Suka Duka Belajar Mengajar Melalui Online
Kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah. Begitulah kira-kira yang disampaikan Presiden Jokowi saat konferensi pers di Istana Bogor sebulan lalu, (16/3).
Menanggapi hal tersebut, ternyata pada praktiknya banyak yang mengalami kesulitan dalam menjalankannya. Pada proses belajar mengajar, misalnya ternyata banyak guru-guru senior yang kesulitan dengan cara pembelajaran melalui daring.
"Para Guru senior, mengalami kendala dengan pembelajaran melalui daring ini. Usia yang tak muda lagi, membuat mereka kurang bisa mengajar dengan maksimal karena kesulitan beradaptasi dengan teknologi online. Meski begitu, semangat mereka dalam mengajar patut untuk diapresiasi dan dipuji." Kata seorang Konselor dan Praktisi Pendidikan, Indarto IB., M.Psi. Pada Talkshow Inspiratif Remaja Perubahan, 'Suka Duka Belajar Di Rumah Saat Corona Merajalela.' Ahad (12/4) kemarin.
Selain para guru senior yang kesulitan, ternyata para siswa juga kangen dengan suasana belajar di sekolah.
Pada acara yang disiarkan secara live streaming di akun IG @remajaperubahan sejak pukul 13.00 WIB - 14.50 WIB ini beliau berkata, "Sebagian besar siswa yang berkonsultasi dengan saya mengatakan bahwa mereka kangen dengan suasana belajar sekolah. Kangen bertemu teman sekolah, kangen bertemu para guru dan kangen dengan suasana di sekolah. Belajar di rumah terkadang membuat mereka menjadi jenuh dan bosan. Namun, karena wabah virus corona belum juga berakhir. Kitapun harus tetap bersabar menjalani proses belajar mengajar melalui daring ini."
Disadari atau tidak sejatinya pandemi Covid-19 ini terjadi bukan hanya di Indonesia saja, hampir semua negara di dunia juga terkena wabah ini. Makanya, saat talkshow kemarin beliau mengingatkan kita semua agar jangan menjadikan wabah corona ini sebagai bahan candaan. Virus ini adalah wabah yang harus disikapi seperti yang dicontohkan Rasulullah, ketika ada wabah.
"Karena Corona ini sangat berbahaya, makanya teman-teman remaja harus berhati-hati dan waspada. Sabar di rumah, tingkatkan ibadah." Kata beliau
Selain itu, beliau juga berpesan bahwa karena saat ini para pelajar harus belajar dari rumah. Maka, mereka harus bisa mengatur atau me-manage waktunya dengan baik. Sehingga, meskipun #DiRumahAja mereka harus #TetapProduktif. Caranya bagaimana? Mereka bisa membuat target-target amal shalih yang positif. Berusaha semaksimal mungkin untuk meraih target tersebut. Agar waktunya selama di rumah tidak terbuang secara percuma. (zain/reper)


Posting Komentar untuk "Suka Duka Belajar Mengajar Melalui Online"