Aturan Islam itu Super Komplit Gaes!
Oleh: Cut Zhiya Kelana, S,Kom
Sadar gak sih bahwa kita itu makhluk special. So, sebagai manusia kita ini harus menyadari bahwa kita adalah seorang hamba yang hidupnya hanya untuk Allah dan juga akan kembali padaNya. What's, Maksudnya apa sih? Maksudnya hidup mati kita sudah Allah tentukan, karena itu janganlah kemudian kita songong banget ya. Misalnya meremehkan wabah penyakit ini dengan seenaknya aja, kita harus mikir bagaimana orang lain juga dan terutama orang yang rentan dan para tenaga medis. Suka gemes deh, kalo jumpa orang yang kaya gini ya!
Karena itu kita harus terikat dengan aturan Allah untuk apa sih? Untuk menyukseskan misi hidup kita selama berada didunia ini yaitu mengikatkan diri dengan Islam secara keseluruhan dan tidak setengah-setengah. Bayangkan kalo Cuma setengah aja dari hukum Allah kita terapkan seperti hukum potong tangan, rajam di Aceh. Itu membuat orang gerah, kenapa? Ya karena mereka punya pemahaman yang salah tentang Islam. Sehingga mereka menjelekkan Islam dengan sudut pandang yang negative.
Andai mereka tau bahwa semua hukum yang berasal dari Allah itu datangnya sempurna tanpa cacat cela, pasti mereka akan menerimanya. Toh Islam tidak ngasal potong tangan pencuri akan ditanya dulu dia mencuri kenapa? Untuk menyambung hidup alias untuk urusan perutkah? Atau memang sebuah tabiat buruk yang sudah menjadi hobbynya. Lalu mencuri seberapa besar? Baru kemudian diputuskan hukumannya. Jadi salah besar ya! Pahami dulu hukumnya, nanti pasti jatuh cinta. Kok bisa? Iya, hukum Islam itu ketika diterapkan akan meminimalkan kriminalitas.
Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah : 208 yang artinya,
“Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah kedalam Islam secara keseluruhan dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu”
Ngeri ya? Kalo kita sampai terjebak dalam perangkap setan, padahal Allah sendiri menyatakan itu adalah musuh kita. Maksiat itu gampang dan mudah aja meski harus dibayar mahal. Tau kan si peramal yang ditangkap karena narkoba itu, nah dia bisa meramal orang tapi gak bisa meramal masa depannya sendiri. Itu akibat dia masuk dalam perangkap setan, kalo hari gini kita masih percaya ramalan…wah musyrik nanti loh. Berapa banyak kita melihat orang terjebak kedalam hal ini, para artis, penjabat dan lainnya. Mereka gak bisa kita jadikan panutan, jadi kalo masih mengidolakan mereka…huh kasian banget deh. Secara sudah ada Rasulullah dan para sahabat yang bisa kita jadikan teladan yang baik.
Untuk itu kita harus memahami tiga klasifikasi hukum/aturan dari seluruh hukum Allah yang sempurna. Apa aja sih itu? Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Allah yaitu terkait, ibadah seperti solat, puasa, zakat, haji dan jihad. Ini berlaku hanya antara kita dan Allah saja, misalnya puasa tanpa solat hukumnya apa? Padahal dua-dauanya kewajiban kenapa harus milih satu aja, aneh ya? Tapi ini yang sering terjadi, harusnya dengan adanya wabah ini kita semakin dekat dengan Allah dan mengerjakan semua perintahnya dan tobat nasuha deh ya sist… ini bulan penuh rahmat dan ampunan pas banget, apalagi bentar lagi akan meninggalkan kita, huhu…kamu sedih gak sih? Aku sih iyah…banget malah.
Yang kedua itu hukum yang mengatur hubungan manusia dengan dirinya sendiri terkait bagaimana cara makan, minum, berpakaian dan berakhlak. Nah… Cuma Islam yang punya aturan begini detilnya, duh makin cinta ya sama Allah yang bener sayang sama makhluknya yang paling sempurna dengan akalnya. Kita dianjurkan makan yang halal lagi thoyib, untuk apa? Biar kita sehat lahir batin kuat ibadahnya dan menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari. Gak kebayang kan kalo kita makan sesuatu yang Allah haramkan, gak disembelih dengan nama Allah, berkuku, dan bertaring. Kayak di wuhan itu, hobbynya makanan yang aneh darah ular, sop kelelawar, sate kodok, kalajengking goreng.
