Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jadilah Umat Terbaik


Oleh: Mochamad Efendi


Sholat adalah kewajiban bagi umat Islam, bersedekah juga kebaikan yang dianjurkan. Berbuat banyak kebaikan merupakan ciri orang beriman. Tidak sulit jika ada kamauan untuk menjadi pribadi baik. Tidak ada pertentangan selama kebaikan Itu kompatable dengan nilai-nilai yang ada di masyarakat. Namun, tidak mudah dan penuh tantangan saat kita memutuskan untuk berdakwah, tidak hanya menjadi pribadi sholih tapi juga muslikh, pribadi yang tidak hanya memikirkan perbaikan diri sendiri, tapi juga perduli dengan sesama. Kalian adalah umat terbaik selama tidak meninggalkan dakwah, tidak hanya menyeru pada kebaikan dan kebenaran Islam tapi juga mencenggah kemungkaran yang sering harus berlawanan dengan nilai-nilai dan kebiasaan di masyarakat. Terlebih lagi, tantangan dakwah semakin besar saat apa yang kita serukan tidak sesuai dengan kepentingan penguasa yang dzalim.


Gaes, dakwah adalah mulia, jalan para nabi dan rasul. Kamu adalah umat terbaik karena Dakwah. Kebangkitan Islam juga akan segera nyata dan terwujud karena dakwah. Cahaya Islam terus bersinar menerangi kegelapan karena jasa para pengemban dakwah yang tidak lelah menyeru pada kebenaran Islam dan mencegah kemungkaran meskipun tidak semua orang senang dan bahkan tidak sedikit yang menghalang-halangi dengan ancaman atau kriminalisasi, tapi itulah tantangan dakwah yang juga dialami oleh Rasullulah dan para sahabat. Dakwah memang tidak mudah, terjal dan penuh tantangan, tapi akan berakhir indah dan balasan terbesar yakni surgaNya, sebaik-baik tempat kembali. 


Dakwah harus terus berjalan dan tidak boleh berhenti. Karena Dakwah, Umat Islam menjadi umat terbaik dan ajaranya menyebar keseluruh penjuru dunia sehingga kita bisa merasakan nikmatnya Islam dan iman. Cahaya Islam akan terus bersinar dalam kehidupan jika dakwah tidak pernah mati. QS. Ali 'Imran Ayat 110, "Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. ... Di antara mereka ada yang beriman, namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik."


Umat Islam menjadi umat terbaik bukan karena kehidupan ekonomi mereka mapan sehingga bisa hidup sejahtera, bukan pula karena mereka memiliki pendidikan tinggi, sehingga menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Tidak pula umat Islam yang memiliki kedudukan tinggi yang memiliki wewenang untuk mengambil kebijakan di suatu negeri atau mereka tekun dalam ibadah ritual. Umat Islam menjadi umat terbaik karena mereka tidak meninggalkan kewajiban untuk berdakwah. Umat hanya berfikir untuk dirinya sendiri, menjadi pribadi sholih, banyak melakukan kebaikan tapi tidak menjadi umat terbaik saat meninggalkan dakwah. Dakwah sebagai kunci kekayaan dan kemulian Islam diatas bumi ini.


Sholat jangan ditinggalkan, sedekah jangan berkurang, dan kebaikan harus terus dilakukan. Namun, jangan mencukupkan sampai disitu dengan merasa puas menjadi pribadi yang baik. Tapi umat harus perduli dengan kondisi sekitar dengan terus berdakwah agar perubahan hakiki ke arah yang  lebih baik terus bergulir dan tidak berhenti karena berpuas diri menjadi pribadi sholih. Umat harus bangkit menjadi umat terbaik dengan dakwah, terus semangat dan tetap Istiqomah sampai terbentuknya satu kehidupan Islami yang kita cita-citakan bersama. Kebaikan yang dikaitkan dengan ajaran Islam menjulang tinggi ke angkasa, sebaliknya kemungkaran dan Kedzaliman tidak punya tempat dan terbenam jauh ke dalam bumi.

 

Dalam sistem Islam, ajaran Islam diterapkan secara kaffah. Umat Islam tidak lagi malu menampakkan identitas karena mereka adalah umat terbaik. Musuh-musuh Islam juga tidak lagi berani mengkriminalkan dan menistakan ajaran Islam serta simbol-simbol agama pemersatu umat. Umat Islam benar-benar menjadi umat terbaik saat dakwah terus hidup untuk bisa saling mengingatkan atas kebenaran Islam dengan kesabaran. Umat Islam akan memimpin dunia dan menjadi rujukan dalam segala hal karena Islam adalah solusi fundamental untuk seluruh masalah kehidupan.


Tapi, saat dakwah mulai ditinggalkan. Banyak umat hanya mencukupkan untuk perbaikan diri. Mereka tidak peduli dengan apa terjadi disekitarnya yang tidak lagi sejalan dengan Islam. Mereka lebih memilih selamat dan menjaga citra diri. Takut dianggap intoleran dan suka mencaci serta sok suci, sehingga memilih diam menyaksikan kemungkaran dan ketidakadilan dipertontonkan didepan mata. Umat Islam menjadi umat terbaik saat semangat dakwah masih menyala dan terus menyuarakan kebenaran Islam apa adanya tanpa modifikasi. Namun, saat dakwah ditinggalkan dan umat tidak lagi bangga dengan keislamannya, Islam mulai dihinakan dan dinistakan tapi umat diam saja. Umat Islam tidak lagi menjadi umat terbaik saat nafas dakwah berhenti dan semangat untuk berdakwah tidak lagi menyala didalam dada umat. (reper/az)

Posting Komentar untuk "Jadilah Umat Terbaik"