Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hikmah Dibalik Liburan 14 Hari, Gara-gara Virus Corona


Oleh: Mochamad Efendi

Gaes, kamu pasti kegirangan kan, saat awal-awal kemarin diumumkan bahwa kamu akan belajar di rumah selama 14 hari. Iya kan? Tapi eits.., Jangan senang dulu gaes karena Liburan kali bukan liburan biasa, yang mana kamu bisa pergi refreshing jalan-jalan ke mall atau tempat rekreasi.  Biasanya kamu pergi keluar untuk nongkrong berkumpkul di warung kopi bersama teman-teman untuk mencari Wifi,  atau di warnet agar bisa puas bermain game online sepanjang hari. Atau liburan panjang kamu biasanya pergi ke luar kota bersama keluarga untuk mengunjungi sanak saudara yang lama tidak ketemu. Yang pasti liburan biasanya kamu sering menghabiskan waktu diluar rumah.

Gaes,  berbeda dengan biasanya,  liburan kali ini kamu harus tinggal di rumah bersama anggota keluargamu. Mengisolasi diri agar tidak berinteraksi dengan banyak orang di luar sana.  Tahu gak kamu kenapa kamu tidak boleh keluar rumah selama14 hari? Rupanya ini dilakukan untuk menghentikan laju penyebaran virus corona yang mengancam negeri kita dan jumlahnya terus bertambah lho gaes.  Jadi tetap waspada, tidak usah keluar rumah jika tidak terlalu penting urusannya tapi jangan pula panik. Serahkan semua urusan pada Allah,  maka hidupmu akan tetap tenang dan bahagia di tengah ancaman wabah covid-19.

Tidak keluar rumah selama 14 hari adalah bentuk ikhtiar kita, agar tidak terpapar virus corona.  Selebihnya serahkan pada Allah segala urusanmu,  maka hidupmu jauh dari rasa takut, resah ataupun gelisah. Kamu juga harus membiasakan diri hidup bersih dan sehat. Dengan cara sering cuci tangan dan tetap menjaga kesahatan badan dengan mengkonsumsi makan yang halal dan thoyyib. Usaha dan doa' harus terus dilakukan agar diri kita, keluarga dan orang-orang disekitar kita bisa terhindar dari bencana ini.  Dan semoga bencana ini bisa segera berakhir dan banyak orang tercerahkan oleh Islam yang lurus.

Meskipun liburan sekolah, kamu harus tetap belajar lho gaes.  Belajar secara mandiri memang tidak mudah apalagi bagi mereka yang sudah terbiasa main HP,  game online,  dan tidak suka membaca. Sering main game online melupakan kewajiban, belajar buku pelajaran.  Gunakan waktu 14 hari untuk mengatur hidupmu dengan melakukan banyak kebaikan dan belajar lebih bersemangat.  Kurangi waktu mainmu dan lebih memperbanyak untuk membaca.

Jika kamu kurang paham dengan materi yang kau baca,  bisa didiskusikan dengan teman atau tanyakan pada guru lewat WA. Belajarlah mandiri dengan sungguh-sungguh, insyaallah jika waktu 14 hari itu sudah berlalu. Kemampuan membaca dan menulismu akan semakin baik. Kenapa? Karena kamu sudah membiasakan dirimu berkomunikasi baik dengan teman atau gurumu dengan tulisan lewat WA atau aplikasi lainnya yang bisa membuatmu tetap belajar meskipun di rumah.  Membaca dan menulis adalah kemampuan dasar yang harus dikuasai oleh peserta didik agar bisa belajar mandiri.

Gaes, dibalik Wabah covid-19,  pasti ada hikmah jika kita mau berfikir.  Dengan wabah ini kita harus lebih mendekatkan diri pada Allah yang menguasai hidup kita dengan memperbanyak kebaikan dan menjahui segala kemaksiatan. Gaes, kamu harus rela diatur dengan syariat Allah agar hidup kita selamat dan penuh dengan keberkahan dan dijauhkan dari masalah seperti saat ini corona,  virus super kecil, yang mampu menggoncang dunia.

Kita tidak layak untuk sombong, menolak diatur dengan syariat Allah,  karena manusia adalah lemah dan tidak berdaya bahkan terancam oleh makhluk kecil yang ukurannya lebih kecil dari seekor lalat. Masihkah kita sombong dan menganggap aturan buatan manusia lebih baik? Masihkah kita berfikir yang Islami itu mengancam? Masihkah kita berani mengatakan yang berislam secara kaffah terpapar virus jahat radikalisme? Sungguh wabah virus corona harus dijadikan pelajaran agar kita jauh dari penyakit takabur yang membuat diri berani memusuhi agama Allah.

Gaes, ayo kita ambil pelajaran dari kejadian ini dan jadikan waktu 14 hari untuk menggembleng diri agar menjadikan pribadi yang lebih baik setelahnya. Kita harus lebih tawadu' dan jauh dari kesombongan. Kita harus juga lebih mandiri dalam belajar dan perduli dengan yang lain kerena sebenarnya mengisolasi diri dilakukan bukan hanya untuk diri sendiri dan keluarga tapi juga untuk banyak orang agar penyebaran virus corona bisa dihentikan. (reper/az)

Posting Komentar untuk "Hikmah Dibalik Liburan 14 Hari, Gara-gara Virus Corona"