Perempuan Dalam Lingkaran Wabah
Oleh: Cebiana Nur Andini (Member Akademi Menulis Kreatif)
Mengelayap di antara makhluk tak terlihat
Demi sesuap dan seteguk air anak
Takut ia acuhkan
Dada ia busungkan
Meski syari'at ia abaikan
Pundi-pundi koin berhias sayap nan gagah itu tak dapat datang menggelinding dengan lincahnya
Oleh karenanya ia maju tak mengharap belas kasih
Tanpa penutup langka dari debu dan Corona
Konon katanya ... kelangkaan terjadi akibat diserahkannya benda berharga pada sang penguasa
Perempuan itu terjebak dalam pusaran dunia tanpa nama
Yang tak kenal wabah
Yang tak kenal upah
Yang tak kenal rasa sakit di kala ia payah
Ia pasrah tak berontak
Ia cari penghidupan bukan karena tak berotak
Namun ... tuntutan fitrah akhirnya memaksakan kehendak
Karena dia tuan berjas hitam tak jua melihat ke bawah sejenak. (reper/az)


Posting Komentar untuk "Perempuan Dalam Lingkaran Wabah"