Balenced Antara Imun dan Iman, Why?
Oleh: Yuyun Suminah, A.Md (Guru dan Penulis Buletin Sekolah di Karawang)
Gaes, sudah tidak asing lagikan dengan Kata imun? Ya. Akhir-akhir ini sering kita dengar semenjak adanya penyebaran virus COVID-19, virus yang berasal dari Wuhan China ini sudah menyebar ke seluruh Negeri termasuk Indonesia. Karena itu, penting bagi kita meningkatkan imun tubuh dengan menjaga kebugaran dan kesehatan demi menghalau virus tersebut masuk ke dalam tubuh. Terus imun itu apa ya?
Imun atau imunitas adalah sistem kekebalan berupa sel-sel dan banyak struktur biologis lainnya yang bertanggung jawab atas imunitas, yaitu pertahanan pada organisme untuk melindungi tubuh dari pengaruh biologis luar dengan mengenali dan membunuh patogen. (Wikipedia)
Selain membiasakan cuci tangan dengan air mengalir pakai sabun setiap selesai beraktivitas, perbanyak makan makanan seperti sayur dan buah terutama yang mengandung vitamin C. Temen-temen bisa berselancar di dunia maya tuk mencari tahu bahan makanan apa saja sih yang banyak mengandung vitamin C selain jeruk. Ok. Akhirnya banyaklah orang-orang berburu makanan tersebut tuk dikonsumsi. Tak masalah selama ada kaitannya dengan kesehatan dan syariat membolehkan ya, sobat.
Buat apa sih kita perlu meningkatkan sistem imun? Agar bisa bertahan dari segala virus dan kita bisa leluasa melakukan aktivitas apapun kalau badan dalam kondisi fit. Dengan fisik yang kuat maka ada jiwa yang sehat. Ketika badan kita sehat tentu segala aktivitas kita akan mudah dilakukan seperti bekerja, belajar, ibadah dll.
Jadi mengingatkan kita dengan herd immunity di tengah wabah ini, nah loh istilah apalagi tuh? Hard immunity adalah Kekebalan kelompok atau kekebalan kawanan (bahasa Inggris: herd immunity) adalah suatu bentuk perlindungan tidak langsung dari penyakit menular yang terjadi ketika sebagian besar populasi menjadi kebal terhadap infeksi, baik melalui infeksi sebelumnya atau vaksinasi, sehingga individu yang tidak kebal ikut terlindungi. (Wikipedia)
So, virus tersebut akan dibiarkan menjangkiti masyarakat, dan dengan sendirinya akan terbentuk kekebalan tubuh. Dengan begitu virus tak akan mampu menyerang manusia kembali. Waduh! Herd immutnity itu kebijakan yang mau diambil oleh pemerintah tuk mengatasi wabah ini. Sepertinya negara lepas tangan kalau mengambil kebijakan tersebut. Hadeh!
/Iman/
Setelah imun kita ditingkatankan jangan lupa iman kita juga perlu diupgrade ya. Jangan sampai imun ditingkatkan tapi lupa dengan iman kita. Atau sebalilnya iman kita gas poll tapi fisik kita sering sakit-sakitan karena sistem imun yang lemah. So balenced antara imun dan iman, why?
Karena dengan iman kita akan menyadari kalau yang terjadi saat ini sudah ketetapan dari Sang Pencipta. Ketika kita menyadari hal itu, cara tuk menyelesaikan wabah ini selain dengan meningkatkan sistem imun kita pun meningkatkan dengan iman dengan cara lebih dekat lagi kepada Allah, dengan perbanyak berdoa, ibadah dll. Dan melakukan cara pencegahan yang diperbolehkan oleh syariat.
Karena kalau tidak dibatasi oleh syariat dan tidak ada kaitannya dengan medis. Maka, akan marak pencegahan yang melanggar syariat seperti di daerah Sumatra Barat masyarakat Nagari melakukan acara tahlilan tolak bala yang diikuti ratusan warga dilakukan dengan berjalan kaki menyisiri pinggiran sungai, mereka menyakini dengan melakukan hal seperti itu virus tersebut bisa terbawa oleh aliran sungai. (Kumparan.com). Haduh.. sudah tidak ada kaitannya dengan medis, melanggar syariat dapat dosa pula.
Padahal dalam Islam menjaga iman masyarakat ini menjadi tanggungjawab negara loh, negara melindungi akidah rakyatnya dari segala kemusryikan. So, harus balenced ya imun dan iman. Wallahua'lam. (reper/tor)


Posting Komentar untuk "Balenced Antara Imun dan Iman, Why?"