Bertahan
Oleh: Janissaries Jaisyah
Kata di atas menggambarkan tentang apa sih? Kata bertahan menurut kalian apa? Apa yang terpikir dari dari kata di atas?
Bertahan dari sesuatu badai atau bertahan untuk satu Cinta? Ciyeee... Ehem, sayangnya aku nggak sedang ngomongin hal itu. But, yang aku maksud disini adalah bertahan dari badai yang mengguncang bahtera dakwah.
Setelah semua yang terjadi, entah itu kasus yang ada karena tragedi yang menimpa muslim di New Zeland, penangkapan aktivis-aktivis dakwah, pengancaman atas gigihnya ulama dalam berdakwah, atau bahkan pengecapan label extrimis dalam berhijab syar'i dan lain-lain.
Disaat badai mengguncang perahu dakwah, banyak orang yang akan berpikir, sepertinya 'jika aku turun itu akan lebih baik, aku bisa berenang dan tidak akan tenggelam bersama kapal yang hancur'.
Maka ia pun turun. Tapi, Iya tak menyadari bahwa berenang sendirian itu akan jauh lebih berat, tanpa teman yang membantu, tak ada yang mengingatkan saat kita salah langkah.
Semua akan mengalir seperti biasanya, orang tersebut tenggelam naik di dalam gelombang dosa.
Perlahan tapi pasti, ia sadar, bahwa seharusnya ia tak berpisah, seharusnya yang bertahan bersama para orang-orang yang teguh di dalam dakwah. Setidaknya jika ia harus mati, ia akan mati bersama dalam keadaan mulia.
Tapi, nasi telah menjadi bubur. Ia mati dalam keadaan mengingkari apa yang telah ia Imani, dalam keadaan menyesal, kenapa Ia tak berpikir bahwa badai adalah ujian cobaan dakwah.
Okay guys,.. Charge your iman!
Jangan sampai kita memberikan celah pada setan untuk membersihkan hal-hal yang membuat kita berpikir akan meninggalkan kapal yang diterpa badai.
Karena berjuang sendirian itu berat, selalulah berada dalam barisan dakwah, kuatkan iman, perbanyak aktivitas bermanfaat, karena life is choice.
Berubah adalah pilihan. Pilihanmu sekarang yang akan menentukan apa yang terjadi di masa mendatang.
Sekecil apapun keputusanmu sekarang akan berdampak besar di masa mendatang. Wallahu'alam.. (reper/yuni)


Posting Komentar untuk "Bertahan"