Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Menjadikan Ramadhan Berkualitas

Oleh: Ira Ummu Ridho, S.Pd.


Masyaallah, Ramadhan telah berlangsung beberapa hari. Rasanya makin cepat bulan kemuliaan ini akan meninggalkan kita. Namun, sebagai umat muslim, tidak ada kata terlambat untuk melangkahkan kaki melakukan amal sholeh menjadikan Ramadhan berkualitas meski di tengah pandemi covid-19. Kita harus tetap menyambut dan mengisinya dengan beragam amal penuh keimanan yang tinggi, penuh dengan harapan dan berusaha lebih baik dari Ramadhan tahun lalu. Tentunya Ramadhan berkualitas diisi dengan beragam amal yang mampu meningkatkan taqarrub kepada Allah SWT., meningkatkan keyakinan dan keimanan layaknya Rasulullah saw. dan para Khulafaur Rasyidin menjalani bulan Ramadhan dengan baik dan mendapatkan derajat takwa.


Kita ketahui bahwa tahun ke-2 hijriah, Nabi saw. dan para sahabat pertama kali melaksanakan kewajiban puasa fardu di bulan suci Ramadhan, bersama kaum muslim menunaikan zakat fitrah dan mengerjakan salat Idul Fitri. Suasana ibadah, perjuangan, dan taqarrub kepada Allah SWT. menjadi ciri khas suasana Ramadhan kala itu. Nabi saw. mendorong kaum muslim untuk meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal kebajikan. Tidak cukup hanya memperbanyak mengerjakan ibadah-ibadah mahdhah saja, seperti salat tarawih, membaca Alquran, sedekah, zikir, dan lain-lain, namun, juga diisi dengan aktivitas jihad memerangi orang-orang kafir, diantaranya 17 Ramadhan 2 Hijriah, Nabi saw. dan para sahabat berperang melawan pasukan Quraisy di Badar (Perang Badar al-Kubra) dengan meraih kemenangan gemilang; 10 Ramadan 8 Hijriah, Nabi saw. dan para sahabat menaklukkan kota Mekkah. Demikianlah sekilas realitas Ramadhan di masa Rasulullah saw.


Pada masa Khulafaur Rasyidin, suasana Ramadan tidak ubahnya dengan suasana Ramadan di era Nabi saw. Namun, wilayah kekuasaan Islam semakin meluas dan jumlah kaum Muslim semakin bertambah banyak. Suasana Ramadan pun semakin marak dan pengaruhnya semakin menyebar ke seluruh penjuru dunia. Realitas berikut setidaknya bisa menggambarkan suasana Ramadan di masa Khulafaur Rasyidin. Setiap akhir bulan Syakban dan Ramadan, para sahabat memantau hilal untuk memulai dan mengakhiri puasa Ramadan sebagaimana perintah Nabi Muhammad saw. (HR Imam Abu Dawud); para sahabat dan sebagian tabi’un mengkhatamkan Alquran, selepas Isya’ hingga 1/4 malam. Dalam sehari mereka bisa mengkhatamkan Alquran sekali atau dua kali. Utsman bin ‘Affan, Tamim ad Dariy, dan Sa’id bin Jabir mengkhatamkan Alquran dalam waktu satu hari satu malam. Mujahid mengkhatamkan Alquran antara waktu magrib dan isya, setiap malam bulan Ramadan. Manshur bin Zadan mengkhatamkan Alquran dari zuhur hingga asar, dan pada bulan Ramadan beliau mengkhatamkan Alquran antara magrib dan isya sebanyak dua kali.(Imam Nawawiy, At Tibyan fi Adab Hamlat Alquran, hal. 47-48); dan realitas lainnya.


Berikut tips menjadikan Ramadhan berkualitas meski di tengah pandemi:


1. Senantiasa mengukuhkan keimanan. Hal penting yang harus kita pahami yakni pondasi keimanan sangatlah penting dalam sebuah amal. Keberadaannya merupakan syarat suatu amal diterima Allah SWT. (QS Al ‘Ashr [103]: 2-3) sehingga layak mendapatkan balasan pahala. Seberat apa pun rintangan dan kendala dalam menunaikan kewajiban tidak akan melemahkan semangat memberikan ibadah yang terbaik.


2. Mempelajari ilmu dan hukum-hukum seputar Ramadhan, diantaranya fikih seputar puasa dan amaliah Ramadhan. 


3. Menyusun program berkualitas untuk diri sendiri, keluarga dan untuk umat. Adapun agenda pribadi, misal bisa diisi untuk meningkatkan kualitas diri seperti muhasabah dan evaluasi. Untuk agenda bersama keluarga, misal membaca Alquran bersama dan mengkajinya secara rutin bisa menjadi ajang pembinaan dan menjalin kedekatan di antara anggota keluarga yang sebelumnya mungkin memiliki aktivitas masing-masing sehingga sulit bertemu dalam satu waktu. Agenda untuk umat, maka ini berkaitan dengan kegiatan menyampaikan amar ma'ruf nahi munkar hingga menyadarkan diri dan umat akan pentingnya penerapan aturan Allah SWT. Secara utuh dan sempurna dalam semua aspek kehidupan. Sekalipun pandemi,  kecanggihan teknologi bisa kita manfaatkan untuk menyebarluaskan pesan dakwah, mengkaji Islam dan juga mengamalkannya. 


Demikian tips yang harapannya menjadikan kita terus melaju mengisi Ramadhan kita menuju Ramadhan berkualitas. Hanya keridhaan Allah SWT. dengan surgaNya yang kita harapkan. Wallahua'lam. (reper/az)

 

Posting Komentar untuk "Tips Menjadikan Ramadhan Berkualitas "