Jangan Jadi Setan Bisu!
Oleh: Zakiya Salsabila Amalie (Santri Ponpes Darul Bayan Sumedang)
Siapa coba yang gak miris sama keadaan pemuda zaman sekarang? Yang hobinya nonton pornografi dan pacaran, melegalkan LGBT, mewajarkan seks bebas, bahkan membiarkan maksiat ini terus berlangsung. Padahal pecandu arak dan narkoba makin menggila. Pemerkosaan juga makin merajalela. Apa semua ini gak cukup buat hati kita bergetar? Apa semua ini gak buat kalian greget sama prilaku remaja yang amburadul kayak gitu?
Sob, sadar gak sadar umat zaman sekarang pada diem kagak ada yang berani berkoar dalam kebenaran, semuanya fatalis alias nyerah dalam keadaan. Padahal fitrahnya seorang manusia gak suka sama keburukan. Apalagi kita yang terlahir dalam keadaan muslim yang seharusnya tetap menjaga nama baik islam, eh malah dibiarkan membusuk. Yaudah deh, alhasil klo gini terus kerjaannya mah maka kedzaliman gak bakalan kelar-kelar. Yang ada malah makin melebar-lebar. Naudzubillah!
Kita ini muslim. Yang dimana memiliki kewajiban untuk bersuara ketika melihat kedzaliman terjadi. Sebagaimana yang telah Rasulullah saw sampaikan dalam sebuah hadistnya, "Siapa yang melihat kemungkaran, maka ubahlah dengan tangannya. Jika tidak mampu maka ubahlah dengan lisannya. Jika tidak mampu maka (tolaklah) dengan hatinya. Dan hal tersebut adalah selemah-lemahnya iman." (HR. Muslim).
Inilah yang dinamakan dakwah. Menyeru kebaikan dan mencegah kemungkaran. Bahasa lainnya adalah "amar makruf nahiy munkar" yang dimana hukumnya adalah wajib.
Dilaksanain dapat pahala, kalau gak ya jelas dosa. And islam itu gak pernah mengajarkan individualis, misalnya kalau kita negur orang gak jauh dari jawaban "elo ya elo, gue ya gue!". Tapi islam ngajarin kita "maksiat elo maksiat gue juga, kalau gue diem aja" dan itu bener. Kita juga bakal kena batunya kalau kita nyadar dihadapan kita ada kedzaliman tapi kita diem bae. Namanya setan bisu. Jelas ogah kan dapat julukan itu dimata Allah?!
Disinilah butuhnya jamaah yang saling mengingatkan kalau ada yang salah. Karena kadar ketaqwaan setiap individu itu gak sama. Ada yang masih tipis karena baru belajar, ada juga yang udah tebal karena sering berlatih. Maka dari itu, selain dari butuhnya jamaah. Kita juga perlu negara yang menerapkan sistem islam. Agar menjadi negara yang baik. Masyarakatnya yang taat dan individunya yang bertakwa. Demi memberantas kedzaliman yang merajalela. ALLAHU AKBAR! (reper/az)


Posting Komentar untuk "Jangan Jadi Setan Bisu!"