-itu aja tanpa penyelesaian yang berarti? Hmm.. tapi, memang perlu dibahas sih, karena itu sesuatu yang  deket banget dengan kita. Kita tahu banget kalau pendidikan tuh jadi pondasi kita buat masa depan yang lebih baik, betyuul? Yupz, coba bayangkan kalau di dunia ini nggak ada pendidikan? Negara bubrah, kita juga akan hilang arah.


Hmmm.. tapi, pernah nyadar nggak sih kalau pendidikan yang kita jalani saat ini semakin nggak berkembang? Mulai dari kualitas akademik sampai akhlaknya. Banyak kasus dari dunia pendidikan mulai narkoba, pembullyan, sampai serangan kepada guru, apa nggak ngeri tuh.


Selain itu, dari sisi akademis juga belum bisa dikatakan berhasil. Malah dibeberapa sekolah ditemukan banyak siswa yang sudah jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) belum bisa baca. Nah loh apa-apaan ini? Bercandyaa?


Dikutip dari Tribunnews.com (10/08/2023), Hasil asessment kognitif  peserta didik baru SMPN 11 Kota Kupang yang dilakukan pada bulan Juni 2023 menemukan sebanyak 21 pelajar  tidak bisa membaca, menulis hingga membedakan abjad. "Kami mendapati masih ada anak yang tidak bisa baca, menulis, masih mengeja bahkan ada yang tidak bisa bedakan abjad," kata Kepala Sekolah SMPN 11 Kota Kupang, Warmansyah, Rabu 9 Agustus 2023. 


Miris sekali, lulus sekolah dasar tapi nggak punya kamampuan dasar. Kok bisa? Kira-kira apa sih yang salah dengan pendidikan di Indonesia saat ini? Apakah pendidikan dasar yang gratis juga berpengaruh terhadap kualitas? Minimnya anggaran untuk pendidikan dasar jadi pemicu kualitas rendah pendidikan. Minimnya sarana prasarana juga menjadi salah satunya. Jika sarana prasarana yang menunjang akan membuat ruang kelas menjadi nyaman dan kondusif sehingga proses pembelajaran dapat berjalan optimal. Betyyuul? Inilah wujud dari sistem pendidikan kapitalis, gratis tapi minim kualitas. 


Beda loh dengan sistem pendidikan Islam. Fakta sejarah Islam membuktikan, bahwa kualitas output pendidikan yang dihasilkan oleh sistem pendidikan Islam telah mendapatkan pengakuan dunia. Menariknya, pendidikan kelas satu seperti itu diberikan dengan gratis kepada seluruh warga negaranya.


Pendidikan gratis tetapi berkualitas dapat terwujud karena negara memiliki sumber pendapatan yang sangat besar. Kekayaan milik negara dan milik umum dikelola langsung oleh negara yang hasilnya didistribusikan kepada rakyat melalui pembiayaan pendidikan, kesehatan dan layanan publik yang lain. 


Negara juga membangun infrastruktur pendidikan yang lebih dari memadai, serta mampu memberikan gaji dan penghargaan yang tinggi kepada ulama atas jasa dan karya mereka. Dari pendidikan dasar, menengah hingga atas, yang menjadi kewajiban negara, tidak sepeser pun biaya dipungut dari rakyat. Nah, dengan demikian belajar akan nyaman dengan dukungan sarana prasarana yang berkualitas. Kurikulum dalam sistem pendidikan Islam juga akan membentuk dan mencetak generasi berkualitas yang mampu menyelesaikan persoalan-persoalan dan menjadi agent of change. 


Gimana? Kece kan Islam? Kece lah, solusinya nggak pernah bercadyaaa... Yuk ahh berjuang untuk menegakkan Islam kembali, agar para pemuda bisa jadi agent of change, nggak jadi beban negara saja.. []

 

Posting Komentar untuk "Lagi Capek-capeknya, Ehh Dunia Pendidikan Sedang Bercandyaa"