Manifestasi Cinta Nabi
Oleh: Al Azizy Revolusi (Founder @koreapi.1453)
Gaes, cinta tanpa manifestasi dan pembuktian artinya hanyalah kedustaan belaka. Tul gak? Oleh karena itu, berikut ini beberapa manifestasi alias perwujudan cinta hakiki kepada Nabi Muhammad Shallallahu’Alaihi Wasallam.
• Pertama; mentauhidkan Allah. Gaes, para rasul diutus adalah untuk menyeru manusia pada tauhid yang murni dan menentang kesyirikan. Ini berdasarkan firman Allah:
“Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): ‘Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu', maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).” (QS. an-Nahl [16]: 36)
• Kedua; mempelajari, memahami dan mengamalkan Al-Qur’an yang Rasulullah bawa, gaes. Sebab Al-Qur’an itu petunjuk dan Rahmat bagi seluruh umat manusia. Allah berfirman:
“Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al-Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.” (QS. an-Nahl [16]:89)
Berkenaan dengan Al-Qur’an, Ibnu Mas’ud Radhiyallahu Anhu berkata, “Janganlah seseorang meminta untuk dirinya kecuali Al-Qur’an. Jika dia mencintai Al-Qur’an, berarti dia mencintai Allah dan Rasul-Nya.” (Al-Firyabi, Fadha'ilul Qur’an, no.6)
• Ketiga; meneladani segala ucapan dan perbuatan Rasulullah Shallallahu’Alaihi Waspada. Sebab Beliau emang teladan terbaik buat kita, gaes. Sebagaimana firman-Nya:
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. al-Ahzab [33]: 21)
• Keempat; mencintai mereka yang dicintai oleh Rasulullah seperti keluarga dan sahabat-sahabat Beliau, serta seluruh kaum Muslimin yang berpegang teguh pada ajaran Islam. Gak cuma itu, gaes. Kita juga kudu membenci orang-orang yang dibenci oleh Rasulullah, seperti orang-orang kafir yang memusuhi Islam dan kaum Muslimin.
• Kelima; membela Rasulullah Shallallahu’Alaihi Wasallam dari serangan kaum kafir dan munafik. Sebagaimana belakangan semakin nampak, seperti yang dilakukan oleh Macron, Presiden Prancis saat ini.
Gaes, kalo dalam negara Islam, mereka yang menghina dan menista Islam akan diberi sanksi tegas. Imam Syaukani dalam Nailul Authar, mengemukakan hadits tentang hukuman mati bagi penghina nabi. Misalnya:
“Pernah ada seorang wanita Yahudi yang sering mencela dan menjelek-jelekkan Rasullullah. Lalu perempuan itu (karena tindakannya itu) telah dicekik hingga mati oleh seorang laki-laki. Ternyata Rasulullah menghalalkan darahnya.” (HR. Abu Dawud, no.3796)
• Keenam; menaati semua perintah Rasulullah serta menjauhi larangan Beliau. Lihat firman Allah dalam Al-Qur’an:
“Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya.” (QS. al-Hasyr [59]: 7)
• Ketujuh; mengemban risalah Islam. Mendakwahkan syariat yang beliau bawa, gaes. Dalilnya banyak, gaes, salah satunya:
“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali Imran [3]: 104)
• Kedelapan; menegakkan kembali sistem pemerintahan warisan nabi, yakni Khilafah Islamiyah. Sebab Khilafah inilah Sunnah Rasulullah yang Beliau rintis sebagai Daulah Islamiyah. Lalu Sunnah tersebut dilanjutkan oleh para Khulafa’urasyidin. Dan Rasulullah memerintahkan kepada umatnya untuk menggigit Sunnah Beliau dan Sunnah Khulafa’urasyidin:
“Berpegang teguhlah kalian dengan Sunnahku dan Sunnah Khulafa’urasyidin yang mendapat petunjuk, dan gigitlah Sunnah-sunnah itu dengan gigi gerahammu.” (HR. At-Tirmidzi, 2600)
Demikianlah beberapa hal yang bisa kita lakukan sebagai manifestasi cinta kepada Rasulullah agar peringatan maulid nabi Muhammad Shallallahu’Alaihi Wasallam tak terkesan seremonial saja dan setengah-setengah. Semoga umat Islam mampu membawa semangat maulid nabi dalam konteks dunia moderen dan mampu mewujudkan cinta hakiki terhadap Rasullullah secara benar. Aamiin. Wallahu a’lam bish-shawab. (reper/rmn)


Posting Komentar untuk "Manifestasi Cinta Nabi"