Ramadhan gas keun!
Oleh: Afira
Marhaban ya ramadhan
Alhamdulillah siapa yang gak tahu bulan Ramadhan? Yups bagi seseorang muslim ketemu bulan Ramadhan ibarat kejatuhan durian runtuh alias salah satu kebahagiaan dan keberuntungan bersama. Gimana engga? Di bulan Ramadhan merupakan momen di mana seorang muslim bisa menabung sebanyak-banyaknya pahala setiap hari setiap detik nya karena Allah SWT melipatgandakan pahala di dalamnya. Wah asik!
Dari Abu Hurairah berkata Rasulullah SAW memberikan kabar gembira kepada para sahabat nya tentang kedatangan bulan Ramadhan seraya beliau berkata: telah datang kepada kalian ramadhan, bulan yang di berkahi.
Allah mewajibkan atas kalian berpuasa di dalam nya. Di dalam ramadhan pintu-pintu surga di buka dan pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu. Di dalam nya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan seribu bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikan nya maka sungguh ia terhalangi. (HR. Ahmad)
Nah. Man Teman banyak banget keistimewaan keistimewaan yang terdapat di bulan Ramadhan. Sayang kalau bulan Ramadhan terlewat begitu saja tanpa kesan mendalam yang tersimpan. Seperti hanya dijadikan ajang buat nyari baju lebaran, update postingan keseharian atau malah enak rebahan. Meski pun semua aktivitas itu gak berdosa dan tidurnya orang berpuasa berpahala, tetap aja masih lebih baik ikut kajian, tilawah Alquran atau sedekah makanan berbuka pada orang yang puasa ramadhan.
Bulan Ramadhan hanya datang satu kali dalam setahun. Jangan sampai ramadhan yang dilalui sama hasilnya dengan ramadhan sebelum nya. Apalagi malah menjadi habits untuk ramadhan berikut nya. Bahaya. Tidak hanya dijadikan sumber pahala segudang ramadhan juga bisa dijadikan tempat untuk menempa diri lebih produktif layak ny sebuah kepompong yang akan menjadi kupu-kupu, menjadi lebih baik bisa dimulai dari hal kecil dengan membuat habits kegiatan bermanfaat seperti mengikuti kajian, belajar bahasa Arab dan lain-lain hingga mampu menebar manfaat di tengah-tengah umat / masyarakat dengan berdakwah. Semangat!
Jadi jangan biarkan ramadhan berakhir penyesalan di peraduan. Ayo kita gas keun ramadhan. Wallahu a'lam. (reper/az)


Posting Komentar untuk "Ramadhan gas keun! "