Ih…belum lagi masalah pakaian, Allah sudah atur sebaik mungkin pakaian kita yang menutup aurat. Kalo wanita auratnya dari ujung rambut sampek ujung kaki berarti pake kaos kaki dan kerudungnya sist dan itu wajib kalo gak dilaksanakan wah dosa deh. Pakaiannya lebar gak membentuk tubuh buat apa coba? Ya buat melindungi kita dari mata lelaki asing, agar tidak terjadi korban pelecehan seksual. Dan sebagai identitas kita sebagai muslim pastinya. Kalo ada yang suka pake yang mini-mini biar dibilang sexy, waduh…salah tempat kayaknya, secara budaya Islam Itu sudah mendunia. Dulu eropa aja, sampai ikut berpakaian ala muslim, lah kita mau ikutan pakaiannya orang kafir…tepok jidat deh…Kalo lelaki dari pusar hingga lutut, tuh….lelaki yang suka pake gamis gimana? Bagus donk, dari pada lelaki yang suka pake celana diatas lutut… dikira mereka di eropa..hadeh, aurat bang..aurat (tegur aja kalo jumpa) biar ada urat malunya sebelum bener-bener putus.
Terkait akhlak wah…jangan ditanya lagi, kita bisa mencontoh Rasullulah yang dikenal sebagai suri teladan terbaik sepanjang hidupnya, makanya kemudian muslim itu identiknya pasti baik, kalo jahat gimana? Udah masuk perangkap setan mungkin seperti kata Allah.
Terakhir adalah hukum yang mengatur hubungan manusia dengan manusia lainnya terkait urusan niaga, pendidikan, social, pemerintahan, politik dan hukum lainya. Nah… ampek urusan kemanusian kegini pun ada dalam Islam, Ajibkan! Jadi dalam berdagang ada hukumnya, gak boleh curang dengan mengurangi timbangan karena itu termasuk riba. Dalam hal pendidikan disuruh menutut ilmu sebaik mungkin, untuk bekal dunia akhiratnya kita tentunya. Disuruh kita mengejar cita-cita setinggi langit, menjadi para ilmuan dan mujtahid…ah..Islam terlalu keren. Politiknya Islam mengurusi urusan umat, jadi gak ada cerita kita kelaparan ditengah wabah gini, atau susah cari nafkah semua sudah diatur sama penguasa setempat, gak serumit BLT cukup bawa KTP aja, gampang kan! Hukumnya akan dilaksanakan sebaik mungkin pada pelaku kriminalitas dengan bukti yang akurat dan ditonton khalayak ramai buat apa? Efek jera agar masyarakat gak mengikutinya. Social dalam Islam akan diatur bagaimana cara kita bergaul sesama lawan jenis dalam konteks muamalah, pendidikan, pekerjaan dan hukum.
Komplit kan ya, kaya makan nasi padang. Disinilah kita harus menyadari bahwa kewajiban untuk melaksanakan hukum tersebut tidak terjadi dalam kehidupan hari ini. Kenapa? Kan kita masih hidup disistem rusak bernama kapitalis ini,yang memisahkan agama dengan kehidupan. Wal hasil lihatlah bagaimana dunia diporak-prorandakan oleh virus bernama covid-19. Tatanan ekonomi, dan segalanya hancur lebur, cina dan amerika koleps. Lantas bagaimana dengan Indonesia negeri tercinta ini kelak nasibnya ya? Gak akan jauh beda, sama aja kalo masih kekeuh mempertahankan sistem ini.
Allah berfirman dalam surat Ar-ruum : 41 yang artinya.
“Telah tampak kerusakan didarat dan dilaut disebabkan perbuatan tangan manusia, Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”
Uh… gara-gara tangan jahil manusia ini semua rusak deh, tinggal remah-remah aja untuk generasi masa depan yang dipastikan akan seperti Somalia mungkin nantinya, yah setelah UU minerba di putuskan. Kita mah, asyik aja kalo dirampok asal gak dibegal aja, padahal bisa jadi nanti kita kaya ABK itu pula nasibnya. Ah…makin miris saja aku membayangkannya nasib masyarakat kedepannya ini. Kita belum merdeka nyatanya masih saja senang dijajah bukan oleh belanda dan jepang tapi cina dan AS.
Dan waktunya kita harus menyadari bahwa kerusakan yang terjadi semua ini adalah karena tidak bisa dilaksanakannya hukum Allah. Yah… jadinya selama kita masih berharap pada sistem ini maka selama itu pula dunia akan terus hancur. Udah yok…kita balikkan masa kegemilangan Islam menuju peradaban mulia dengan menerapkan Islam secara kaffah. Siapkan diri jadi pejuangnya ya! Jangan mau jadi penonton karena pahalanya pasti beda. Wallahu ‘alam. (reper/az)


Posting Komentar untuk "Aturan Islam itu Super Komplit Gaes!"