Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pergulatan Pemikiran Untuk Kemenangan Islam

 


Oleh: Mochamad Efendi


Pergulatan pemikiran pasti terjadi saat kau harus memilih untuk berislam kaffah atau hanya setengah-setengah yang menjadikan Islam hanya sebagai ibadah ritual saja. Padahal kita tahu Islam adalah agama sempurna dari Yang Maha Sempurna. Islam tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan TuhanNya, tapi Islam berisi aturan lengkap untuk mengatur seluruh aspek kehidupan manusia. Dan beruntunglah jika kamu mengambil langkah yang benar dengan memenangkan Islam sebagai landasan berfikir dan solusi fundamental dalam pergulatan pemikiran.


Gaes, memang tidak mudah, pasti ada pergulatan antara hidup mengikuti kebiasaan yang terjadi di masyarakat atau mengatur hidup dengan Islam. Banyak kebiasaan yang tidak Islami tapi dianggap benar oleh kebanyakan orang. Apalagi jika media Ikut mendukung dan mempromosikan sebagai kebaikan. Perlahan kebiasaan Itu menjadi kewajiban dalam pandangan manusia, dan sering dianggap harga mati. Seperti hanya demokrasi seolah benar dalam pandangan manusia saat ini padahal jika dicermati secara mendalam demokrasi bertentangan dengan Islam secara mendasar.


Gaes, sering berfikir pragmatis mengalahkan idealisme jika kamu tidak kuat dalam pergulatan pemikiran untuk memenangkan Islam. Nilai manfaat jadi landasan berfikir dan bertingkah laku sehingga sesuatu dilakukan meskipun menabrak aturan Islam. 


Lebih berat lagi hidup dalam sistem yang tidak berpihak pada Islam. Label radikalisme sering dituduhkan pada yang militan dalam beragama. Apalagi Islamophobia dihembuskan agar umat menjauh dari keyakinannya. Terjadi pergulatan pemikiran antara beragama secara kaffah atau hanya sekedarnya saja, tidak fanatik. Tidak mudah tapi pada akhirnya harus pada keputusan untuk memenangkan Islam, bukan pragmatisme atau sekularisme.


Gaes, keputusan untuk hijrah dan berislam kaffah memang bukan keputusan mudah tapi harus kau ambil jika ingin hidup selamat tidak hanya di dunia tapi juga di akhirat nanti. Dunia hanya sementara tapi akhirat untuk selama-lamanya. Tentunya hanya orang yang cerdas dan mampu berfikir cemerlang akan memilih akhirat daripada dunia yang kecil bagaikan setetes air di lautan. Namun demikian tidak hanya di akhirat, di duniapun akan mendapatkan kemuliaan jika mau berpegang teguh pada ajaran Islam yang lurus.


Banyak kisah berakhir kehinaan dalam hidup mereka karena lebih mengikuti nafsu daripada petunjukNya. Sebagai contoh gaya hidup Islami mungkin sebagian orang akan membully karena menutup aurat secara syar'i. Begitu pula saat memutuskan untuk tidak pacaran, mungkin sebagian orang menganggapnya aneh dan norak. Atau perbuatan immoral lain yang dianggap biasa, sungguh tidak mudah untuk merubahnya jika masyarakat menganggapnya baik. Tapi yakinlah Gaes, banyak gaya hidup bebas dikalangan remaja berakhir dengan kehinaan. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang melakukan tindak kriminal karena berawal dari gaya hidup bebas yang tidak mau diatur dengan Islam.


Gaes, perhatikan mereka yang memenangkan pergulatan pemikiran untuk Kemenangan Islam. Mereka berubah menjadi remaja hebat yang berkepribadian Islam. Mereka bersinar bagaikan mutiara ditengah umat yang butuh pencerahan dengan Islam.  Tunjukkan identitasmu sebagai muslim sejati. Tidak perlu ragu dalam keputusan untuk hijrah. Pastinya banyak tantangan dan hambatan dalam keputusan hijrah, tapi semua akan berakhir indah dan hidup akan penuh keberkahan serta kemuliaan sebagai muslim sejati pengemban dakwah.


Saatnya kamu juga mengajak remaja yang lain untuk hijrah untuk mengikuti petunjuk Allah yang lurus dan mulia. Jangan berkecil hati saat mereka belum memutuskan untuk hijrah dengan meninggalkan kebiasaan jahiliyah mereka. Tidak mudah memahamkan pemikiran seseorang yang sudah terkontaminasi oleh  sekularisme dan pragmatisme. Pergulatan pemikiran pasti terjadi seperti hanya sebelum kau memutuskan untuk hijrah. Bersabarlah dan terus ajak mereka pada jalan yang lurus dengan menghilangkan pemikiran dan perbuatan sesat yang tidak sesuai dengan Islam. Bantu mereka dalam pergulatan pemikiran mereka untuk memenangkan Islam sehingga akhirnya memutuskan untuk berubah dan hijrah. (reper/rmn)

Posting Komentar untuk "Pergulatan Pemikiran Untuk Kemenangan Islam"