Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ramadhan, Month of Struggle and Victory


Oleh: Ikmal Suyudi (Aktivis Dakwah Remaja)

Marhaban ya ramadhan. Di bulan ini al Quran yang mulia di turunkan sebagai petunjuk bagi umat manusia, waktu dihabiskan untuk bertasbih memuji dan memohon ampunan, bulan yang lebih baik dari seribu bulan.

Ramadhan memanglah bulan yang mulia, Rasulullah SAW menyampaikan kepada kaum muslimin agar tidak menyia-nyia kan momentum Ramadhan ini.Dalam khutbah menjelang Ramadhan,beliau menyebutkan berbagai keutamaan Ramadhan ini."jika memasuki bulan ramadhan, maka semua pintu langit di buka, dan pintu-pintu neraka jahannam di tutup, sementara syaitan di belenggu"(Hr.Bukhari,Muslim,Nasai dan ibn Hibban), ini tidak terjadi di bulan lainnya

Bulan Perjuangan dan Kemenangan
Bulan Ramadhan yang kita lalui dengan tiada makan dan minum, terkadang membuat umat islam bermalas-malasan disaat bulan Ramadhan dan menurunkan aktivitasnya. Jika dipikir memang benar adanya bahwa badan orang berpuasa jauh lebih lemah dibandingkan dengan yang tidak berpuasa. Namun hal tersebut tidak terjadi dengan para sahabat. Energi spritual puasa yang mereka miliki mampu membalikkan itu semua. Orang yang berpuasa memiliki kekuatan yang luar biasa.Inilah fakta sejarah yang tidak bisa dipungkiri dan telah diukir oleh mereka dengan sangat gemilang sebagai pelajaran bagi umat muslim mendatang.

Tercatat sejumlah peristiwa penting pada bulan Ramadhan. Perang badar kubra yang meletus pada hari jum'at, 17 Ramadhan 2 H. Yang di menangkan oleh kaum muslimin, jumlah kaum muslimin pada saat itu hanya 313.Sementara pasukan kaum kafir Quraisy berjumlah 1000 orang. Dalam peristiwa ini kaum muslim di bantu oleh 5.000 malaikat

Pada tahun ke-8 Hijriyah, Rasulullah dan para sahabat berhasil menaklukkan kota Makkah. Penaklukan kota ini juga disebut penaklukan agung (al fath al-a'dham)

Pada tahun 28 Ramadhan 92 Hijriyah, pasukan kaum muslimin berhasil menaklukkan Andalusia (kini disebut Spanyol). Pasukan muslim dipimpin oleh panglima Thariq bin Ziyad. Pasukan Islam berhasil mengalahkan Roderick dan pasukannya dalam perang yang amat sengit. Perang ini dikenal sebagai 'Perang Buhairah'.

Jika para sahabat sedemikian rupa memperjuangkan islam di bulan Ramadhan, lalu bagaimana dengan kita saat ini? Maka dari itu mari beramal dengan amal yang tergolong berat demi mendapatkan pahala yang jauh lebih besar, jangan hanya beramal ala kadarnya saja. (reper/rmn)

Posting Komentar untuk "Ramadhan, Month of Struggle and Victory"