Cahaya Yang Sirna
Oleh: Qonita Rahma (Santriwati Ma’had Bayan Sumedang)
Guys, ada yang ingat tragedi di balik 03 Maret 1924? Yup, runtuhnya khilafah. Nah, runtuhnya khilafah ini bukan tiba-tiba, tapi ada dalang dibalik semuanya, yaitu Mustafa Kemal atau yang sering dikenal dengan sebutan Bapak Demokrasi Turki. Mustafa Kemal ini adalah orang yang pertama kali mengganti sistem pemerintahan islam (khilafah) menjadi sistem pemerintahan demokrasi.
Setelah khilafah runtuh, umat muslim tak punya pelindung seperti anak ayam yang kehilangan induknya, berpecah belah, bahkan ada yang sampai kehilangan tujuan. Orang-orang kafir penjajah mulai meluncurkan misi-misi berikutnya yaitu dengan menjauhkan kaum muslim dari aqidahnya. Contohnya? banyak banget. lihat aja di negeri kita tercinta ini banyak sekali dominasi pemahaman barat seperti pergaulan bebas sampai LGBT.
Rusaknya aqidah bukan hanya dialami oleh kaum remaja saja, bahkan sampai ke pemimpin Negara juga loh! Buktinya, pemimpin sekarang seperti kehilangan kemampuan untuk meri’ayah atau mengurusi umat, bahkan banyak rakyat yang tidak mendapatkan perhatian malah yang didapat adalah kedzaliman. Seperti di Kashmir, muslim terus ditekan oleh pemerintah India, Muslim Uighur di Xinjiang (Turkistan Timur) dipaksa menghilangkan identitas kemuslimannya, Suriah masih dalam konflik yang tidak menunjukkan tanda-tanda akan membaik. Nah guys, masih banyak lagi negara-negara yang ada dalam cengkraman pemerintah yang dzalim.
Seharusnya pemimpin Negara bisa mengurus rakyatnya, bukan malah mendzalimi rakyatnya sendiri. Banyak contoh pemimpin di zaman khulafaur rasyidin hingga kekhilafahan Utsmani yang dapat kita jadikan teladan dalam hal memimpin. Seperti Umar bin Abdul Aziz yang pada zamannya tidak ada rakyat yang membutuhkan zakat, karena rakyatnya sudah sejahtera, dan banyak seklai contoh-contoh yang lain.
Kenapa sih rakyat pada zaman kekhifahan senantiasa merasakan kesejahteraan? karena pada zaman dulu Islam benar-benar diterapkan. Nah, kita sebagai agen perubahan, harus mau untuk ikut serta mengembalikan cahaya islam yang telah sirna agar kemabali lagi menyinari kehidudpan umat manusia. Islam jika diterapkan akan menjadi rahmat bagi seluruh alam. Dan kita harus ikut peduli dengan derita kaum muslim di seluruh dunia, yaitu hanya dengan mengembalikan islam agar kembali menjadi satu-satunya sistem yang dipakai dalam kehidupan ini. (reper/oky)


Posting Komentar untuk "Cahaya Yang Sirna"