Menyadari Kekurangan, Pantaskan Dirimu dengan Berlatih dan Belajar
Oleh: Mochamad Efendi
Sering saat kita diminta tampil di depan untuk menyampaikan buah pikiran dalam acara pengajian, tapi kita merasa tidak mampu, sehingga menolak kesempatan itu. Takut salah dan tidak percaya diri karena kurang persiapan dan berlatih. Mereka bisa karena berani mencoba dan canggih karena terus berlatih dan terus berusaha memantaskan diri agar memiliki kemampuan dan keahlian untuk mempresentasikan buah fikiran yang dikaitkan dengan Islam dengan baik dan memukau serta inspiratif dan menggugah kesadaran agar mereka mau hijrah, dan berislam kaffah. Gaes, ibarat pisau kemampuan berdakwah harus terus diasah agar memukau dan tajam manghunjam pada hati dan kesadaran seseorang, sehingga mau berubah menjadi lebih baik dengan Islam.
Gaes, kemampuan berkomunikasi baik dalam bahasa lisan maupun tulisan harus diasah dan sangat penting dan dibutuhkan oleh seorang pengemban dakwah. Ibarat tenaga marketing, seorang pengemban dakwah harus mampu meyakinkan orang lain dengan Islam. Usaha untuk memantaskan diri atau mengupgrade diri harus terus dilakukan pengemban dakwah sehingga akan lebih banyak umat yang terketuk hatinya dan mau mengkaji Islam dengan sungguh-sungguh sehingga bermunculan generasi Muslim dengan kepribadian Islam.
Gaes, jika kau merasa kurang, ayo terus upgrade kemampuanmu dengan terus berlatih dan belajar tentang Islam. Mereka bisa bukan secara tiba-tiba tapi semua diraih dengan belajar dan terus berlatih. Menyadari Kekurangan jangan lantas menghindar dan tidak berani mencoba. Jangan malu mengakui kekurangan, tapi pantaskan dirimu dengan persiapan terbaikmu dan terus belajar dan berlatih, insyaallah kamu bisa. Biarkan orang lain mengkritik dan memberikan masukan atas kekurangan yang kau miliki. Dengarkan dan ambil sebagai tips agar kamu bisa melejitkan kemampuanmu.
Bila perlu kamu berlatih didepan cermin untuk melihat ekspresi wajahmu. Kamu juga minta teman untuk merekam agar kamu bisa mengevaluasi diri, mulai dari volume suara, artikulasi, intonasi sampai pada pemilihan kata yang tepat. Terkadang pengulangan kata yang berlebihan akan mengganggu pada penyampaian materi. Ekspresi wajah dan bahasa tubuh yang tepat bisa membantu pesan agar bisa tertangkap dengan mudah.
Tentunya penguasan materi harus dilakukan secara maksimal karena tidak mungkin kamu bisa menyampaikan materi dakwah dengan baik jika tidak menguasainya. Baca berkali-kali sampai kamu benar-benar memahami. Bila perlu baca materi penunjang agar terkesan banyak pengetahuan dan memiliki wawasan yang luas sehingga terlihat mengagumkan dan berkesan.
Jika kamu salah kata atau lupa karena grogi jangan tunjukkan bahwa kamu sedang lupa dan bingung. Menggaruk-garuk kepala atau diam terlalu lama dengan wajah bingung harus dihindari dengan sedikit improvisasi. Jangan tunjukkan bahwa kamu lupa atau salah kata, tapi segera berfikir cerdas untuk melakukan improvisasi. Oleh karena Itu penting untuk memiliki banyak referensi agar bisa mengembangan materi dengan kata-kata sendiri. Semua bisa dilakukan jika kamu melakukan persiapan dengan cukup matang dan banyak nembaca. Jikalau masih ada kekurang, tidak usah gusar, tapi jadikan pelajaran bagimu agar bisa menjadi lebih baik. Berikutnya harus lebih baik lagi dengan evaluasi diri. Semua Itu jika terus dilakukan secara Istiqomah untuk mengupgrade diri, perlahan kemampuanmu akan terasah dan semakin canggih dalam menyampaikan materi dakwah.
Gaes, terus semangat dan jangan putus asa dalam mengembangan diri. Tidak ada yang sia-sia karena Allah lebih melihat proses dan usahamu yang sungguh-sungguh, bukan hasil. Mungkin sekarang kamu belum bisa tapi dengan belajar dan berlatih terus kamu akan canggih. Teruslah upgrade kemampuanmu dan tetaplah semangat dalam berdakwah agar lebih banyak umat yang tercerahkan untuk hijrah dan berislam kaffah.
Jika meyadari punya banyak kekurangan, bukan mundur dan takut mencoba. Pantaskan dirimu dengan terus belajar dan berlatih. Jangan takut mencoba saat kamu diberi kesempatan. Berikan penampilan terbaikmu, dengan persiapan terbaik dan maksimal. Jangan ragu dan takut dikritik karena semua proses Itu harus kau lewati jika ingin menjadi pengemban dakwah yang canggih. Lakukan semua Itu untuk mencari ridho Allah agar tidak ada yang sia-sia. Mantabkan langkahmu di jalan dakwah agar hidupmu mulia, berkah dan indah. (reper/baim)


Posting Komentar untuk "Menyadari Kekurangan, Pantaskan Dirimu dengan Berlatih dan Belajar"