Berbuat Sesuai Syari'at
Oleh: Haura Taqiya Kamila (Santri Pondok Pesantren Darul Bayan Sumedang)
Muslimah sister, pernah gak sih ngerasain kaya gini "gapapa aku pacaran kan ga ada tuh yang aku rugiin", atau "gapapa lah ya aku ga berpakaian syari yang penting aku baik-baik aja gak ngerugiin siapa2. Yang pasti kan aku bukan maling bukan koruptor apalagi pelako".
Upss haa.. eits bener ga sih pernyataan kaya gitu atau semacamnya? Kamu ngerasain ga sih fenomena sesuka hati asal ga ngerugiin orang lain banyak terjadi saat ini. Jangan lihat jauh-jauh dulu deh, lihat aja dulu di sekitar lingkungan kita hidup atau di sekolah, atau pun di tempat kerja kita sendiri. Dari pemikiran dan pemahaman yang salah, melahirkan aktivitas yang salah pula pada akhirmya. Dari situ pula salah satu alasan yang membuat anak bangsa menjadi terperosok. Baik dari keunggulan prestasi atau juga jeleknya tingkah laku.
Jangan heran deh ya, kalau ada teman kita bahkan saudara kita yang terjebak dalam pergaulan bebas, make up ala korea, atau yang 4f itu sis (food, fashion, film, fun) dan fenomena lain yang bisa kita temukan langsung dimana-mana. Padahal mereka sudah tau tuh kalau Allah SWT melarang kita untuk mendekati zina atau bersikap tabarruj dan lainnya. Tapi masih saja banyak diantara mereka yang biasa saja terhadap kesalahan yang mereka lakukan dan itu lumrah aja disekitar kita saat ini. Karena mereka hanya sekedar tahu saja, bukan paham atau pemahaman mereka salah sehingga berpengaruh terhadap tingkah lakunya. Karena sob, seremeh apapun aturan itu menurut kita, tetap aja harus dijalankan. Mau ada atau tidak adanya pengaruh untuk orang lain, yang namanya syariat islam harus kita laksanakan tuh sis. Because nih ya, sekecil apapun dosa kita tapi tetap aja bakal dan akan dibalas tuh sama Allah SWT seperti dalam firman-Nya di surah al-zalzalah ayat 8, "Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat dzarrah niscaya dia akan melihat balasannya".
Ada juga nih dalil yang memerintahkan kita atau mengharuskan kita untuk menjalankan aturan Allah seluruhnya. Surat al-baqoroh ayat 208 yang artinya, "wahai orang-orang yang beriman! Masuklah kedalam islam secara keseluruhan dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan, sungguh ia musuh yang nyata bagimu".
Tuh sob kalau kalian ngerasa jadi orang yang beriman sok atuh taati apa perintah-Nya. Kalau kalian mengimani pula kalam-Nya, lalu apa sih akibatnya kalau kita gak menjalankan perintah Allah secara keseluruhan? Nah Allah SWT berfirman juga nih masih di dalam surat yang sama al-baqoroh ayat 85, "maka tidak ada balasan (yang pantas) bagi orang yang berbuat demikian diantara kamu selain kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada azab yang paling berat. Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan".
Kenistaan yang Allah firmankan dalam potongan ayat-ayat tadi benar-benar udah kebukti ya sob. Misalnya aja ya nih ada pelanggaran terhadap perintah Allah berupa pacaran, betapa banyak kita dengar kasus hamil di luar nikah, pembuangan bayi bahkan aborsi. Ih serem banget sih. Itu semua belum seberapa lho jika dibandingkan dengan balasan yang bakal Allah kasih di akhirat. Kita ini harusnya sadar, bahwa kita ini tinggal di bumi milik Allah, jadi ya pakai peraturan pemiliknya dong, bukan pakai pearturan sesama penghuni yang sama-sama numpang. Karena kita semua tahu kan bahwa islam datang membawa kebaikan dan kebahagiaan dunia akhirat.
