April Mop, Bukan Kebiasaan Baik!
Oleh: Mochamad Efendi
Gaes, untuk apa ikut-ikut memperingari April Mop yang pasti bukan berasal dari Islam. Berbohong dan membully dilakukan agar bisa membuatmu tertawa geli dan merasa senang karena melihat yang dibohongi dan dibully terlihat lucu. Senang melihat orang lain menderita pastinya bukan Kebiasaan baik jika dikaitkan dengan Islam meskipun sebagian orang menganggapnya biasa. Bahkan setiap tanggal 1 April mereka berfikir harus melakukannya untuk memperingari April Mop. Sungguh kebiasaan yang tidak patut untuk diikuti dan layak untuk ditinggalkan jika kamu merasa sebagai muslim sejati.
Tahu tidak Gaes kebiasaan april mop berasal dari Mana? Kita harus tahu seperti halnya saat banyak orang merayakan valentine day. Jangan ikut-ikutan Gaes, padahal tidak tahu dasar ilmunya. Semua perbuatan kita harus dikaitkan dengan Islam, bukan Kebiasaan orang jahiliyah yang menganggap perbuatan immoral sebagai kebaikan. Islam datang membawa cahaya kebenaran agar kita bisa membedakan antara yang benar dan yang salah.
April Mop, dikenal dengan April Fools' Day dalam bahasa Inggris, diperingati setiap tanggal 1 April setiap tahun. Pada hari itu, orang dianggap boleh berbohong atau memberi lelucon kepada orang lain tanpa dianggap bersalah. Hari ini ditandai dengan tipu-menipu dan lelucon lainnya terhadap keluarga, musuh, teman bahkan tetangga dengan tujuan mempermalukan orang-orang yang mudah ditipu. Beberapa sejarawan memperkirakan bahwa April Mop ada beberapa versi. Pertama, versi Prancis. Yang diperkirakan dimulai pada tahun 1582. Saat itu, Prancis mengganti kalender dari Julian menjadi Gregorian. Pada abad pertengahan, seluruh Eropa merayakan tahun baru pada tanggal 25 Maret hingga 1 April. Saat Raja Charles IX mengganti sistem kalender, tahun baru dipindah menjadi tanggal 1 Januari.
Sedangkan masyarakat tetap merayakannya sesuai dengan tanggal sebelumnya dan lupa soal pergantian kalender. Orang-orang yang terlanjur merayakannya itu dijuluki 'Poisson d'avril' atau 'April Fish' -- simbol orang yang gampang dikibuli.
Versi kedua dari Inggris, April Mop berasal dari salah seorang dari warga berkebangsaan Inggris yang mulai merayakan hari 1 April 1700. Pada hari itu, orang-orang saling berbohong atau melempar lelucon hingga tengah hari tanpa merasa bersalah atau disalahkan.
Versi ketiga dari Norwegia, April Mop adalah perayaan untuk menghormati Dewa Kekacauan, Loki. Dalam sejarah negara tersebut pun, April Mop disebut sebagai Hari Loki atau Loki Bot. Untuk merayakannya, masyarakat Norwegia saling menjaili, berbohong, atau melakukan lelucon hingga tengah hari.
Dan versi keempat dari Spanyol, di mana pada tanggal 1 April terjadi pembantaian yang dilakukan tentara salib terhadap umat muslim di Andalusia (Spanyol) melalui cara penipuan.
Pada saat itu, tentara salib menipu tentara muslim dengan mengatakan bahwa warga Spanyol akan dibebaskan dan dibawa keluar dengan menggunakan kapal. Tetapi semua itu hanyalah tipuan yang dibuat oleh pihak tentara salib. Begitu muslim Spanyol masuk ke dalam kapal, mereka justru dibunuh oleh tentara salib. (Sumber: https://m.merdeka.com/jabar/sejarah-april-mop-dari-candaan-hingga-pembantaian-kln.html?page=all)
Jadi, sudah jelas kan Gaes, April Mop itu bukan berasal dari Islam. Disamping Itu, apa yang dilakukan mereka dalam rangka memperingari April Mop bukan sesuatu yang benar. Hoaks dan membully yang selama ini diperangi tapi tidak pada April Mop, orang bebas berbohong dan membully orang lain tanpa ada perasaan bersalah. Sungguh ini tidak diperbolehkan dalam Islam.
Dusta atau bohong di dalam Islam adalah merupakan perbuatan yang haram dan terlarang, bahkan dapat menjauhkan si pelakunya menjauh dari keimanan. al-Hafizh Ibnu Hajar al -Asqalani rahimahullah membawakan riwayat al Baihaqi, dari Abu Bakar ash -Shiddiq radhiyallahu anhu, beliau berkata : Dusta akan menjauhkan keimanan. Rugi Gaes, jika kita jauh dari nikmat tertinggi yakni Islam dan iman, hanya karena ikut-ikutan kebiasaan yang bukan dari ajaran Islam.
Masihkah kita mau mau mengikuti kebiasaan jahiliyah yang bisa merusak iman. Mending melakukan kebiasaan Islami yang membawa kebaikan. Kebiasaan Islami yang perpahala bisa menjadi pilihan yang tepat untuk dilakukan seperti kebiasaan yang dilakukan pada makam Nisfu Syaban dengan memanjatkan doa serta amalan yang dianjurkan pada malam itu. Nisfu Syaban adalah peringatan pada 15 bulan Syaban atau kerap disebut sebagai malam pengampunan dosa karena pada malam itu, kaum Muslimin meyakini dua malaikat pencatat amalan keseharian manusia, yakni Raqib dan Atid, menyerahkan catatan amalan manusia kepada Allah SWT. Oleh karena itu, umat Islam diminta untuk memperbanyak doa kepada Allah, memohon ampun, membaca Al Quran, dan memperbayak amalan kebaikan.
Banyak kebiasaan Islami yang jika dilakukan akan menambah keimanan kita. Semua Itu harus kita ketahui dan dijadikan kebiasaan untuk mencari ridho Allah. Dengan membaca al-Qur'an, berdo'a untuk kebaikan serta memperbayak kebaikan yang dikaitkan dengan Islam, insyaallah akan membuat hidupmu lebih indah dan penuh berkah. Remaja cerdas bukan yang suka ikut-ikutan tapi berfikir cerdas dan cemerlang dengan mengikuti petunjukNya agar kita termasuk orang-orang yang diberi nikmat bukan yang dimurkai Allah dan tidak pula yang tersesat.
Gaes, tidak perlu ikut-ikutan dengan kebiasaan yang berasal dari luar Islam, terlihat baik padahal menyesatkan. April Mop bukan Kebiasaan yang Islami yang harus ditinggalkan dan kayak untuk ganti semua Itu dengan kebiasaan Islami yang mendorong kita untuk berbuat banyak kebaikan yang sesusi dengan ajaran yang lurus dan mulia, Islam. Seorang muslim sejati pantang untuk meniru-niru tanpa dasar ilmu. Semua perbuatan harus dikaitkan dengan Islam agar hidup kita selalu tertunjuki ke jalan yang lurus. (reper/az)


Posting Komentar untuk "April Mop, Bukan Kebiasaan Baik!"