Jadi Baik Jangan Sendirian
Oleh: Naning Prasdawati, S.Kep.,Ns (Pemerhati Pemuda)
“Tiadalah Kami mengutus engkau (Muhammad) melainkan sebagai rahmat bagi alam semesta” (QS al-Anbiya' : 107)
"Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah". (QS.Ali Imran : 110)
Mungkin dua ayat diatas ini sangat familiar bagi kita. Dimana islam identik dengan rahmat bagi seluruh alam, dan dimana ada umat islam, harusnya disitu ada keberkahan, karena umat islam adalah yang terbaik. Kalau kita melihat populasi kaum muslimin saat ini, jumlahnya hampir 1,8 M di seluruh dunia. Namun, realitanya jumlah yang banyak ini seolah sebanding juga dengan banyaknya keburukan dan kejahatan, kemunkaran dan kedzoliman yang begitu merajalela. Mirisnya lagi banyak dari pelakunya yang dia muslim.
Dari sini kita harusnya bertanya, pasti ada yang salah. Dan tidak mungkin jika Allah yang salah memberikan predikat kepada kaum muslimin hingga diabadikan di dalam Al qur’an. Mari kita tengok sebenarnya dimana letak kesalahannya : “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan oleh perbuatan tangan manusia supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS. Ar Rum: 41)
Maha benar Allah dengan segala firmanNya. Jika kita mengamati kondisi kaum muslimin saat ini, mereka secara tidak langsung telah menihilkan syarat untuk menjadi khoiru ummah, yaitu amar ma’ruf nahi munkar. Ketika ada yang berdakwah justru dikomentari, “urus saja hidupmu sendiri, tidak usah mengurus orang lain”. Atau hanya berfokus pada diri sendiri, keluarga sendiri, asal keluarganya baik, tidak peduli lagi bagaimana kondisi disekitarnya.
Sikap apatis seperti ini sungguh sejatinya akan menjadi boomerang, yang akan membinasakan tidak hanya kepada yang bersikap apatis tersebut, bahkan kepada seluruh orang yang baik sekalipun.
Maka jangan sampai kita hanya mensholihkan diri kita saja, karena tidak mungkin jika menjadi baik hanya seorang diri. Dan jangan sampai sikap apatis seperti ini menjalar kepada yang lainnya. Tidakkah kita takut pada firman Allah, “Dan peliharalah dirimu dari siksaan yang tidak hanya menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Ketahuilah bahwa Allah sangat keras siksa-Nya” (QS. Al Anfal : 25).
Ketika ada kedzoliman dan kemunkaran didepan mata, namun kita diam, ketika kita hanya mencukupkan kebaikan itu sekedar sampai pada diri kita, maka coba periksa hati kita sesudah membaca firman ini. (reper/az)


Posting Komentar untuk "Jadi Baik Jangan Sendirian"