Gak Tahu Jati Diri, Makanya Ngaji?
Oleh: Mafaza Arina Al-Haq
Saat ini hampir semua orang memiliki handphone (hp) android. Kita tahu semua sumber informasi itu kebanyakan dari hp, bahkan berita bisa viral pun karena HP.
Semua orang pasti tau dong itu, semisal challenge joget-joget Tik Tok, demam Drama Korea bahkan mengidolakan para Opa dan Uni Korea. Mereka meniru model-model bajunya, dandanan, makanan, bahkan gaya hidupnya.
Tahu nggak sih, kalo banyak umat Islam yang mengikuti hal hal tersebut. Dan itu namanya adalah pembebebek, kenapa disebut bebek? Bebek itu akan selalu mengikuti teman-teman yang jalan didepannya, alias tidak punya pendirian. Bahasa gaulnya tidak punya jati diri. Duh!
So, tidak semua yang viral itu harus diikuti, apalagi yang lagi viral sekarang, yaitu sholat jum'at virtual, hhhh. Ada-ada saja. Pastilah itu menyalahi syariah dan tidak sah sholat jum'atnya, karena rukun dan syarat sah nya tidak terpenuhi.
Para remaja muslim harus tahu, mana yang patut diikuti dan mana yang tidak. Hal itu sangat menentukan jati diri remaja muslim.
Sehingga, agar kita tahu mana itu yang dibolehin agama, maka dari itu kita harus mengaji, mengaji tidak hanya baca dan tulis Al Qur'an saja, melainkan mengkaji Islam dan memahami isi Al Qur'an. Karena memahami isi Al Qur'an itu hukum nya wajib, apa lagi kita ini bagian dari kaum muslimin.
Mengkaji ilmu agama itu hukumnya wajib. Enggak hanya belajar matematika, IPA, IPS aja tapi agama harus di pelajari juga. Agar kita tahu mana hal yang baik dan mana hal yang buruk. Coba bayangkan kalo saja kita tidak belajar itu semua, apa jadinya kita? Kita tidak ada apa-apa nya di mata Allah, seharusnya kita malu ke Allah. Maka dari itu kita harus mengkaji Islam, memahami isi Al Qur'an agar kita ini mengerti dan faham, dan semangat untuk menjadi remaja muslim yang berguna dan bertanggung jawab.
SEMANGAT TEMAN-TEMANKU!!! (reper/az)


Posting Komentar untuk "Gak Tahu Jati Diri, Makanya Ngaji? "