Maju Kedepan atau Mundur Kebelakang?!
Oleh: Bandibunny
Setiap orang pasti memiliki masa lalu, terlepas dari masa lalu itu baik atau buruk, kita harus sepakat bahwa masa lalu adalah masa yang kita lewati untuk menjadi pelajaran dalam menentukan arah masa depan, dari masa lalu kita bisa belajar dua keadaan menjadikannya penyesalan atau menjadikannya pembelajaran untuk melangkah menuju kebaikan.
Hidup layaknya sebuah perjalanan jauh yang tak berujung, jalanan didepan terselimut kabut hitam yang menghawatirkan penuh tekateki dan sulit terdefinisikan, yang terkadang kita takut untuk melewatinya lalu mendapati arah langkah yang salah dan berada pada keadaan yang tidak pernah kita inginkan.
Menyesali masa lalu yang terselimuti kabut hitam penyesalan, membuat kita terpaku pada kesalahan tanpa perbaikan hanya akan menghantarkan kita pada jalan kesalahan yang sama, dan berujung pada penyesalan yang sama, maka kesadaran untuk melihat arah langkah baru itu perlu.
Jika mengibaratkan perjalanan hidup seperti berkendara dalam mobil, kita mesti melihat kearah kaca depan yang luas dengan pemikiran yang luas, sikap optimis yang besar, dan rencana yang terpola, lalu bersihkan kotoran pesimis dengan wiper keyakinan dan fokus dengan kebaikan yang sudah Allah janjikan.
Sedangkan untuk melihat masa lalu kita hanya melihatnya sesekali sebagaimana kita melihat kaca spion, sekedar hanya untuk memastikan ketika kita hendak mundur atau berbelok memutar haluan, dan ukurannya pun tidak terlalu besar untuk porsi kita melihatnya, sekedar pembelajaran serta evaluasi diri untuk langkah kedepan.
Jangan terlalu bermusuhan dengan masa lalu, juga jangan terlalu abai dengan masa depan, karena kita hari ini adalah pilihan kita dimasa lalu dan kita dimasa depan adalah pilihan kita hari ini. Life Is Choice hidup adalah pilihan, memilih atau tidak memilih hidup akan terus berjalan namun hidup dengan pilihan akan mengarahkan kemana akhir dari kehidupan.
Sebagaimana kita seorang muslim tentu pilihan itu harus tidak lepas daripada standar sang pemilik kehidupan yaitu Allah Subhanallahu wa ta'ala, karena Allahlah yang memberi kita kehidupan dan memberi kita dua pilihan, menjadi baik atau menjadi buruk, menuju cahaya atau menuju kegelapan.
Pilihan itu ada ditangan kita dan ditentukan sesuai standar tingkat pengetahuan dan keimanan kita, maka dari membaca masa lalu kita dapat mengevaluasi setiap waktu yang kita lalui, merenungi setiap peristiwa dan mengambil hikmah serta pelajaran yang terkandung didalamnya.
Mau terpuruk dan terkukung masa lalu dengan ratapan penyesalan, atau bangkit dan melangkah menyusun puzzel demi puzzel harapan kehidupan, menjadi hamba yang taat bahagia atau menjadi manusia yang bermaksiat dan sengsara, kitalah yang menentukan pilihanya, menjalani prosesnya, dan menikmati hasil akhirnya.
-----------------------
Depok.120720. (reper/yuni)


Posting Komentar untuk "Maju Kedepan atau Mundur Kebelakang?!"