Belajar Bahasa Arab, Urgent?
Oleh: Thya Uswanas (The Power Of Muslimah Papua Barat)
Beberapa hari belakangan ini, jagad twitter dihebohkan dengan salah satu penyanyi religi, yang terkenal karena suara merdunya ketika bershalawat karena menyanyikan lagu Lagu Ya Tabtab. Jika sekilas didengar tidak ada hal yang aneh tapi lagu ini menuai respon pedas dari nitizen karena dirasa tidak pantas dinyanyikan di acara religi dan oleh penyanyi yang dikenal religius.
Lagu Ya Tabtab sendiri aslinya dipopulerkan oleh penyanyi bergenre pop Arab dari Lebanon bernama Nancy Ajram. Wanita berusia 36 tahun ini beragama Kristen ortodoks. Lagu tersebut bercerita tentang seorang perempuan yang sedang merajuk. Dalam penampilan aslinya, lagu Ya Tabtab paling aduhai bila dibawakan dengan cara menari perut ala hiburan malam di Arab. Nancy Ajram (Penyanyi aslinya) pernah memertunjukan lagu ini dengan tarian perutnya.
Akibat dari hal ini banyak yang akhirnya menghujat bahasa arab, terkhususnya ummat muslim karena ketidak pahamannnya terhadap bahasa yang digunakan Al-quran dan As-sunnah ini. Kejadian ini merupakan satu dari sekian banyak kejadian yang mungkin saja terjadi ketika kita tidak belajar dan memahami bahasa arab. Melihat hal ini harusnya kita sebagai anak muda islam menjadi tersentil karena ketidaktahuan kita tentang bahasa Rasulullah ini merupakan hal yang sangat menyedihkan bahkan bisa berakibat fatal bukan hanya untuk diri kita sendiri tapi untuk ummat islam bahkan bisa menyebabkan kita sesat dalam memahami islam.
Generasi muda bahkan orang tua lebih khawatir anaknya tidak bisa bahasa Inggris atau bahasa Mandarin daripada tidak memahami bahasa arab padahal Sebagai generasi muda sekaligus generasi penerus perjuangan Rasulullah harusnya kita bangga dengan bahasa Arab karena dengan bahasa arab kita bisa memahami Al-qur’an dan As sunnah, sekaligus bisa menjadi bekal kita untuk mendakwahkan islam.
Bahasa Arab wa bil khusus bahasa Islam (Qur’an) juga menjadi bahasa yang pernah mendunia, alias bahasa yang paling banyak dipake oleh manusia. Jejaknya bisa ditelusuri dari sejarah peradaban Islam yang berlangsung berabad-abad. Mulai dari Rasulullah diutus kemudian dilanjutkan oleh kekuasaan Khulafaur Rasyidin, lalu khalifah-khalifah setelahnya di masa bani Abasiyah, Umayah hingga bani Ustmaniyah di Turki. Dan itu berlangsung selama kurang lebih 13 abad, itu artinya bahasa Arab adalah bahasa yang paling banyak digunakan manusia sepanjang sejarah. Dan itu artinya bahasa arab mengalahkan posisi bahasa-bahasa lain di dunia. Misalnya, Bahasa Inggris, ternyata bukan bahasa yang paling banyak digunakan manusia pada saat ini. Bahasa yang paling banyak dipakai manusia hari ini katanya, bahasa Cina (Mandarin). Tapi kalo kita hitung masa berlakunya, bukan atau belum berlaku selama satu kurun waktu. Artinya, tetap aja bahasa Arab, bahasa yang paling banyak dipakai oleh manusia secara total.
Umar bin Khatab Radhiyallahu ‘anhu pernah berpesan, “Pelajarilah bahasa arab, karena bahasa ini bagian dari agama kalian.” (Idhah al-Waqf, Ibnul Anbari, 1/31). Umar juga pernah memerintahkan gubernurnya, Abu Musa al-Asy’ari untuk mengajarkan bahasa arab kepada penduduk Iraq, “Pelajarilah sunah dan pelajarilah bahasa arab. Pahami al-Quran dengan bahasa arab. Karena kitab ini berbahasa arab.” (Mushannaf Ibn Abi Syaibah, 30534).
So, Gaes sudah saatnya kita membuktikan cinta kepada Islam dengan mempelajari bahasanya, yakni bahasa Arab. Kalo generasi hari ini mulai enggan dan tidak tertarik belajar bahasa Arab, maka bisa dipastikan generasi kedepannnya akan anti dengan bahasa Arab dan bisa jadi mereka akan sesat dalam memahami Islam. Naudzubillah min dzalik. (reper/az)


Posting Komentar untuk "Belajar Bahasa Arab, Urgent?"