Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Remaja Yang Dirindukan Syurga


Oleh: Shangdriany Ode (The Voice of Muslimah Papua Barat)


Remaja adalah orang yang menginjak aqil baligh yang memasuki kategori mukallaf yaitu orang yang sudah mendapat beban kewajiban melakukan syariat.


Masa masa remaja merupakan masa di mana memiliki rasa keingintahuan yang tinggi dan masa mencari jati diri, jika jalan yang dipilih salah maka hasilnya pun akan salah.


Remaja hari ini hidup dengan penuh tantangan yang luar biasa bagaimana tidak, mereka saat ini dikelilingi dengan kehidupan kapitalistik yang berasas sekularisme sehingga menelan remaja dalam kubangan hidup yang tak islami  akhirnya akan melahirkan remaja  yang melakukan seks bebas, narkoba , tawuran serta berpemikiran materi yang  tak memperdulikan bagaimana berakhlak mulia.


Jika kita ingin mendapat gelar sebagai seorang remaja yang di rindukan syurga maka kita harus mencontohi langkah - langkah orang sebelumnya yang telah di jamin syurga untuknya.


Seperti sahabat nabi yaitu pertama  Mushab bin Umair siapa yang tak kenal bilau, beliau adalah duta Islam pertama, rela meninggalkan kenikmatan yang Ia punya untuk membuktikan kecintaanya kepada allah dan rosulnya sehingga ia pun mendapat gelar syahid, kedua Muhammad Alfatih seorang pemuda yang menaklukan Kostantinopel yang dalam hidupnya tak pernah meninggalkan sholat sunnah rowatib dan sholat sunnah lainya. Dan masih banyak lagi pemuda - pemuda yang produktif dalam islam.


Pemuda hebat lahir dari proses yang hebat pula, jika kita ingin menjadi seperti orang-orang hebat terdahulu maka yang Pertama, Paham Agama.

 

"Tholabul Ilmi faridhotun ala kulli Muslimin, yang artinya, Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi seorang muslim".


Ilmu sebagai bekal kehidupan apalagi ilmu agama sebagai cahaya kehidupan di mana kita wajib untuk mempelajarinya agar tidak salah langkah dalam menjalani hidup.


Kedua, Jadilah Agent of Islam Kaffah


Setelah aktif dalam kegiatan menuntut ilmu agama, misalnya, hadir di majelis taklim, atau ikut ngaji Islam kaffah secara intensif, kan sudah dapat  ilmunya. Setelah dipelajari, pahami, amalkan apa yang sudah di dapat dari kegiatan tersebut. Kalau sesuatu yang berupa perintah kita laksanakan dengan ikhlas dan mengharapkan ridho Allah, maka amalan kita akan dinilai sebagai sebuah kebaikan bukan hanya sampai di sini kita juga harus perlu untuk mengajak orang lain sebab itu adalah sebuah kewajiban  yang disampaikan oleh Rosulullah SAW


 “Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)


Nah setelah tips ini kita lakukan insyaallah kita akan menjadi remaja yang produktif dan salah satu yang mendapat naungan allah kelak yaitu anak muda yang tumbuh beribadah kepada allah 


Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tujuh golongan yang dinaungi Allâh dalam naungan-Nya pada hari dimana tidak ada naungan kecuali naungan-Nya: (1) Imam yang adil, (2) seorang pemuda yang tumbuh dewasa dalam beribadah kepada Allâh.

Waallahu'alam Bi showab. (reper/baim)

Posting Komentar untuk "Remaja Yang Dirindukan Syurga"