Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Fenomena Jeruk Makan Jeruk


Oleh: Nida Sofia Bilqis (Santri Ponpes Darul Bayan Sumedang)


Hai guys, kalian pernah gak sih ngerasain jatuh cinta? Gimana sih rasanya? Seneng? Pasti keinget terus si dia, bawaannya pengen ketemu terus kadang sampai nge halu ini nge halu itu sama si dia.


Yup. Itu sih rasanya jatuh cinta sama manusia yang seperti lazimnya terjadi alias cowok suka sama cewek atau sebaliknya, ini pemandangan yang biasanya terjadi, normal. Nah, gimanw kalau sebaliknya? Kita malah melihat pemandangan yang tak biasanya, itu sangatlah ubnormal contohnya jeruk makan jeruk, alias cowok sama cowok, alias cewek suka sama cewek. Astaghfirullah!!


Nah guys, rasa cinta itu memang diciptakan Allah agar manusia lestari supaya menambah generasi-generasi yang baru, tapi sebaliknya apabila kita mengikuti prinsip jeruk makan jeruk itu yang ada suatu saat nanti manusia bakal punah. Manusia tidak bisa berkembang biak dan melestarikan jenisnya.


Allah menciptakan manusia dengan sempurna, memiliki akal untuk berpikir yang mampu membedakan antara haq dan bathil. Tapi berbeda dengan kehidupan manusia saat ini, mereka malah berprilaku lebih-lebih dari pada hewan. Budaya jeruk makan jeruk makin menjadi-jadi. Lihat saja guys, hewan-hewan yang ada di sekitar kalian gak ada kan ceritanya kucing jantan ngejar kucing jantan? Yang ada hewan-hewan jantan itu selalu berkelahi apabila memperebutkan betinanya. Iya gak? 


Maka tak heran lagi, jika Allah menyebut prilaku mereka ini lebih hina dari binatang ternak. Renungkan firman Allah ini, "Dan sesungguhnya kami jadikan untuk isi (neraka jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia. Mereka mempunyai hati tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah), dan mereka mempunyai mata tetapi tidak dipergunakan untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Allah, dan mereka mempunyai telinga tetapi tidak dipergunakan untuk mendengar ayat-ayat Allah, mereka itu sebagai binatang ternak bahkan mereka lebih sesat lagi mereka itulah orang-orang yang lalai. (QS. Al-A'raf:179).

Naudzubillah min dzalik semoga kita tidak termasuk golongan orang-orang yang buruk ini. Amiin.


Lalu, gimana sih cara kita untuk menghindari prilaku yang seperti itu? 

Ayo guys kita pelajari bersama!


1. Pegang erat keimanan kita!


Yup. Pegang erat keimanan kita kepada Allah dzat yang maha menciptakan sekaligus yang mengatur segalanya yang akan membuat kita sadar kalau prilaku jeruk makan jeruk itu adalah perbuatan dosa besar, Allah telah menyiapkan neraka jahannam bagi pelakunya.


2. Kaji islam lebih dalam!


Ingat guys islam tak sekedar agama ritual yang mengatur urusan sholat, puasa, zakat juga haji. Tapi islam adalah agama yang sempurna. Mengatur seluruh aspek kehidupan mulai bangun tidur hingga bangun negara. Mengatur pergaulan antar sesama manusia jika lingkungannya. Jika kamu belum tahu mending segera deh perdalam kajian-kajian islam biar faham dan tidak tersesat!


3. Cari komunitas orang-orang yang shalih!


Teman ibaratkan cermin. Jika kita memiliki teman yang shalih dan baik niscaya kita akan mudah menjadi baik, sebaliknya jika kita pecinta jeruk makan jeruk so susah kita akan menjadi baik. Oleh karena itulah, memilih komunitas alias teman itu amat penting. Jika kamu ingin baik tak usahlah berteman dengan yang buruk. Cukupkan untuk menasihati saja tidak lebih. 


Oke guys. Insya Allah dengan adanya tips ini jika serius diterapin pasti tidak akan menjerumuskan kita kepada prilaku yang menyesatkan. Selamat berjuang guys semoga kita menjadi manusia yang mulia. Amiin ya Robbal Alamin.(reper/baim)

Posting Komentar untuk "Fenomena Jeruk Makan Jeruk"