Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dakwah Membawa Berkah


Oleh: Sahilatul Hidayah (Penulis dan Pemerhati Remaja)


“ Dan hendaklah ada sebagian diantara kalian sebagian yang menyeru kepada yang khayr (kebakan)  dan mencegah  dari kemungkaran, maka sungguh kalian adalah orang beruntung”

(TQS. Ali Imran : 104)

Beberapa waktu yang lalu, aku sempet nulis tentang bagaimana aku mengenal dakwah dan akhirnya aku mengazzamkan diri sebagai seorang pengemban dakwah. Gak pernah kepikiran sama sekali sebelumnya akan berada pada fase hidup yang seperti itu juga sih, karena sebelumnya aku tuh ngejalanin hidup ya gitu-gitu aja. 


Belajar dengan tekun pas sekolah, pergi ke sekolah tiap harinya udah gitu aja gak mikir yang gimana-gimana dalam ngejalanin hidup lempeng-lempeng aja gitu dalam ngejalanin hidup. Harus sekolah ya sekolah, belajar kalau mau dekat waktunya ujian udah itu aja cuman mikirin diri sendiri aja ribet dengan segala urusan sekolah karena waktu itu masih sekolah, gak pernah sedikitpun kepikiran buat mikirin dan perduli dengan apa yang sedang terjadi dengan  yang lain. Ngurusin urusan sekolah aja udah ribet bin mumet jadi gak ada waktu juga kali untuk ngurusin yang lain.


Alhamdulillah, hidup lempeng-lempeng aja yang terjalani itu udah mulai berubah drastis sejak mengenal ngaji pas kuliah. Sejak aktif kajian mulai ngeh hidup kita ntu harusnya gak gitu, gak boleh cuman lempeng-lempeng aja mikirin urusan kita doang. Kita juga kudu mikirin dan perduli dengan situasi dan kondisi yang sedang terjadi dengan saudara-saudara kita sesama muslim. Kudu ngeh ternayata saat ini kaum muslimin yang ada di Myanmar, Xinjiang Cina, Palestina, Iraq dan negeri-negeri muslim yang lain sedang berada dalam penjajahan yang begitu jahat sehingga nyawa begitu murah dan mudahnya hilang.


Lalu bagaimana dengan kondisi dengan saudara-saudara kita di negeri ini? Hmm..beda ya kalau situasi dan kondisi di negeri ini. Iya sih kita hidupnya aman tentram dan gak ada perang. Tapi dear..kita juga lho tetep ngalamin yang namanya perang. Lho kok bisa? Iyess kita sedang ngalamin yang namanya perang pemikiran (Ghawzul Fikr). 


Coba deh liat sekililing di sekitar kalean, yang namanya pacaran itu hal yang begitu B aja bahkan sampe MBA (Married By Accident) karena ngelakuin zina duluan. Belum lagi begitu maraknya para pelaku LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) dan mereka sudah mulai begitu pedenya nunjukkin perbuatan yang menjijikkan itu di depan umum. Belum lagi banyaknya penyebaran narkoba dan minol (minuman beralkohol) bahkan sampai pada anak SD yang bisa dengan mudah mendapatkannya. Na’dzubillah tsumma na’udzubillah..


Sedih banget kan ya..itu masih sebagian kecil contoh bagaimana rusaknya kondisi negeri ini dan yang lebih ngeri lagi apa yang aku sampaikan tadi banyak banget menimpa generasi muda negeri ini. Padahal merekalah yang kudunya akan menerima tongkat estafet kepemimpinan negeri ini. Ya begitulah kondisi negeri ini ketika sedang dalam kondisi perang pemikiran yang akhirnya berhasil menjauhkan Islam dari kehidupan. Semakin jauhnya Islam dari kehidupan akhirnya menjadikan kehidupan berada dalam kemaksiatan secara terus menerus. Kalau sudah gitu gimana bisa keberkahan akan hadir dalam kehidupan kita. 


Lalu..gimana dong untuk bisa ngerubah kondisi yang saat ini sedang terjadi?. Rusaknya kondisi karena rusaknya pemikiran membuat semakin jauhnya masyarakat dari Islam. Nah..itulah kenapa adanya kewajiban dakwah temans. Apa itu dakwah dan kenapa harus dakwah?  dakwah  seperti yang aku tulis di awal tulisanku yaitu menyeru kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran. Berusaha untuk menyampaikan kebaikan yaitu Islam kepada siapapun yang kita kenal dengan cara yang makruf (baik) pastinya dan mencegah dari kemungkaran ngingetin klo ada yang melanggar syariatNya tentu sekali lagi dengan cara yang ma’ruf (baik). 


Dan kenapa dakwah? karena dengan dakwah selain kewajiban buat setiap muslim ingat sampaikanlah walau hanya satu ayat, juga dengan dakwahlah rusaknya kondisi yang ada sekarang karena Islam tidak digunakan sebagai solusi dalam kehidupan akan bisa berubah. Kok bisa? Karena dengan dakwah umat akan semakin tau bahwa hanya Islamlah satu-satunya yang akan bisa memberikan solusi untuk setiap permasalahan hidup yang sedang kita hadapi. 


Dan tentu saja ketika melakukan ketaatan menjalankan syariatNya dan menjauhi laranganNya dengan penuh totalitas dan tanpa pilah pilih maka derajat ketakwaaan akan kita raih sebagai pribadi dan tentu saja Allah akan memenuhi janjiNya dalam Surat Al A’raf ayat 96 dengan mendatangkan keberkahan dari langit dan bumi ketika kita bertakwa.. MashaaAAllah..Mau atau mau banget? Kalau aku sih mau banget lah pastinya.(reper/yuni)

Posting Komentar untuk "Dakwah Membawa Berkah"