Mengelola Cinta Saat Datang Melanda
Oleh: Ririn Sholicah (Mahasiswi Ma'had Umar Bin Al-Khattab Surabaya)
Dear,
Setiap manusia yang terlahir di bumi memiliki gharizah nau'. Perasaan suka dan benci seseorang terhadap orang lain atau benda, menjadi bukti adanya gharizah nau'. Kamu yang lagi masa remaja pasti pernah ngerasain suka kan ke temenmu? ayo ngaku deh. hehehe. Suka ke orang lain itu fitrah kok dear, ga akan dihisab. Tapi ada yang harus diperhatikan, bagaimana kita menyikapi perasaan itu yang akan Allah swt hisab.
Dear,
Saat seorang pelajar yang sedang dimabuk cinta, terkadang kehilangan kendali dalam menyikapinya. Ada yang berpacaran, ada yang memendamnya dan menjadi pengagum rahasia. Saat mengambil jalan berpacaran, jelas itu jalan yang salah. Islam melarang kita untuk mendekati zina, dan salah satu pintu zina adalah dengan berpacaran. Selain itu berpacaran berpotensi besar untuk melakukan maksiat. Kerusakan yang diakibatkan oleh pacaran besar kan dear? Jadi, jangan pacaran ya.
Dear,
Saat cinta datang melanda, fokuskan saja energi untuk belajar dan berprestasi di sekolah. Nikmati masa-masa sekolah dengan menjadi pelajar yang baik dan bisa menjadi contoh bagi teman yang lain. Lakukan hal-hal positif, seperti mendalami potensi, melakukan hobi, bergabung bersama komunitas kajian keislaman, dan yang lainnya agar energi kita tersalurkan ke hal-hal yang bermanfaat.
Selain itu ada hal-hal yang harus kita minimalisir bahkan harus dihindari. Seperti mengindari tontonan yang mencontohkan pacaran, baik itu drama Indonesia, drama Korea, atau drama-drama yang lain. Serta tinggalin tuh mendengarkan musik-musik yang bikin baper hidup, yang membuat terus mengingat doi, berefek konsentrasi belajar jadi ambyar. Nonton tayangan dan mendengarkan musik unfaedah harus dihindari, itu perbuatan sia-sia yang merugikan dan tak mendatangkan pahala.
Dear,
Bagaimana menyikapi saat cinta datang melanda, biar hidup ga ambyar? Kita ingat-ingat lagi, perasaan cinta yang menjadi bagian dari gharizah nau' adalah sebuah fitrah yang Allah berikan bagi setiap makhluk-Nya yang bernama manusia. Maka mendekatlah kepada Allah, sang pemilik cinta, Ia yang berkuasa membolak balikkan hati manusia. Saat Allah mencintai seorang hamba, mudah bagi Dia membuat penduduk bumi dan langit untuk mencintai hamba tersebut. Tidakkah kita ingin dicintai Allah, penduduk langit dan penduduk bumi?
Maka hal yang harus dilakukan agar Allah mencintai kita yaitu dengan melaksanakan setiap perintah Allah dan menjauhi setiap larangan-Nya. Perintah Allah yang merupakan kewajiban bagi kita misal; shalat, berbakti kepada orang tua, bersungguh-sungguh belajar Islam, berhijab syar'i, de el el. Selain itu ibadah tambahannya yaitu melaksanakan ibadah sunnah seperti; tilawah al-qur'an, sholat tahajud, sedekah, silaturahmi, de el el. Sedangkan menjauhi larangan Allah seperti; berbohong, curang, ghibah, termasuk mendekati zina yaitu dengan pacaran.
Dear,
Jadilah pemuda yang berkualitas yaitu pemuda yang berkepribadian Islam. Pribadi yang bukan hanya berprestasi di sekolah, namun pemuda yang terinstal kepribadian Islam. Menjadi pemuda yang berkepribadian Islam tidak bisa diwujudkan secara individual, karena begitu deras arus pergaulan bebas serta gaya hidup hedonis. Maka butuh untuk bergabung di komunitas pembinaan tsaqofah Islam.
Bergabung di komunitas kajian keislaman bisa menambah semangat dalam mempelajari Islam, ada yang mengingatkan saat salah dan alpa, ada yang mensupport saat semangat mulai kendor.
Pemuda yang berkepribadian Islam yaitu pemuda yang istiqomah mengkaji Islam serta mengamalkan ajaran Islam, seperti; mengamalkan ibadah wajib maupun sunnah. Jadilah pemuda yang menjadi dambaan umat, bersama-sama menjadi bagian perjuangan dakwah Islam. (reper/yuni)


Posting Komentar untuk "Mengelola Cinta Saat Datang Melanda"