Allah SWT sang pencipta dan pengatur kita pengen nih yang terbaik buat kita, makanya gak mungkin kan pencipta HP nyiptain aturan yang bisa ngerusak HP buatannya. Aturan itu tuh sengaja dibuat supaya HP nya awet dan dimanfaatkan secara optimal. Dengan aturan, HP bisa sampai pada tujuan penciptaannya sebagai alat komunikasi. Nih bener ga, bayangin aja deh gimana kalau jadinya gak ada manual book atau manual book yang ada malah gak dipakai. Charger minimal 2 jam eh kita malah ngecas seharian. Dengan alasan kan makin banyak waktu di cas makin baik. Waduh rusak dong, manual book itu harus di pakai sob, manual book kita yaitu Al-Quran yang diturunkannya untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri. Seperti dalam surat an-nahl ayat 89.
Dan pastinya ya sob kita harus yakin bahwa apa-apa yang Allah perintahkan pasti ada maslahatnya dan pasti ada kemudhorotan dalam larangannya. Karena Allah itu Maha Baik. Maka jangan ngambil aturan seenak hati alias prasmanan. Kan Allah juga ngasih rezeki nya gak milih-milih. Udah ada porsinya masing-masing. Nanti kalau Allah ngasih rezekinya milih-milih aja pasti bilang Allah itu gak adil dsb. Semua yang Allah SWT perintahkan harus dijalankan baik yang kita suka atau gak. Mau yang susah atau gampang. Ataupun itu dosa kecil ataupun besar. Padahal kita tahu kan, hidup di dunia ini untuk ngumpulin bekal terbaik di akhirat nanti. Kok masih ada aja orang yang berbuat sesuka hati tanpa liat manual book dulu. Udah aja dijadiin kebiasaan, emangnya gak takut tuh, karena kita gak tahu kapan terakhir kita hidup dan lagi apa kan?
Kalau pas kita berbuat maksiat, misal lagi pacaran terus zina, eh ternyata sob Allah nyabut nyawa kita wadaw gawat banget gak tuh, hidup itu cuman sekali nih, sis dan bro. Buat sejarah kebaikan dan buat akhir hayat kalian itu keren, mantul gak sih tuh.. hihihi.
Sistem kapitalis sekuler ini nih yang ngebuat orang-orang yang kerjaannya sesuka hati. Padahal ya kalau islam itu menyeluruh banget deh mengaturnya. Bukan tentang ibadah ritualnya aja tapi tentang bernegara juga ada. Pokoe lengkap!! Islam menjadikan hukum syara sebagai standar perbuatan. Kalau sekarang kita dengan aturan manusia yang berkiblat pada pemikiran barat yang hanya manfaat duniawi tok. Gak heran lagi deh kalau media yang disuguhkan untuk kita adalah merusak pemikiran islam. Untuk kepentingan mereka dan untuk mencegah kebangkitan islam sebagai ideologi. Plus gak heran lagi deh kalau lahir generasi yang islam tapi gak faham islam. Atau pemahamannya masalah perjuangan gaya hidup liberal ala barat. Miris bat dah ini mah. Naudzubillah..
Jadi nih ya sob, kita harus dan butuh diatur oleh syariat islam secara sempurna, pool, pool, pool dalam institusi yang disebut khilafah. Khilafah, sistem ini pernah loh mencetak generasi yang paham jati dirinya, gak cuman cerdas akademik tapi juga beriman dan bertaqwa. Gimana, luar biasanya peradaban islam saat itu. Idaman banget tuh, kalau ada di masa sekarang ini. Hmm.. walaupun khilafah saat ini gak ada alias belum bangkit lagi dan akan bangkit kembali dengan manhaj kenabian, itu janji Allah dan Allah bukan yang mengingkari janji.
Rasa rindu ingin menjemput kemenangan itu terus berkobar. Apalagi para pemuda nih, yang semangat juangnya tinggi, untuk hal yang sepele saja sampai mati-matin diraih. Apalagi untuk hal yang penting ini, bukan cuman seorang atau dua orang aja sob, tapi semua bakal nikmatin dan tenang dalam hidup dunia dan akhirat. So, tetap semangat dan tambah semangat dengan mempelajari dan mendakwahkan islam ya sob, salam keren.(reper/baim)


Posting Komentar untuk "Berbuat Sesuai Syari'at"