Netflix Effects
Oleh: Mas Kharis
Apa itu Netflix? Mungkin tidak semua orang mengenal salah satu layanan streaming film terbesar di Amerika Serikat ini. Sejak didirikan tahun 1997, layanan ini sudah mengudara hampir di seluruh dunia, kecuali di daratan China, Suriah, Rep Krimea.
Di Indonesia pun sudah bisa diakses dengan berlangganan. Bisa juga akses ke beberapa website yang menyediakan streaming gratis. Artinya, masyarakat sekarang sudah bisa 'menikmati' film ala barat dengan sangat mudah.
Film yg diproduksi, tentu tidak terlepas dari budaya barat. Mulai dari genre horror, superhero, crime, komedi, romance, thriller, dan lain sebagainya. Di setiap film, pasti ada unsur 'kebebasan', seperti pacaran, seks bebas, perselingkuhan. Bahkan, mereka menyelipkan beberapa karakter yang berperan jadi homoseksual dan lesbian.
Tanpa disadari, masyarakat sudah menganggap hal itu lumrah. Apalagi lembaga sensor tidak bersikap sesuai dengan perannya. Akan sangat berbahaya bagi masyarakat, seakan-akan tidak ada filter.
Masuknya budaya asing, akibatnya pun beragam. Masyarakat banyak yang terpengaruh oleh tontonannya. Salah satu dampaknya adalah pergaulan bebas oleh remaja. Kalangan anak muda sangat rentan terpengaruh perilaku menyimpang, seperti seks bebas. Selain itu, cara berpakaian pun seperti orang barat.
Ini merupakan salah satu cara Barat untuk menyebarkan idenya ke seluruh dunia. Barat tidak mau, generasi islam bangkit. Dengan masuknya budaya asing, umat islam dibuat terlena dan dijauhkan dari nilai-nilai islam.
Apa yang menjadi tameng bagi seorang muslim untuk mengatasi masalah ini? Setiap muslim harus sadar, bahwa segala perilakunya harus berdasarkan halal haram. Syariat islam menjadi pegangan umat islam. Syariat islam mengatur seluruh sendi kehidupan. Seorang muslim tidak akan terpengaruh oleh budaya asing, jika berpegang teguh terhadap syariat islam.
Kita harus mempunyai kepribadian islam yang tangguh, agar umat Islam tidak terperdaya oleh budaya asing. (reper/ar)


Posting Komentar untuk "Netflix Effects"