Berfikir Positif atas Semua Takdir Allah
Oleh: Mochamad Efendi
Gaes, tidak semua takdir yang kita jalani sesuai dengan keinginan. Terkadang kita diuji sesuatu yang tidak menyenangkan, bahkan sangat menyakitkan. Namun, kita harus tetap bersabar dan menerima semua takdir Allah dengan ikhlas agar hati terasa lapang. Mengeluh tidak akan merubah keadaan bahkan membuat hidup terasa sempit dan sulit. Dan tidak jarang ada yang stres dan tertekan karena hanya mengejar keinginan, tapi lupa untuk mensyukuri nikmat hidup yang sudah didapat.
Ketahuilah bahwa Allah SWT menguji manusia sebagai bentuk kasih sayang untuk membuktikan keimanan, menghapuskan dosa, dan mengangkat derajat hamba-Nya. Kita diuji karena kita dianggap mampu untuk menjalani ujian itu karena "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya ..." (QS. Al-Baqarah Ayat 286). Tetap berfikir positif atas semua takdir yang menimpa agar kita bisa bersabar dan ikhlas menerimanya karena bisa jadi takdir yang sedang kita jalani adalah yang terbaik buat kita agar kita belajar menjadi lebih baik
Gaes, jangan hanya mengejar keinginan yang membuat kita tertekan dalam menjalani hidup. Terkadang apa yang kita inginkan belum tentu itu baik dan yang kita butuhkan dalam hidup ini. InsyaAllah ada hikmah dibalik takdir yang tidak kita inginkan. Ujian dan kesulitan hidup bisa menjaga kita untuk tetap ingat pada Pencipta Manusia, hidup dan alam semesta sehingga kita selalu ditunjukkan jalan lurus, jalan orang-orang diberi nikmat, bukan yang dapat murkaNya, dan tidak pula mereka yang tersesat. Setiap kejadian yang menimpa ada pelajaran yang kita bisa ambil agar kita bisa menjadi lebih baik jika kita sabar dan ikhlas menerimanya.
Allah mengajarkan kita untuk meminta sesuatu dengan sabar dan sholat karena sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar. Kita juga diajarkan untuk tetap bersyukur agar hidup akan terasa indah. Allah berfirman dalam surat Ibrahim ayat 7, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat." Memang takdir yang menimpa kita bukan pilihan tapi menyikapinya dengan bersyukur atau kufur adalah pilihan hidup.
Gaes, apapun takdir yang harus dijalani, kita harus tetap bersyukur jika ingin kebahagian hakiki Yakinlah bahwa janji Allah itu benar. Jadi bersyukurlah agar Allah menambah nikmatNya Sebaliknya, mengeluh dan kufur nikmat akan mendatangkan adzab pedih yang membuat hidup terasa sempit dan menyakitkan.
Sering manusia lupa untuk bersyukur dengan nikmat Allah saat semua keinginannya terwujud. Hatinya lemah dan mudah menyerah saat kesulitan hidup dan masalah tiba-tiba datang untuk menguji, karena terbiasa mendapatkan kemudahan. Tidak sediki mereka yang hidupnya baik-baik saja tiba-tiba diberitakan bunuh diri karena tidak sanggup dengan beratnya ujian hidup.
Jadi masalah dan kesulitan hidup harus dihadapi dengan sabar sebagai ujian. Kita bisa belajar untuk menjadi kuat karena hidup tidak selamanya sesuai dengan keinginan. Dan saat satu nikmat dicabut, kita belajar untuk bersyukur. Sebagai contoh saat diuji tidak bisa jalan, kita menyadari masih banyak nikmat lain yang dulu sering kita mengabaikannya. Alhamdulilah, masih bisa diberi penglihatan, pendengaran dan hati yang pandai bersyukur, sehingga bisa menikmati indahnya dunia. Dengan ujian tidak bisa jalan, hati terasa dekat dengan sang pencipta. Dulu saat terdengar suara adzan sering menunda untuk sholat, namun sekarang suara adzan sangat ditunggu agar bisa bisa menghadapkan wajah dan hati pada Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang, sehingga hati terasa tenang dan pikiran menjadi jernih. Senang sekali punya lebih banyak waktu untuk berinteraksi dengan Al-Qur'an; membaca, memahami dan mencoba menghafalkanya sehingga memori otakku terisi lembaran ayat-ayat suci yang mulia. Berfikir positif atas semua takdir akan membuat hidup terasa indah meskipun tidak sesuai dengan keinginan hati. []


Posting Komentar untuk "Berfikir Positif atas Semua Takdir Allah "